Kecil Kecil Playgrils

Kecil Kecil Playgrils
Sayang uang saku aku dipotong banyak, karena aku tidak ingin bekerja


__ADS_3

Robi untuk pertama kalinya berangkat sekolah pakai motor, motor punya supir papi nya Robi, Robi terpaksa nurut menerima keinginan papi nya, dari pada pagi pagi ribut lagi dengan papi nya.


" Kita lihat saja, hubungan kamu bersama Sisca, dengan kamu hidup sederhana seperti ini." Tegas papi nya Robi senyum kepuasan, saat melihat anaknya naik motor biasa dengan uang saku seadanya


" Astaga papi, dengan uang saku sedikit seperti itu, anak kita mau makan apa sayang?" Tanya Maminya Robi, merasa kasihan anaknya, dikerjain oleh suaminya yang tidak memikirkan nasip anaknya diluar


" Biarin saja mami, Robi kan laki laki, harus bisa pegang uang sedikit sayang, sudah jangan dibela terus Robi sayang, sudah aku ke kantor dulu yah, jangan diam diam menambah uang saku Robi biarin Robi menikmati hidup sederhana seperti ini sayang." Lanjut papi nya Robi tidak peduli dibilang tega, kalo tidak dipaksa Robi tidak akan menyesal


Dilain sisi, Sisca heran melihat Robi datang ke rumah memakai motor tidak pakai mobil seperti biasanya, Sisca menghampiri Robi yang masih duduk di motornya.

__ADS_1


" Pagi sayang, tumben sekali pakai motor?" Tanya Sisca merasa heran melihat Robi pakai motor.


" Pagi juga sayang, Sayang uang saku aku dipotong banyak, karena aku tidak ingin bekerja. Selain itu mobil aku juga disita oleh papi sayang." Ucap Robi sedih, karena tidak biasany papi nya rese seperti ini.


" Astaga, kenapa sayang sampai uang saku dan mobil kamu disita oleh papi kamu?" Tanya Sisca tidak sepenuhnya percaya dengan ucapannya Robi


" Tidak masalah sayang, memangnya sampai kapan kamu digiin oleh papi kamu?" Tanya Sisca penasaran, karena nasip belanja sepuasnya akan sirna, selama Robi uang sakunya dipotong.


" Entah lah sayang, semoga saja sih tidak terlalu lama aku diginiin oleh papi sayang, aku tidak sanggup punya uang saku sedikit sepeti ini." Lanjut Robi dengan lirih, mana cukup uang sakut sedikit ini dalam sehari.

__ADS_1


" Astaga, yah sudah kita ke sekolah sekarang sayang, jangan sedih yah sayang dengan uang saku sedikit ini." Lanjut Sisca berusaha santai, menerima kenyataan kalo Robi dikerjain oleh ayah nya, bagaimana tidak uang saku dipotong dan mobil pun disita oleh ayah nya dan diganti dengan motor sederhana


Robi merasa bahagia sekali karena Sisca mau menerima kenyataan sekarang, kalo dirinya tidak bisa membelanjakan Sisca seperti biasanya, Robi pelan pelan membawa motornya menuju sekolah. selama perjalanan menuju sekolah Sisca lebih memilih diam, bagaimana tidak diam kalo tahu Robi tidak bisa ngajak belanja seperti biasanya, membuat Sisca sedih dan bingung bagaimana Sisca bisa makan enak dan belanja barang barang yang diinginkan.


Dilain sisi, Radit yang mendapatkan kue dari pamannya yang datang ke rumahnya, membuat Radit membungkus kue yang dikasih ke orang tuanya, untuk Sisca karena Radit tahu Sisca sangat suka sekali kue nastar.


" Sisca pasti senang sekali, tidak sabar makan bersama Sisca makan berdua ah, sekali kali makan romantis tanpa ada orang ketiga, walaupun sahabat sendiri rasanya tidak enak sama sekali." Ucap Radit, Radit langsung masukin kue nastar kedalam kotak makan, yang ada didapur, Radit akan cari cara untuk bisa makan berdua bersama Sisca tanpa diketahui oleh Robi.


Radit mulai siap siap untuk berangkat ke sekolah, tidak lupa bawa kue yang sudah dimasukin kedalam tempat makan untuk Sisca

__ADS_1


__ADS_2