Kecil Kecil Playgrils

Kecil Kecil Playgrils
Sisca tenggelam


__ADS_3

Robi memerintah kan ART nya untuk bawain cemilan dan minuman segar ke kolam renang, Robi melihat Sisca berenang menikmati olahraga airnya. membuat Robi merasa bahagia karena berhasil membuat Sisca menikmati olahraga renang di rumahnya.


" Sisca terlihat sangat bahagia sekali, tidak dia sia ngajak Sisca ke rumahnya.


" Robi sini gabung bareng kita, kamu dari mana sih?" Tanya Sisca diam diam senyum melihat Robi


" Habis dari dapur, minta bibik siapin cemilan untuk kita." Ucap Robi, Robi sengaja tidak langsung turun ke kolam renang, karena ingin melihat Sisca.


" Kebetulan sekali Robi, saya lapar." Ucap Radit cuek, Radit berusaha naik duluan keatas.


Sisca nyusul Radit untuk naik keatas, tiba tiba kakinya kepeleset dan membuat Sisca tenggelam, membuat Radit dan Robi langsung lari ke kolam renang.


" Sisca" Teriak Robi panik, Robi tidak melihat Sisca di permukaan, Robi mulai masuk kedalam air.


Robi berusaha untuk tolongin Sisca yang pingsan karena jatuh tadi. Robi membawa Sisca naik ke permukaan dibantu Radit.

__ADS_1


" Sayang bangun, maaf kan aku tinggalin kamu sendirian tadi." Batin Radit panik, Radit langsung kasih nafas buatan untuk Sisca


' Apa apaan dia, ambil kesempatan sekali" Batin Robi kesel karena Radit langsung memberikan nafas buatan untuk Sisca


" Radit sayang, Robi sayang, tolong aku sayang." Ucap Sisca mengigau.


" Sayang?" Tanya Radit dan Robi bersamaan, Radit dan Robi diam beberapa menit sebelum suara tukang kebun bikin kaget Robi.


" Astaga Sisca, kita bawa Sisca sekarang ke rumah sakit." Ucap Robi yang spontan langsung gendong sisca, walaupun hatinya sedikit sakit dan bingung akan ucapan Sisca, tidak membuat Robi mengabaikan rasa pedulinya.


" Radit kamu duduk didepan saja, saya mau temani Sisca dikursi belakang." Ucap Robi panik, Robi bener bener takut kehilangan Sisca.


" Sayang bertahan lah" Sambung Robi Pelan


" Iyah Robi" Ucap Radit pasrah, Radit tidak ingin menolak keinginan Robi karena keselamatan Sisca jauh lebih penting.

__ADS_1


Supirnya Robi langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, membuat Radit sesekali melihat kursi belakang, terlihat wajah panik dan perhatiannya Robi ke Sisca.


" Sebenarnya apa hubungan kalian selama ini?" Tanya Radit didalam hati, Radit merasa sakit sekali melihat Robi pegang tangannya Sisca dan sesekali memberikan kecupan untuk Sisca.


Mobilnya Robi akhirnya sampai di rumah sakit, Robi langsung gendong Sisca dan bawa Sisca ke ruangan UGD, Radit ikutin Robi dari belakang, perasaan Radit semakin tidak karuan melihat betapa paniknya Robi.


" Suster, tolong selamat kan pacar saya." Ucap Robi tanpa sadar, saking paniknya melihat kondisinya Sisca yang tidak sadar kan diri.


" Kalian tenang yah, kami akan periksa kondisi pasien sekarang." Ucap Suster langsung membawa Sisca kedalam ruangan UGD


Robi dan Radit sama sama diam, saat Sisca masuk kedalam ruang UGD. sibuk dengan pikiran masing masing, Supirnya Robi membuyarkan lamunan Robi dan Radit.


" Oh yah, pakai tabungan saya pak, jangan Bebani orang tuanya Sisca karena kondisi Sisca seperti ini kan karena berenang di rumah." Ucap Robi, berusaha tanggung jawab dengan kondisinya Sisca.


" Baik tuan muda, saya akan bantu bayarin ke Bagian pembayaran." Ucap Supirnya Robi menerima ATM yang diberikan Robi.

__ADS_1


Supirnya Robi langsung pergi untuk melakukan pembayaran biaya pengobatannya Sisca, Radit menatap Robi semakin lekat melihat apa yang dilakukan Robi barusan untuk Sisca saat ini.


__ADS_2