Kecil Kecil Playgrils

Kecil Kecil Playgrils
Mantan kapten kenapa sedih?


__ADS_3

Robi dan Radit mendapatkan pelajaran yang sama, olahraga basket bertanding antar kelas,


Radit mantan anak basket merasa sedih dan rindu dengan kegiatan eskul yang


sudah setahun dijalaninnya ditinggal begitu saja. Demi menghabiskan waktu


bersama Sisca


“ Mantan kapten basket, kenapa sedih seperti itu?”Tanya temennya  Radit yang satu  organisasi bersama Radit


“ Saya sedih saja bro, waktu itu memutuskan untuk keluar dari basket, dan sekarang saat


olahraga seperti ini jadi rindu saja bro, saat latihan setiap hari dan pertandingan antar kelas, bahkan pertandingan antar sekolah” Ucap Radit berusaha tegar, tidak ingin kelihatan lemah dan menyesal akan keputusannya di


masa lalu


“ Penyesalan memang dibelakang bro, yah sekarang yang kita bisa lakukan yah ikhlas dan


melupakan masa lalu dan jangan larut dalam kesedih bro.” Lanjut temennya Radit yang


mengerti kesedihan yang dirasakan Raidt, apa lagi harus melepaskan jabatan


kapten basket tentu tidak lah mudah diambil, karena jabatan tertinggi dalam


organisasi basket itu didapat dengan usaha lebih keras dibandingkan anggota


lainnya.

__ADS_1


Robi yang dari tadi mendengar obrolan Radit dan temennya ikut sedih, karena Radit


melepaskan eskul basket karena Sisca dan sekarang Sisca amnesia dan Radit  haru kehilangan pekerjaannya demi menjaga Sisca di rumah sakit.


“ Keputasan yang berat, apa lagi dulu Sisca memiliki dua pacar sekaligus harus bisa membagi


waktu, dulu Radit pasti merasakan waktu kebersamaan bareng Sisca kurang karena


harus dibagi bersama saya.” Batin Robi merasa tidak tega melihat Radit, yang


cintanya dihianati begitu saja oleh Sisca


Robi bergabung bersama temen temen sekelasnya yang lagi siap siap untuk ikut


olahraga basket, Robi tidak tega jika membahas olahraga basket ke Radit. Pasti Radit semakin sedih jika ditanya tentang basket.


Dilain sisi, Sisca membaca buku yang diberikan Robi untuk Sisca pelajari, Sisca mencoba


“ Saat Robi kesini, tinggal ditanya deh jawabannya bener atau salah.” Ucap Sisca yang mulai


focus mengerjakan LKS yang diberikan Robi kemarin.


Dilain sisi, Robi dan Radit merasa lega karena olahraga basket selesai juga, membuat Radit


dan Robi istirahat bersama setelah jam pelajaran selesai.


“ Sepi sekali yah, tidak ada Sisca di tengah tengah kita, saat makan seperti ini” Ucap

__ADS_1


Radit yang merasa kehilangan kebersamaan bareng Sisca, saat jam istirahat


seperti ini


“ Sama saya juga merasa kehilang Sisca, oh yah nanti siang kita makan di rumah sakit yah,


makan siang bersama Sisca, sambil belajar bareng” Ucap Robi yang sudah salin


pelaran tadi  untuk Sisca pelajari, supaya Sisca tidak usah mensalin lagi


“ Ide yang bagus, kita memang selalu belajar bareng kan, jadi rindu juga yah, jadi tidak


sabar menanti Sisca sembuh dan bisa kembali ke sekolah” Lanjut Radit, yang


merasakan hal yang sama, rindu belajar bersama Sisca setelah pulang sekolah


Robi mengacung kan jenpolnya, dan melanjutkan sarapannya, Robi merasa bingung mau


memperjuangan cinta nya atau mengalah demi Radit seutuhnya bahagia bersama


Sisca, yang selama ini Robi merasa sebagai penghalang kebahagiaan Radit bersama


Sisca.


Dilain sisi, Sisca merapihkan buku sekolahnya yang sudah selesai dibaca dan selesai


dikerjakannya, dimasukin kedalam box yang diberikan oleh Radit kemarin.

__ADS_1


“ Lama sekali mereka kesini, jadi tidak sabar ingin secepatnya belajar bersama Robi


dan Radit disini” Ucap Sisca cemberut saat melihat jam didinding masih menunjukan pukul Sembilan pagi.


__ADS_2