
Robi langsung gabung bersama Sisca sedangkan Radit kembali kerja, karena ada pembeli yang minta bantuan Radit, membuat Robi cerita keinginan Papi nya untuk Robi bisa kerja di supermaket juga seperti radit.
" Apa bakal kerja di supermarket ini juga? kenapa sayang kamu disuruh kerja oleh papi kamu?" Tanya Sisca tidak habis fikir dengan keinginan papi nya Robi yang anaknya disurh kerja sederhana seperti ini
" Kata papi supaya aku bisa tahu bagaimana susahnya cari uang, bagaimana menurut kamu sayang? apa aku harus terima permintaan papi aku?" Tanya Robi penasaran dan bingung
" Kalo kamu kerja sayang, waktu jalan jalan kita berkurang sayang, dan waktu istirahat kamu juga jauh lebih sedikit sayang, aku tidak tega melihat kamu kecapean karena kerja disini,, nanti saja sayang kamu keranya, saat kuliah pun kita bakal merasakan kerja sambil kuliah, jangan kerja sambil sekolah yah sayang" Lanjut Sisca, Sisca tidak setuju jika Robi kerja juga apa lagi kerja bersama Radit, waktu jalan jalan semakin berkurang membuat Sisca semakin jarang menikmati makanan mewah selama Robi kerja.
Dilain sisi, Radit melihat Sisca ngobrol santai bersama Robi merasa cemburu sekali, Radit yang sudah santai langsung jalan menghampiri Sisca dan ikut ngobrol bersama Robi dan Sisca
__ADS_1
" Kamu bawa apa ini didalam kantong plastik?" Tanya Robi penasaran, dan tidak sengaja melihat bawaan Radit
" Jamu supaya tidak mudah masuk angin, soalnya kan saya bekerja didalam ruangan ber Ac, supaya tidak mudah sakit" Ucap Radit, Radit langsung minum jamu yang dikasih ibu nya tadi pagi.
" Apa selama kamu kerja ibu kamu buatkan jamu ini?" Tanya Sisca penasaran, sekaligus sengaja supaya Robi malas bekerja sampai malam.
" Iyah Sisca setiap hari, lumayan ibu saya bisa bikin jamu seperti ini, jadi membantu saya juga sih. kalian apa mau jamu seperti ini juga?" Tanya Radit yang langsung menawarkan jamu buatan ibu nya.
Sisca melihat jam di hanphonenya, langsung minta pulang baeng Robi, bilang kalo sudah malam tidak baik pulang terlalu lama, padahal Sisca sudah merasa bosan ngobrol lama lama didalam supermaket, tanpa melakukan belanja sama sekali.
__ADS_1
" Kalian hati hati dijalan yah, sampai ketemu besok di sekolah." Ucap Radit mengantar Sisca dan Robi sampai depan supermaket.
" Iyah Radit, terimakasih yah sudah ajak kita belajar bareng disini." Ucap Sisca merasa senang sekaligus bingung saat ingat keinginan Radit yang ingin semua orang tahu kalo mereka sudah jadian dan punya hubungan spesial
Robi kasih helm ke Sisca dengan sabar nunggu Sisca naik motor, perlahan Robi meninggalkan supermaket, motornya Robi melaju dengan kecepatan sedang, supaya Sisca merasa nyaman dan aman selama di jalan berdua. Robi ngajak Sisca makan eskrim sebelum pulang ke rumah, sambil ngobrol beruda.
" Sayang, aku kefikiran dengan ucapan manajer supermaket tadi?" Tanya Robi yang berusaha jujur, Robi rasa sudah waktunya orang orang tahu kalo Robi dan Sisca ada hubungan
" Mengumumkan hubungan kita didepan temen temen kita?" Tanya Sisca kaget, sekaligus bahagia dengan keinginan Robi barusan
__ADS_1
" Iyah sayang, aku sudah sabar dengan merahasiakan hubungan kita selama setahun ini, aku sudah tidak bisa sabar lagi sayang, mau kan membuka hubungan kita?" Tanya Robi penuh harapan
Sisca bener bener pusing hari ini Radit dan Robi sama sama ingin hubungannya diketahui oleh temen temen sekolahnya. Sisca semakin bingung bagaimana caranya memutus kan hubungannya bersama Radit