Kecil Kecil Playgrils

Kecil Kecil Playgrils
Beli motor


__ADS_3

Sisca merajuk ke orang tuanya, minta dibelikan Motor untuk jalan jalan, karena sadar waktu Robi tidak sepenuhnya bersama Sisca.


" Bapak belum punya uang nak, sabar saja yah Sisca, kamu kan bisa naik angkot dan ojek pangkalan nak. maafkan bapak" Ucap bapak nya Sisca sedih karena selalu tidak bisa memenuhi keinginan anaknya.


" Selalu seperti ini deh, Sisca cuman minta motor saja pak, tidak minta barang mewah kok." Bentak Sisca dengan kesal


" Astagfirullah, jangan seperti ini nak, kami memang tidak punya uang sebanyak itu. buat makan saja sudah bersyukur nak." Ucap ibu nya Sisca dengan sedih karena anaknya sedih karena tidak bisa dibelikan motor


Sisca langsung masuk kedalam kamarnya, sungguh sedih karena Sisca saja di sekolah yang tidak punya motor sama sekali.


Dilain sisi, Robi yang rindu dengan Sisca langsung menghubungi Sisca melalu vidiio call, saat saluran telepon Rudi merasa kasihan melihat Sisca nagis karena tidak dibelikan motor.


" Sabar ya sayang, aku akan coba bilang papi untuk ijin kan aku membelikan kamu motor yah." Ucap Robi diseberang telefon, merasa tidak tega melihat perempuan yang dicintainya nangis karena motor


" Terimakasih sayang, aku bahagia karena kamu ingin bantuin aku beli motor." Ucap Sisca dengan isakan tangisnya

__ADS_1


" Sudah jangan nangis lagi yah sayang, aku usahakan memberikan kamu motor baru untuk kamu berpergian." Lanjut Robi berusaha menenangkan Sisca


Robi pamit mematikan teleponnya karena ingin bilang ke papi nya supaya mau membelikan Sisca motor.


Dilain sisi, Radit yang merasa bosan, mencoba telefon Sisca karena seharian Robi tidak ketemu Sisca karena lagi tidak enak badan.


" Sayang, kenapa mata kamu bengkak? apa habis nangis?" Tanya Radit kwartir melihat Sisca nangis


" Aku nangis karena orang tua aku tidak mampu membelikan aku motor sayang, padahal buat aku bepergian lebih enak kan. ini mereka tidak bisa beli, makannya aku nangis sayang." Ucap Sisca diseberang telefon, Sisca tidak sepenuhnya sedih karena sudah ada Robi yang mau mengusahakan supaya Sisca bisa beli motor baru


" Karena motor yah sayang, apa aku harus kerja setelah pulang sekolah supaya bisa nabung supaya bisa belikan kamu motor?' Tanya Radit merasa tidak tega melihat Sisca sedih karena mengingin kan motor.


' Tidak usah sayang, aku tidak ingin merepotkan kamu, sudah kamu fokus belajar saja, sampai kita lulus baru kamu cari kerja yah." Lanjut Sisca, mana mau Sisca nunggu motor setahun lagi sampai lulus SMU, keburu Robi yang membelikan motor baru


" Maafkan aku sayang yang tidak bisa memenuhi keinginan kamu." Lanjut Radit sedih, karena ekonomi orang tua nya tidak bisa membuat Radit memanjakan pacar sendiri

__ADS_1


Dilain sisi, Robi memaksa papi nya untuk membelikan. Sisca motor, Robi tidak ingin Sisca naik angkot untuk bepergian.


" Jangan terlalu berlebihan memanjakan pacar kamu Robi, kalian masih sekolah, masa kamu sudah membelikan Sisca motor begitu saja." Bentak papi nya Robi tidak habis pikir dengan anaknya.


" Tapi papi, kasihan kan kalo Sisca naik angkot terus menerus, mending punya motor sendiri, bapaknya Sisca pekerjaan nya gajinya tidak


banyak, makannya tidak mampu membelikan Sisca kendaraan sendiri." Ucap Robi berusaha membujuk papi nya


" Memangnya pekerjaannya aapa?" Tanya papi nya Robi penasaran


" Pemulung papi, Robi kasihan melihat Sisca nangis seperti tadi papi. belikan yah motor." Lanjut Robi memohon supaya bapak nya mau membelikan Sisca motor baru


" Oh begitu yah, papi akan tawarkan pekerjaannya untuk bapak nya Sisca, kalo mau gajinya bisa dipotong dari gajinya." Lanjut Papi nya Robi, tidak ingin membelikan motor begitu saja.


" Yah jangan dong papi, nanti Sisca dimarahin oleh orang tuanya, Robi tidak tega papi. hayo lah belikan motor, Robi rela deh jatahh jajan Robi dipotong demi Sisca bisa punya motor sendiri" Lanjut Robi rela berkorban demi Sisca, Robi bener bener berjuang mewujudkan keinginan sisca

__ADS_1


' Baik lah, ajak Sisca ke showroom motor, berapapun harga motornya, kita hitung hitungan untuk papi memotong uang saku kamu sebulannya yah. anggap saja ini semua demi kamu tidak seenaknya memberikan apapun untuk orang lain, ingat nak, kita boleh baik dengan siapapun tapi harus ingat batasan yang kita berikan apa lagi kamu masih sekolah, jadi harus belajar tanggung jawab." Tegas papi nya Robi, akhirnya setuju membelikan Sisca motor dengan syarat memotong uang sakunya Robi


" Tidak masalah papi, yang terpenting Robi bisa bantu Sisca papi. terimakasih papi." Lanjut Robi dengan bahagia, akhirnya papi nya luluh juga dengan bujukannya, walaupun sedikit pengorbanan bagi Robi tidak masalah yang penting Sisca tidak sedih lagi.


__ADS_2