
"Lo sendirian duduk di sini apa tidak takut nanti di temani oleh...."Jonanda sengaja menjeda kata nya.
Yuwa mengangguk-ngangguk kepalanya tanda ia mengerti apa yang akan di katakan oleh Jonanda.
"Tapi sepertinya gue memang sudah di temani sii..sii..."Jawab Yuwa dengan menahan senyumnya yang sengaja menjeda katanya juga.
Jonanda langsung mengerutkan keningnya dan berkata "Sii.. siapa?"
"Yaa..yang maksud Lo itu lah siapa tuh"
"Jadi maksud Lo ,gue si s***n itu?"nanya Jonanda dengan wajah yang pura-pura marah.
"Ngak sich,,gue gak bilang kalau Lo
tuh si s***n itu, emang tadi maksud Lo, gue tidak takut di temani oleh siapa ?"
Jonanda bingun harus menjawab pertanyaan Yuwa dan akhirnya ia mengakat kedua tangannya menandakan ia mengalah dan berkata "Ok , ok, sorry."
Akhirnya mereka berdua pun ketawa lepas.
" Dasar , ini kediaman rumah Irwansha , juga rumah waktu Lo kecil. " Ucap Yuwa lagi .
"Sayang..kok kamu di sini,lagi ngapain ?" Tanya Hadyan dengan sengajanya mengecup kening Yuwa di hadapan Jonanda.
Tadi habis mandi Hadyan tidak mendapati Yuwa di dalam kamarnya dan akhirnya ia pun turun kebawa mencari istrinya yang ternyata sedang mengobrol dengan adiknya Jonanda Putra Irwansha di ruangan makan
"Cari makan Mas." Jawab Yuwa
__ADS_1
"Lapar ya,,kok gak bilang sayang ?" Ucap Hadyan sambil mengusap kepala Yuwa dengan sayangnya.
"Baik lah saya kembali ke kamar dulu selamat Malam."Ucap Jonanda.
"Selamat malam."Jawab Yuwa
Jonanda tau,jika abangnya sangat posesif terhadap istrinya, terlebih jika Yuwa mendekatinya dan mengobrol bersamanya.
Tanpa jawab pertanyaan Hadyan ,,Yuwa pun menuju ke tempat cuci piring untuk mencuci gelas kotor yang di pakai tadi,,, setelah itu ia mengelap tangannya dengan kain yang tersedia di sana.
"Ayo kembali ke kamar."Ucap Yuwa kepada Hadyan yang masih berdiri di samping meja dengan kedua tangannya memasukan ke dalam saku celana nya.
Di lantai dua yang sama tapi di ruangan yang berbeda seorang pria sedang duduk di sofa yang ada di dalam kamarnya melihat gallery yang ada di hp nya,dalam gallery itu ia melihat photo seorang wanita sedang fokus mengetik sesuatu di Laptop.Photo itu ia ambil tanpa ketahuan wanita itu.
"Kenapa pada saat itu Lo tidak merasakan perasaan Gue terhadap Lo ?"Batin pria itu.
Flashback On
"Belum bang,,galau ni ?" Kata Yuwa
"Kenapa gak kerja di perusahaan Mas Lo aja ?"
"Ngak deh , gue tidak ingin pindah dari Kota kelahiran gue,,kamu tau kan perusahaan Mas Wiza tuh di Surabaya tidak di Jakarta."kata Yuwa dengan cemberut.
"Jangan cemberut gitu,perusahaan tempat kerja gue ada lowongan tuh."
Dengan antusias Yuwa berkata "Benarkah,,bagian apa tuh ?"
__ADS_1
"Bagian keuangan lah."
"Trus gue gimana bisa masuk ke perusahaannya."
"Gampang tuh selama ada gue di sana."
"Ckk ..yang benar saja..Serius dong."
"Serius ni, gue gak pakai bohong."kata Jonanda dengan wajah seriusnya.
Semenjak tamat kuliah , selama 2 Bulan Yuwa masih blum mendapatkan pekerjaan.Sebenarnya selama dalam 2 bulan ini Yuwa bukan tidak pernah dapat pekerjaan tetapi saat ia di terima oleh sebuah perusahaan, Boss perusahaan itu bersikap mesum kepada Yuwa oleh Karena itu dari pada akhirnya Yuwa bersikap tidak sopan kepada boss nya lebih baik Yuwa keluar dari perusahaan itu.
"Baiklah gue tunggu kabar baik Lo."Ucap Yuwa.
Saat Yuwa sedang membersihkan rumahnya ponsel Yuwa pun berdering ,,tanpa menatap nama atau no telp di layar ponselnya , Yuwa langsung mengakat telp nya.
"Hallo"
"Hallo, selamat pagi,,apakah ini dengan Mbak Yuwa Zubina Iskandar ? " Tanya seorang pria di seberang sana.
"Iya selamat pagi,,iya benar,ini dengan saya sendiri."
"Baik,,ini saya Dari perusahaan IRW group apakah hari ini Mbak bisa datang ke perusahaan kami ?"
Dengan antusias Yuwa berkata "Bisa Pak,bisa ,, jam berapa saya bisa ke sana Pak."
"Jam 11 Mbak."
__ADS_1
"Baik Pak, Trima kasih Pak,hari ini saya akan ke sana Pak."
"Baik."Ucap pria di seberang sana saat tutup sambungan telp nya.