Karena Hati

Karena Hati
Bab 1 ( Pertemuan.)


__ADS_3

Bruukkk...


"Aduhh,,,maaf saya gak sengaja Mas."kata wanita itu setelah memungut hp pria itu Dan mengembalikannya kepada pria yang tidak sengaja ia menjatuhkanya hpnya.


Tadi saat ingin menuju ke halaman depan rumah wanita itu sambil membaca chattingan yang masuk dari sang Kakak nya.Sebenarnya pria itu juga begitu saat ingin masuk ke dalam rumah ia sambil membalaskan chattingan dari sahabatnya yang tak lain adalah adik ipar wanita itu Xander Putra Irwansha.


Pria itu hanya menerima dengan diam dan memeriksa hp nya apa ada keretakan di layarnya


"Sekali lagi saya minta maaf Mas."kata wanita itu sambil mengatup kedua tangannya di depan d*d*nya.


"Apa perlu saya menggantikannya Mas?"sambung wanita itu


"Gak pa pa"jawab pria itu lalu melaluinya begitu saja.


"Eh ,tunggu Mas,,"Ucap wanita itu menghentikan langkah pria itu.


Pria itu membalikkan badannya dan menatap wanita itu yang sedang mendekatinya dengan muka datarnya.


"Ada perlu apa Mas kesini,Mas ingin bertemu dengan siapa , mungkin saya bisa menbantu Mas."


Bagaimanapun wanita itu tuan rumah sini juga kan, tak mungkin ia membiarkan orang yang tak ia kenal masuk kedalam rumahnya begitu saja,walaupun di depan rumah halamannya ada beberapa orang sedang sibuk mendecorasi tenda untuk acara nanti malam di rumahnya.


"Saya ingin bertemu dengan Xander Putra Irwansha."Ucap pria itu salah tingkah, bagaimanapun jika masuk ke dalam rumah orang setidaknya menyapa orang yang di dalam rumah kan,masa iya langsung masuk begitu saja,bisa di kira maling kan oleh tuan rumah.


"Oh, Xander ,iya silakan Mas Xander ada di ruang tamu.


Beberapa saat kemudian...


"Hati-hati"ucap seseorang yang dengan cepat satu tangannya menahan pinggang wanita itu Dan satu tangannya lagi memegang bahu wanita itu agar tidak jatuh,saat wanita itu hampir terpeleset.


Satu detik ....

__ADS_1


Dua detik ...


Tiga detik ...


Di mana pria dan wanita itu masih saling bertatapan.


"Ehh maaf"Ucap pria itu salah tingkah dan melepaskan kedua tangannya saat wanita itu sudah berdiri dengan sempurna.


"Ehh , Trima kasih"kata wanita itu dengan sedikit senyumannya.


"Hati-hati jalannya,lantai masih basah dan licin"Ucap pria itu.


"Yaa nanti akan saya minta Mbok keringkan lantainya,,sekali lagi Trima kasih.ucap wanita itu Dan melalui nya begitu saja.


"Ada apa bang kok berdiri di sini aja?"Tanya Hadyan saat ingin mencari istrinya di dalam rumah dan bertemu pria itu berdiri di teras kediaman Irwansha.


"Eh ngak apa-apa bang tadi mau cari Xander tapi entah kemana dia pergi."Jawab pria itu dengan salah tingkah dengan posisi masih berdiri di sana sedang menatap punggung wanita itu yang melewatinya begitu saja . Tadi saat ke ruang tamu yang di katakan oleh wanita itu jika Xander ada di ruang tamu,tapi saat pria itu ke ruang tamu ia tidak menemukan sahabatnya di sana maka ia mencarinya di sini dan tidak sengaja bertemu dengan wanita itu lagi.


"Iya bang"Ucap pria itu.Setelah Hadyan menepuk beberapa kali bahu pria itu Hadyan pun masuk ke dalam rumahnya mencari istrinya.


"Sayang..."panggil Hadyan kepada istrinya


Saat mendapati istrinya berada di ruangan dapur bersama beberapa pembantu yang sedang sibuk menyiapkan beberapa makananan untuk acara malam nanti.


"Iya Mas"Jawab wanita itu yang di panggil Hadyan tadi.


Dengan tidak segannya Hadyan mengecup kening istrinya di depan para pembantu yang ada di sana,,para pembantunya pun dengan diam-diam senyum.Yaa mereka sangat tau betapa sayangnya Tuan Hadyan mereka menyanyangi istrinya itu.


"Ini nanti malam di pakai ya."kata Hadyan saat menyerah sebuah paper bag ke istrinya.


"Apa itu Mas."

__ADS_1


"Gaun untuk acara nanti Malam."


"Hah,,Saya sudah beli loh Mas gaun untuk nanti malam."


"Pakai ini aja ya Sayang...kalau yang kamu beli sendiri pasti ada yang terbuka gitu."


"Apaan sich Mas,,,ya udah saya simpan di kamar dulu ya."


Tibalah di mana acara malam hari yang di adakan di halaman rumah mewah keluarga Irwansha.


Hari ini adalah Hari Ulang Tahun Tuan besar rumah ini , Surpandi Irwansha.


Tamu-tamu yang sudah mulai berdatangan itu pun adalah keluarga dekat Surpandi Irwansha.Karena kesehatan Surpandi dalam beberapa hari ini kambuh dan juga karena agar Surpandi tidak kecapetan untuk melayani tamu-tamu seperti tahun-tahun ulang tahun yang lalu maka tamu-tamu yang di undang pun hanya keluarga dekat dan beberapa sahabat nya saja.


Saat seorang wanita menuju ke halaman rumah untuk menyambut beberapa tamu yang sudah mulai berdatangan Hadyan menatapnya dengan tatapan tidak suka Karena gaun yang di kenakan oleh wanita itu sedikit terbuka di bagian belakang punggungnya Dan tanpa lengan tetapi panjang gaunnya tetap sampai mata kaki.


Dengan tatapan tajam Hadyan mendekati istrinya dan merangkul pinggang istrinya lalu berbisik di telingan istrinya"Kenapa tidak memakai gaun yang tadi saya belikan itu , sayang ?" Tanya Hadyan kepada istrinya


"Kebesaran Mas,,"Ucap Yuwa yang tak lain adalah istri Hadyan Putra Irwansha


Sebenarnya Yuwa memang ingin memakai gaun yang gak ada bagian terbukanya tapi tetap elegan yang di belikan oleh Hadyan tadi tapi Karena memang kebesaran akhirnya ia memilih gaun yang di belinya sendiri.


Yuwa tau suaminya itu sangat posesif terhadap dirinya sebenarnya ia tidak ingin memakai gaun yang di belakang punggungnya sedikit terbuka itu apalagi tanpa lengan ,,Karena saat sahabatnya nya yang menemani Yuwa membeli gaun itu memaksanya membelikan gaun itu.


Flashback On


"Kan tidak apa kalau bagian belakangnya sedikit terbuka di belakang punggung dari pada di bagian depan d*d*."Kata Visella yang tak lain adalah sahabat Yuwa.


"Lagian kamu memakai gaun ini juga bukan untuk menggoda para kaum Adam yang hadir di sana kan."sambungnya lagi.


Flashback off

__ADS_1


Hadyan hanya diam saja dan tidak membalas perkataan Yuwa lagi,lagian ia tidak mungkin kan minta Yuwa untuk ganti gaun yang ia beli , apalagi itu juga salahnya sendiri ,saat Yuwa minta Hadyan untuk menemaninya beli gaun pesta Hadyan tidak ingin ikut dan membiarkan istrinya pergi bersama sahabatnya.


__ADS_2