Kalung Ter KutuK

Kalung Ter KutuK
Bab 15


__ADS_3

Setelah beberapa jam kemudian, Rarapun bangun dari pingsannya. Tangannya seolah tidak dapat dia gerakkan, tubuhnya begitu sakit sehingga dia kesulitan untuk berdiri. Kakinya sangat berar dia angkat. Hingga memerlukan kursi untuk berdiri.


Perlahan Rara menggerakkan tubuhnya lalu menuju toilet untuk membasuh dirinya, dengan gerakan seperti orang pincang diapun berhasil masuk ke toilet untuk membersihkan dirinya.


Hari mulai gelap tak disangka sudah pukul 19.00 Rara membaringkan tubuhnya sebentar diatas kasur layaknya orang yang benar benar mengalami musibah yang mengerikkan.


Terlintas dipikiran Rara untuk pergi ke tempat dukun yang pernah dia jumpai, dan membicarakan kejadian yang dia alami belakangan ini. Walaupun kemungkinan dukun tersebut tidak dapat membantunya, Rara yakin pasti ada solusi yang akan dia dapat.


Rarapun perlahan menuju mobil, dengan bibir yang pecah dan rasa sakit yang masih dia rasakan, dia tidak memperdulikan hal tersebut.


Ketika masuk ke dalam mobil, tiba tiba wanita tua pemilik kalung tepat berada di depan mobil Rara sedang berdiri dan tersenyum.


"Wanita tua bangka ****** sialan" Ujar Rara dengan sangat kesal


"Aaaa" Teriak Rara dengan keras


Gdebug *Suara tabrakan


"Hahaha" Tawanya dengan keras lagi


Tiba tiba wanita tua itu berada tepat di kursi belakang Rara sedang memegang seutas tali.


Aaaaaa *Teriak wanita tua ingin melilit leher Rara


Mengetahui hal tersebut Rara mengerem dengan mendadak, hingga membuat kepala wanita tua itu terantuk kekursi Rara.


Dengan cepat Rara mengambil sebuah linggis yang sudah dia persiapkan sebelum dia berangkat. Lalu menusuk linggis tersebut ke dalam mulut wanita tua tersebut ketika menjerit kesakitan pada saat terbentur ke kursi.


"Aaa kau butuh ***** yang keras dan tebal? Makan ini, wanita tua bangka sialan!" Teriak Rara sembari menancapkan linggis


Wanita tua itu tidak menghilang seperti biasanya, sehingga membuat Rara panik.


Agh Agh Uhog *Batuk wanita tua

__ADS_1


Wanita tua tersebut batuk hingga membuat linggis yang menancap di mulutnya terlempar menancap ke bagian atas mobil Rara.


"Sini kau pelacur" Teriak wanita tua itu hendak menjambak Rara


Rarapun berdiri dan menendnag nendang wajah wanita tua tersebut hingga beberapa kali.


"Kembali kau ke kuburmu, wanita tua sialan" Ujar Rara menendang nendang wajah wanita tua


"Adohhh adohh" Teriak wanita tua kesakitan


Kemudian Rara menekan tombol unlock lalu keluar mobil dan menarik wanita tua dengan sangat keras keluar mobinya hingga membuat wanita tua tersebut tersungkur ke tanah.


Rarapun masuk ke dalam mobil dan mengunci pintu mobil dengan rapat. Rara sudah muak dengan teror yang diberikan terhadapnya, dia tidak lagi takut akan teror tersebut.


"Aaa" Teriak Rara sembari memukul setir mobilnya


Kemudian Rara membuka pintu kaca mobilnya dan meludah keluar.


Wanita tua itu kemudian berdiri dan mencoba untuk membuka pintu mobil Rara. Dengan cepat Rara menghidupkan mobil dan segera pergi meninggalkan wanita tua tersebut.


Wanita tua itupun melihat Rara pergi dari dan kemudian menghilang. Ketika sudah sedikit jauh, Rara memperhatikan semua kursi belakang, memastikan bahwa wanita tua tersebut tidak ada di sana.


Kemudian dia berhenti sejenak untuk mencabut linggis yang menancap diatas mobil Rara. Karena posisinya kesulitan Rarapun keluar mobil untuk mendapatkan posisi yang sempurna ketika menarik linggis tersebut.


Setelah beberapa menit seorang Cenayang bersama suaminya melintas di dekat mobil Rara dan melihat yang sedang kesulitan.


Merekapun turun untuk membantu Rara.


"Hey ada yang bisa kami bantu" Ujar wanita Cenayang tersebut sedikit bengong ketika melihat Rara


"Linggis ini menancap dan ..." Ujar Rara karena tidak tau harus berkata apa apa


Suami wanita tersebutpun membantu Rara untuk mengeluarkan linggis yang menancap tersebut.

__ADS_1


"Hey. Kau baik baik saja?" Tanya wanita Cenayang tersebut


"Hanya sedikit masalah" Ujar Rara sedikit tersenyum


"Boleh aku memegang tanganmu?" Tanya wanita Cenayang tersebut


Ketika hendak membaca apa yang terjadi kepada Rara, wanita Cenayang tersebut melihat wujud Leiona dengan sedikit samar samar.


"Sudah selesai" Ujar Suaminya hingga membuat Rara menarik tangannya


"Owhh terimkasih" Ucap Rara


"Jadi Emm aku Rara" Ujar Rara


"Cristina, P panggil aja Cristin" Jawab Cenayang tersebut menatap Rara dengan sangat serius disertai raut wajah yang penuh dengan tanda tanya


"I... ini suamiku Joe" Ucap Cristin tersenyum sedikit sembari memegang lehernya


Merekapun kemudian berpisah melanjutkan perjalanan masing masing dengan arah yang berlawanan.


"Kenapa Sayang" Tanya Joe


"Nggak, hanya sedikit" Jawab Cristin dengan bingung


Joepun mengelus rambut Cristin sembari tersenyum. Ketika melintasi rumah Rara, Cristin yakin kalau itu adalah rumah yang ditinggali wanita yang baru saja mereka tolong. Hingga dia melihatnya dengan sangat serius


Cristin dan Joe adalah sepasang suami istri yang punya keterikatan dengan Leiona. Iblis wanita bersayap berwajah menyeramkan yang tingginya 2 kali lipat dari tinggi manusia pada umumnya. Dan Cristin adalah satu satunya wanita yang selamat dari kutukan kematian yang dia alami.


Kisah mereka akan Author angkat di Novel selanjutnya, setelah Novel ini selesai 🤗


Kisah ini sangat mengerikan.


Simak terus kelanjutannya ya kak🥰

__ADS_1


__ADS_2