Kecil Kecil Playgrils

Kecil Kecil Playgrils
Motor baru maaf kan akau sayang


__ADS_3

Radit melihat Sisca naik motor, jalan kearah parkiran sekolah, membuat Radit sedih karena gagal memberikan kado untuk Sisca dari hasil gajiannya nanti.


" Motor baru? maafkan aku sayang, tidak bisa memberikan hadiah motor untuk kamu?" Tanya Radit sedih, karena tidak jadi memberikan kado yang bisa bermanfaat untuk Sisca


" Jangan difikirkan sayang, lagian kamu masih sekolah kan, masa kerja sih sayang, apa lagi untuk membelikan aku motor sayang" Ucap Sisca basa basi, Sisca bersyukur memiliki pacar seperti Robi yang mampu memwujudkan keinginnya dengan cepat


" Terimakasih sayang atas pengertiannya" Lanjut Radit lega karena sisca tidak marah karena dirinya gagal memberikan kado


Sisca melihat mobilnya Robi masuk kedalam parkiran sekolah, membuat Sisca senyum bahagia menyambut kedatangan Robi.


" Kalian baru datang?" Tanya Robi saat baru turun dari mobilnya

__ADS_1


" Iyah baru datang Robi yah sudah kita sarapan bertiga yuk dikantin, mumpung kita berangkat lebih pagi kan." Lanjut Sisca, Sisca sengaja tidak sarapan dirumah, karena bosan dengan menu sarapan yang disediakan ibu nya


" Boleh Sisca, kita makan bertiga" Lanjut Robi, sejujurnya Robi ingin sekali makan berdua saja dengan Sica tapi tidak mungkin melarang Radit untuk sarapan bareng, karena Radit sahabatan dari awal masuk sekolah


" Tidak usah Robi, kalian makan berdua saja, saya mau ke kelas duluan yah. permisi" Ucap Radit lemes, Radit merasa sedih karena gagal memberikan kado untuk Sisca


" Kamu yakin Radit? Jadi tidak enak nih kalo tidak bertiga?" Tanya Sisca basa basi, sebenernya Sisca merasa bahagia sekali, karena tidak ada Radit ditengah tengah Sisca dan Robi


" Yakin Sisca" Lanjut Radit, Radit berusaha tersenyum dan langsung pergi meninggalakn Sisca dan Robi berduaan saja


" Sama sayang, aku juga sengaja tidak makan dirumah supaya kita punya waktu bersama lebih banyak." Lanjut Sisca bohong, Sisca tidak mungkin bilang kalo tidak sarapan karena ingin dibayarin oleh Robi

__ADS_1


Sisca dan Robi langsung jalan bareng ke kantin, ingin rasanya Robi gandeng tangannya Sisca, tapi Sisca yang ingin hubungannya dirahasiakan dari temen temen kelasnya, membuat Robi berusaha bersikap biasa saja


Dilain sisi, Radit melihat temen temennya latihan basket, membuat Radit jadi ragu untuk berhenti ikut olahraga basket, yang selama ini membuat Radit dikagumi oleh sisiwi di sekolahnya, Radit sudah diterima kerja tentunya menjadi bingung kalo mundur, tidak akan mudah mendapatkan pekerjaan lagi, tapi kalo mmelanjutkannya Radit akan kehilangan hobi bermain basketnya.


" Astaga, apa yang harus dilakukan sekarang" Batin Radit bimbang dengan pilihannya sekarang, melanjutkan kerja atau berhenti


" Radit kenapa diam saja, kenapa kamu tidak siap siap untuk ikut latihan?" Tanya pelatih basket, heran melihat Radit yang tidak siap siap latihan


" Pak, saya ingin mengundurkan diri dari eskul basket ini, maaf kalo keputusan ini mendadak dan membuat bapak kecewa." Ucap Radit yakin dengan keputusannya sendiri.


" Kenapa mengundurkan diri Radit? kamu kan tahu kita bakal ikut lomba kan?"Tanya Pelatih basket kesal dengan keputusannya Radit

__ADS_1


" Saya sudah kerja pak, setelah pulang sekolah saya sudah kerja di supermaket, maafkan saya jika keputusan saya mendadak dan membuat pak guru kecewa dengan keputusan saya." Lanjut Radit sejujurnya sedih melepaskan hobinya selama ini, dijalaninnya, tapi Radit tidak mungkin melepaskan pekerjaannya saat ini.


" Baik lah, walaupun saya kecewa tapi saya tidak bisa melarang kamu untuk tidak melanjutkan eskulini. baiklah saya kembali ke lapangan lagi" Lanjut Pelatih basket, dengan kecewanya mengijinkan Radit untuk keluar dari eskul basket.


__ADS_2