Karena Hati

Karena Hati
Bab 2 (Kejahilan Jonanda)


__ADS_3

Di seberang sana yang tak jauh dari tempat berdiri nya Yuwa ada sepasang mata menatapnya dengan penuh kebencian dan tatapan tak sukanya pada Yuwa.Yaa dia adalah Carissa Lavender istri dari adik iparnya Xander Putra Irwansha.


Ketika keluarga dekat dari papa mertuanya yang tak lain adalah Surpandi Irwansha mendekati Yuwa dan memuji Yuwa dengan tulus Carissa menatapnya semakin tidak suka dan penuh kebencian , apalagi papa mertuanya pun sangat menyanyangi Yuwa.Hanya karena keiri hatiannya kepada Yuwa , carrissa menjadi sangat benci dengan Yuwa.


dan di seberang nya lagi yang tak jauh dari tempat berdiri nya Yuwa,,juga ada sepasang mata menatapnya dengan penuh cinta.


"Malam ini , Lo sangat cantik."guman seorang pria di seberang sana.


Setelah menyambut beberapa tamu Yuwa pun akhirnya duduk di halaman belakang rumahnya,di halaman belakang rumah ada tersedia kolam renang ,meja bundar dan dua kursi .


"Ekhemm...Bolehkah saya duduk di sini ?"Tanya seseorang yang sudah berada di samping Yuwa.


Yuwa menatap pria itu,pria yang tadi siang langsung masuk rumah nya begitu saja,Dan pria yang tadi siang juga menyelamatkannya.


"Boleh ,,, silakan duduk."


"Trima kasih"


"Mmm.. perkenalkan saya Fahtian Akhdan Alanza."kata pria itu yang tak lain adalah Fahtian Akhdan Alanza.


"Saya Yuwa Zubina Iskandar."Jawab Yuwa membalas uluran tangan Fahtian.


"Kenapa berdiam di sini,, tidak ikut keramain yang ada di sana ?"tanya Fahtian


"Ngak,, hanya ingin istirahat sebentar di sini."jawab Yuwa


"Kamu kok juga ke sini,,tidak ikut acara yang ada di sana juga? " Yuwa tanya balik ke Fahtian.


"Hahaha kok kamu tanya balik ke saya ?"


"Sebenarnya saya bosan berada disana."


"Apakah kamu hanya datang sendirian,,tidak di dampingin seseorang .. ? "

__ADS_1


"Ngak,,,saya datang sendirian saja,, soalnya belum ada pendamping hahaha."


"Masa iya gak ada pendamping."


"Iyaa benar , saya mewakili orang tua saya yang adalah sahabatnya Om Pandi datang dan gak ada pendamping soalnya gak ada yang sudi berdampingan dengan pria seperti saya."


"Ckk...yang benar saja Mas."


"Hmmm.. kalau kamu.. mau gak jadi pendamping ku aja , gimana,,kalau kamu pun datang tanpa pendamping juga."


"Saya.."Belum habis berkata Yuwa di panggil oleh anakknya.


"Mamii..."panggil seorang anak kecil yang berumur 5 tahun Dan mendekati Yuwa.


"Iya Sayang"jawab Yuwa mendudukkan anaknya di pakuang nya.


"Mamii Key mau bobok key udah ngatok." Jawab Keydyan Putra Irwansha,anak dari Yuwa Dan Hadyan.


Yuwa melirik jam tanga yang ada di tanganya sudah menuju jam 9 malam lewat dan berkata "Baik lah sayang mari kita kita ke kamar."Yuwa berdiri sambil menggendong anakknya.


"Oh ya ,, saya adalah menantu Surpandi Irwansha yang tadi Mas memanggil nya Om Pandi."Ucap Yuwa lagi ,sebelum benar-benar melangkah pergi .


"Apa..menantu Om Pandi , istri nya bang Hadyan atau bang Jonanda ?"Batin Fahtian


Acara pun berakhir dengan lancar,,para tamu pun sudah pada pulang.


"Huft akhirnya selesai juga acaranya." Ucap Hadyan saat sudah berada di dalam kamar bersama istrinya.


"Sayang,,Mandi sama-sama yuk."Ucap Hadyan saat mendekati istrinya yang sedang duduk di sofa dalam kamarnya sambil main hp nya.


"Saya sudah mandi Mas."jawab Yuwa tanpa menatap Hadyan.


"Yaa mandi sekali lagi dong."

__ADS_1


"Ngak deh..nanti bukannya mandi sekali lagi aja..mungkin bisa jadi berkali-kali."


"Hahahaha istriku kok gemas banget sich,ya udah Mas mandi dulu."


Saat Hadyan sedang mandi ,,Yuwa yang tadi hanya makan sedikit aja akhirnya merasakan sedikit lapar dan ia pun kluar dari kamarnya turun ke bawah untuk mencari sesuatu mengisi perutnya.


Saat sendirian sedang menikmati Susu coklat yang panas dan di temani biskuit Roma rasa kelapa tanpa di sadari oleh Yuwa seorang pria sedang berdiri di sana sedang menatapnya.


"Lapar..?"Tanya pria itu yang akhirnya memilih untuk mendekati Yuwa.


"Iya.."jawab Yuwa saat menyadari Jonanda yang mendekati nya yang tak lain juga adalah adik iparnya.


"Mau makan sesuatu biar gue masakin atau mau makan soto Pak Mamang , biar gue membelinya untuk Lo."Ucap Jonanda kepada Yuwa.Jonanda masih ingat kalau Yuwa sangat suka makan soto Pak Mamang yang jual di pinggir jalan.


"Ngak mau deh..Udah larut malam gini tak baik jam segini kluar lagian Pak Mamang mungkin sudah tutup "jawab Yuwa saat melirik jam dinding di ruangan dapur menuju jam 11:45.


"Lagian ini pun sudah mau habis ."sambungnya.


"Lo , kok turun,,Apa lapar juga ."


"Oh ngak...gue haus hanya ingin mengambil minuman saja.Jawab Jonanda yang tadi memang ingin kedapur mengambil minuman.


Setelah mengambil minuman Jonanda kembali mendekati Yuwa yang tak lain adalah Kakak iparnya.


"Yu,,apakah kamu masih mau duduk di sini sendirian." Tanya Jonanda Putra Irwansha kepada Yuwa,sengaja ingin menakuti Yuwa.


Saat hanya berduan dengan Yuwa..Jonanda tidak pernah memanggil Yuwa dengan sebutan kakak ipar atau Mbak , ia selalu mengucap Gue dan Lo ,begitu juga dengan Yuwa jika hanya berduan denga Jonanda , seperti saat mereka masih selalu bersama sebelum Yuwa akhirnya resmi menjadi Kakak iparnya. Sebenarnya Yuwa dan Jonanda dari dulu sudah saling kenal dan mereka adalah sahabat karena Yuwa dan Jonanda kuliah di tempat yang sama dan memilih jurusan yang sama pula yaitu jurusan Ekonomi dan bisnis dan akhirnya mereka pun menjadi sahabat.


"Ya,,sebentar lagi gue akan kembali ke kamar"


"Yakin,, sebentar lagi kembali ke kamar ?"


"Ya,,Emangnya kenapa?"

__ADS_1


"Loo gak takut..?"Ucap Jonanda yang sengaja menakuti Yuwa.


"Emangnya takut apa.?"


__ADS_2