Karena Hati

Karena Hati
Bab 9 (Kesedihan)


__ADS_3

Flashback Off


~Send to My Sweet Heart~


" Yu, bagaimana dengan keadaanmu sekarang,apa sudah agak baik , bagaimana kalau ke dokter saja."


Hadyan yang sedang fokus pekerjaan nya megalihkan pandangannya ke arah ponsel istrinya yang terletak di sampingnya . Saat melihat notifikasi yang masuk di layar ponsel istrinya ia mendapati nama adik nya Jonanda.


" Nda ? " Guman Hadyan "ada apa cari Yuwa ?"sambungnya lagi.


Karena rasa keingintahuan apa isi chattingan itu, Hadyan pun membaca nya sebelum istrinya keluar dari kamar mandi,juga karena setiap kali melihat tatapan Jonanda ke Yuwa membuat hati Hadyan tidak nyaman , sesama pria dewasa tentu saja Hadyan mengerti arti dari tatapan itu.


" Yuwa sudah menjadi istriku , apa Lo masih tidak bisa melupakannya ,Nda ? "Guman Hadyan


Flashback On


Setelah sekian lama, akhirnya hari ini adalah acara peresmian pembukaan Iran Hotel,, Iran Hotel adalah hotel yang di dirikan oleh Hadyan dan Antonia , Kata 'Iran' di ambil dari nama Irwansha dan Antonia.Setelah menggunting pita peresmian dan membelikan beberapa pidato , acara pun di mulai dengan meriah dan berbagai menu yang tersaji di sana.


Saat melihat Yuwa yang sendirian berdiri di meja menu makanan untuk memilih beberapa makanan , Hadyan mendekati Yuwa.


"Malam ini kamu sangat cantik."Ucap Hadyan mendekati Yuwa dengan kedua tangannya di dalam sakunya.


Yuwa membalikkan badannya dan mendapati Hadyan yang berdiri di belakangnya pun berkata " Trima kasih , Pak Hadyan,malam ini kamu juga cukup tampan."


"Hahahaha...Trima kasih atas pujian nya,tapi bisa kah kamu membantuku untuk sesuatu ?"


"Apa yang bisa saya bantu , Pak ?"


"Bisakah kamu membantuku menyingkirkan wanita penggoda itu, saya sangat kesal dengan sikapnya dan sangat tidak nyaman dengan keberadaannya." Dengan berbisik Hadyan menunjukkan Ivian yang sedang berdiri di sana sedang mengobrol dengan kenalannya yang kebetulan hadir di acara ini.

__ADS_1


Sebenarnya Hadyan sangat kesal dengan sikap Ivian yang selalu mendekatinya dan menunjukkan dirinya bagaikan pasangan Hadyan , padahal Hadyan tidak mengajak Ivian sebagai pendamping nya malam ini, dengan sendirinya Ivian mwndekati Hadyan agar hubungan mereka berdua bisa kembali seperti dulu.


"Bagaimana cara nya saya membantu bapak untuk menyingkirkan wanita itu,apakah Bapak ingin menjadikan saya sebagai Pasangan Bapak..?"


"Tentu saja tidak, kalau menjadikan kamu sebagai pasangan Ku,wanita itu tidak mungkin begitu mudah untuk mempercayainya."


"Terus,,saya harus bagaimana membantu Bapak. ?"


Dengan melengkung bibirnya berbentuk senyuman dan tanpa ba bi bu salah satu tangan Hadyan langsung merangkul pinggang Yuwa dan mendekatinya lalu dengan begitu cepatnya bibir Hadyan menempel ke bibir Yuwa.


Degg...


Kebetulan Jonanda yang hendak mendekati Yuwa langsung menghentikan langkah nya memandangi hal yang begitu menyakitkan di depan nya.


Yuwa yang belum siap dengan serangan Hadyan yang mendadak pun bergeming tanpa membalaskan ciuman Hadyan. Ivian yang berdiri tidak jauh dari Hadyan pun terkejut dengan apa yang di lakukan oleh Hadyan.


Dan satu lagi sahabat Yuwa, Visella . Sangat di sayang kan karena tidak menyaksikan drama yang di buat oleh Hadyan,jika Visella masih di sana ia akan meledek sahabatnya itu habis-habisan.


Setelah mendengarkan keriuhan para tamu , akhirnya Yuwa sadar dengan posisinya sekarang dan langsung mendorong Hadyan lalu pergi begitu saja di hadapan Hadyan.


Hadyan yang menyadari Jonanda yang sedang mengerjar Yuwa pun mengikutinya dari belakangnya.


Setiap kali saat ada meeting di antara Yuwa, Jonanda Dan Hadyan untuk membahas pembangunan Hotel Iran , Hadyan selalu mendapati Jonanda yang diam-diam menatap Yuwa . Bukan ingin merebut Yuwa dari Jonanda ,tapi sudah ke dua kalinya Hadyan menanyakan ke Jonanda dan memastikan apakah Jonanda mencintai Yuwa,tapi Jonanda selalu tidak mengakui perasaan nya terhadap Yuwa kepada Hadyan.


Dan juga bukan Jonanda tidak ingin mengakui perasaanya terhadap Yuwa kepada Hadyan, tetapi ia tidak tau bagaimana perasaan Yuwa terhadap nya , karena Jonanda juga sering mendapati Yuwa dengan diam-diam menatap Hadyan saat mereka bertiga sedang bersama di dalam satu ruangan.Sebenarnya Jonanda sudah berencana setelah acara peresmian pembukaan Hotel Iran selesai , ia akan mengungkapkan perasaan nya kepada Yuwa.


Setelah berlari ke tempat yang agak sunyi dari kerumuman para tamu, Yuwa menghentikan langkah nya Dan memegang d**a nya " Perasaan macam apa ini ?"Gumam Yuwa.


"Yuwa,," Panggil Jonanda yang sudah berada di belakang Yuwa.

__ADS_1


" Nda ,," Yuwa membalikkan badannya dan mendapati Jonanda di sana Dan tanpa ba bi bu Yuwa langsung berlari mendekati Jonanda dan memeluknya , Jonanda pun membalas pelukan Yuwa.


"Kamu tidak apa-apa" Tanya Jonanda yang masih memeluk Yuwa.


" Nda, boleh kah saya men***m mu ? " Tanya Yuwa setelah melonggarkan pelukannya.


" Hah ? "


Tanpa persetujuan Jonanda , Yuwa langsung men***m Jonanda , walaupun masih tidak menyangka apa yang Yuwa lakukan , Jonanda pun membalas ci***n Yuwa. Tanpa di sadari Jonanda dan Yuwa . Hadyan yang tadi sudah berada di sana merasakan hatinya bagaikan di tusuk oleh pisau ,Sakit ,sakit melihat Yuwa yang men***m Jonanda bukan Jonanda yang men***m Yuwa.


" Sadar Yan , yang Yuwa cintai itu adik Lo bukan Lo, apa Lo lupa Kalau mereka berdua selalu bersama dan Lo..? " Batin Hadyan Dan pergi begitu saja dengan perasaan sedih. Entah sejak kapan rasa cinta itu muncul di hatinya Hadyan pun tidak tau ,apalagi pada saat - saat Hadyan merasakan cemburu bila melihat Yuwa dan Jonanda begitu dekat.


Malam ini,, Hadyan memberanikan diri menc**m Yuwa,Karena Hadyan ingin mengungkapkan perasaannya kepada Yuwa setelah ia memastikan bahwa adiknya Jonanda tidak mencintai Yuwa.Tetapi ternyata ,, Jonanda tidak berkata jujur kepadanya bahwa ia mencintai Yuwa.Jika Jonanda berkata jujur kepada Hadyan,malam ini Hadyan tidak akan melakukan hal itu di depan semua orang termasuk di depan Jonanda.Setelah melihat balasan ci***n Jonanda ke Yuwa , Hadyan baru benar-benar mengerti bahwa Jonanda mencintai Yuwa.


Setelah kepergian Hadyan, Yuwa melepaskan ci***nnya Dan berkata " Tak mungkin,,tak mungkin gue..."guman Yuwa yang masih bisa di dengar oleh Jonanda.


"Bagaimana bisa ,Nda,, bagaimana gue bisa jatuh cinta sama Pak Hadyan ? "


Degg...


Jonanda mengerti, mengerti ci***n yang Yuwa lakukan dan perkataan yang Yuwa katakan.


Jonanda merasakan hatinya bagai di tusuk pisau bahkan beribu-beribu pisau , tentu saja , tentu saja lebih sakit dari yang Hadyan rasakan. Sudah bertahun-tahun ia mencintai Yuwa tapi akhirnya.. Yuwa jatuh cinta sama Hadyan.


Sebenarnya nya pada saat-saat mereka bertiga bersama,, Yuwa selalu kagum dengan apa yang di lakukan oleh Hadyan, apalagi saat melihat Hadyan tersenyum kepadanya ia bisa merasakan kena diabetes oleh karena itu Yuwa selalu diam-diam curi pandang ke Hadyan dan Jonanda pun mengetahui hal itu jika Yuwa selalu mencuri pandang ke Hadyan dengan tatapan yang berbeda ketika menatapnya.Selama ini Yuwa mengira perasaannya terhadap Hadyan hanya karena kekagumannya saja, tapi tanpa di sadari olehnya sendiri ternyata rasa cintanya terhadap Hadyan timbul dengan sendirinya dan selama ini ia mengira dirinya mencintai Jonanda, ia terharu dengan semua kepedulian Jonanda terhadapnya tetapi ternyata perasaan itu tidak lebih dari seorang sahabat.


Setelah seminggu dengan kejadian malam itu , Hadyan selalu menghindari Yuwa , jika mereka tidak sengaja bertemu di loby Hadyan akan melewatinya begitu saja tanpa menoleh ke arah Yuwa, karena ia tidak ingin perasaanya jatuh terlalu dalam terhadap Yuwa , apalagi setiap kali melihat Yuwa begitu dekat dengan Jonanda rasa cemburu nya pun tidak bisa di hindari dalam hatinya.


Begitu juga dengan Yuwa ia tidak ingin terlalu memikirkan hal itu, walaupun perasaan itu ada di hatinya, ia selalu bersikap seperti biasa saja saat tidak sengaja bertemu dengan Hadyan.

__ADS_1


Dan Jonanda pun begitu, walaupun ia tau jika Hadyan sengaja menghindari Yuwa dan Yuwa selalu bersikap seperti biasa, tetapi Jonanda tau sebenarnya hati Yuwa agak kecewa ketika Hadyan mengabaikannya begitu saja setiap kali mereka tidak sengaja bertemu.


__ADS_2