
Robi dan Radit tidak terasa susah mau sebulan kerja di supermarket, membuat Robi merasa bahagia sekali karena kerja keras selama sebulan bisa menikmati gaji pertamanya.
" Tidak terasa yah Radit, lelah kita akhirnya mendapatkan hasilnya juga." Ucap Robi merasa bahagia karena sebentar lagi gajian
" Iyah Robi Alhamdulillah sekali, walaupun waktu main kita sudah tidak ada dan pulang malam. untuk kerja tapi kita bisa merasakan gajian juga yah" Ucap Robi merasa bangga karena bisa merasakan gajian seperti orang dewasa.
" Kalian gajian mau dipakai untuk apa?" Tanya Sisca penasaran, sekaligus tidak sabar diteraktir bareng Radit dan Robi.
" Kalo saya mau ditabung sebagian, karena saya ingin sekali memiliki tabungan sendiri, jika sudahh banyak merasa bangga saja punya hasil kerja keras setiap bulannya." Lanjut Radit, Radit ingin saat lulus sekolah bisa punya tabungan yang banyak.
" Nabung? memangnya cukup untuk jajan kamu untuk bulan depan? dapatnya saja sedikit kan?" Tanya Robi merasa heran, karena Radit ingin nabung bukannya dipakai untuk jajan
" Cukup kok Robi, yah jangan ditabung semuanya saja Robi, yang penting ada hasil gajian setiap bulannya. kan bangga juga lihatnya." Lanjut Radit, Radit sudah biasa nabung dari sisa jajan yang diberikan orang tuanya.
__ADS_1
" Astaga, gajian ini tidak ada apa apanya dari uang saku yang diberikan papi setiap bulannya, bisa sekali Radit hemat seperti itu." Batin Robi merasa heran dengan Radit yang bisa hemat.
" Oh bagus dong, semangat saja nabungnya Radit." Lanjut Robi tidak bisa berkata apa apa, karena Robi sendiri tidak pernah nabung sama sekali.
" Pantesan saja makan sederhana, karena lebih pentingin nabung dari pada menyenangkan aku pacarannya." Batin Sisca kesel, karena Radit lebih banyak nabung dari pada jajan
" Nabung memang penting untuk masa depan, terutama saat kita butuh uang masih ada tabungan yang bisa dipakai." Ucap Sisca, Sisca jadi tahu alasan Radit jajannya hemat karena prioritas Radit itu nabung bukan memanjakan Sisca selama jalan jalan bersama.
Sisca melanjutkan makan siangnya, Sisca kesel sekali karena Radit tidak ada niatan untuk teraktir saat gajian nanti.
" Selamat yaa pak, akhirnya naik jabatan juga" Ucap manajer OB
" Terimakasih pak, akhirnya saya sudah tidak kerja di tempat parkir mobil terus pak." Ucap bapak nya Sisca bahagia sekali, karena posisi kerjanya sudah pindah tempat.
__ADS_1
" Kerja yang lebih giat lagi yah pak, mulai besok anda sudah boleh kerja merapihkan lantai dua yah pak." Lanjut manajer OB dan langsung pergi begitu saja.
" Alhamdulillah yah Allah, setidaknya gajinya sudah meningkat dari sebelumnya.' Lanjut bapak nya Sisca merasa bahagia sekali, penantian panjang akhirnya bisa pindah posisi juga.
Dilain sisi, Radit diam diam mengirim kan pesan ke Sisca untuk ngajak Sisca jalan jalan berdua.
" Akhirnya hari yang ditunggu tunggu tiba juga, walaupun tidak banyak setidaknya bisa teraktir Sisca jajan".Batin Radit bahagia karena bisa ngajak Sisca belanja
Radit fokus mendengar kan penjelasan guru yang ada didepan kelas, Radit memasukan handphone ke dalam sakunya lagi.
Dilain sisi, Robi ngajak Sisca untuk jalan jalan ke mall, membuat Sisca merasa bahagia sekali , karena sudah lama tidak ke mall.
" Boleh sayang, mumpung libur kerja kan." Ucap Sisca merasa bahagia karena dalam sehari ada dua orang yang ngajak jalan.
__ADS_1
" Betul sayang, jadi kita bisa habiskan waktu untuk jalan jalan sayang, kamu boleh belanja sepuas kamu sayang." Ucap Robi, Robi sudah lama tidak ajak Sisca belanja selama kerja.
" Oke" Lanjut Sisca merasa bahagia sekali,ttidak sabar untuk banyak belanja nanti.