
Robi membantu ngecek barang barang masuk ke supermarket, Robi angkat kardus kardus yang berisi air dan mendorongnya.
" Astaga, lelahnya kerja di bagian gudang seperti ini, rasanya ingin cepat pulang dan istirahat didalam kamar." Ucap Robi merasa tidak kuat karena dari tadi harus angkat kardus, dorong barang untuk dibawa kebagian rak rak, dan harus mendata ulang sisa barang.
" Robi, biar saya saja yang susun barang barang ini, kamu kembali saja ke ruangan kamu." Ucap Radit tidak tega melihat Robi terlalu cape, walaupun menyusun barang barang masuk adalah tugasnya Robi membuat Radit tidak tega melihat sahabatnya terlalu cape.
" Terimakasih bro, ini kertas untuk mendatanya yah, saya bisa lanjut belajar didalam ruangan saya." Ucap Robi merasa lega, karena Radit mau membantunya.
Radit mulai menyusun barang barang yang tadi di bawa Robi, untuk disusun di rak sesuai nama yang sudah diberikan oleh karyawan sebelumnya
Dilain sisi, Sisca merasa bosan, karena di rumah saja setelah pulang sekolah, karena Radit dan Robi sama sama kerja ditempat yang sama.
__ADS_1
" Duh bosan sekali, Radit dan Robi sama sama pulang jam sembilan lagi, huh punya pacar orang kaya sekarang jadi begini." Protes Sisca kesal, karena orang tuanya Robi bener bener menurun kan uang sakunya Robi membuat Robi harus kerja seperti ini.
Dilain sisi, Robi merasa lega karena akhirnya pulang kerja juga, Robi ingin sekali ke rumahnya Sisca walaupun ketemu cuman sebentar. karena sudah merasa rindu sekali.
" Sebentar lagi selesai, tidak sabar ingin sekali ketemu dengan Sisca dia pasti merasa sendirian karena tidak ada yang ajak jalan." Ucap Robi, Robi merapihkan meja kerjanya sebelum pulang
Dilain sisi, Radit melihat jam di handphone nya dan siap siap untuk pulang, Radit merasa sedih karena selama kerja waktu bersama Sisca berkurang.
Radit melihat Robi yang jalan menuju meja kasir, langsung nyapa Robi sebelum sama sama pulang ke rumah
" Setelah ini kamu mau kemana?" Tanya Radit basa basi
__ADS_1
" Saya mau langsung pulang, badan rasanya sakit semua tahu." Protes Robi, Robi tidak ingin bilang jika setelah ini ke rumahnya Sisca
" Sama, badan terasa remuk sekali, besok mau saya bawakan jamu tidak? lumayan kan bikin terasa lebih enteng walaupun kita sama sama lelah?" Tanya Radit, Radit yang tahu Robi tidak suka jamu tapi berusaha menawarkan Robi, sebagai temen berusaha berbagai obat kesehatan.
" Boleh deh, saya baru pertama kalinya minum jamu, tapi memang enak ke badan tidak terlalu sakit." Lanjut Robi, Robi merasa senang karena orang tuanya Radit bisa bikin kamu.
" Yah sudah saya pulang duluan yah, mau istirahat soalnya." Lanjut Radit, Radit ingin sekali bisa ketemu dengan Sisca walaupun sebentar.
Radit dan Robi sama sama naik motor, untuk ke rumahnya Sisca, diam diam Radit dan Robi kasih tahu Sisca kalo mau main ke rumah walaupun cuman sebentar.
Dilain sisi, Sisca yang lagi siap siap mau tidur, baca chat dari Robi dan Radit, langsung kaget karena dalam waktu yang sama keduanya datang ke rumahnya Sisca.
__ADS_1
" Bisa bahaya ini, bilang saja deh, mau tidur supaya mereka tidak kesini bersamaan. repot deh kalo kerja ditempat yang sama seperti ini." Ucap Sisca, Sisca berusaha santai dan langsung membalas chat dari Robi dan Radit. supaya kedua pacarnya tidak datang ke rumah, walaupun rindu tapi Sisca tidak mau diputusin dalam waktu bersamaan jika ketahuan selingkuh.