Kecil Kecil Playgrils

Kecil Kecil Playgrils
Sepertinya saya berhenti kerja


__ADS_3

Robi merasa lega akhirnya bel sekolah berbunyi juga, membuat


Robi siap siap untuk pulang sekolah dan bisa jenguk Sisca di rumah sakit.


“ Rasanya bener bener bosan didalam kelas, tidak ada Sisca


ingin secepatnya ke rumah sakit deh” Ucap Robi, langsung mengendarai mobilnya,


dengan kecepatan sedang menuju rumah sakit, Robi minta ijin ke manajernya untuk


hari ini tidak masuk kerja karena ingin menunggu Sisca di rumah sakit.


Robi melihat buah buahan dipinggir jalan membuat Robi


meminggirkan mobilnya,untuk membelikan beberapa buah untuk Sisca dan orang


tuanya yang pastinya lagi nungguin Sisca.


“ Permisi, saya ingin membeli buah jeruk sekilo dan buah mangga


sekilo juga.” Ucap Robi langsung mengeluarkan uang selembaran warna merah satu


lembar.


“ Baik de, tunggu sebentar” Ucap  penjual buah langsung masukin buah buahan


kedalam plastic, membuat Robi dengan sabar menunggunya sampai selesai.


“ Terimakasih pak, ini uangnya.” Lanjut Robi, langsung ambil


plasti berisi buah Jeruk dan buah Mangga, membuat Robi masuk kembali ke dalam


mobil.


Robi melanjukan kembali mobilnya menuju rumah sakit, Robi

__ADS_1


ganti baju sebelum sampai di rumah sakit, karena merasa gerah pakai seragam


sekolah dari pagi.


Dilain sisi, Radit memperhatikan suster menggantikan


infusnya Sisca, Radit langsung duduk lagi disampingnya Sisca, sambil makan


siang, Radit sengaja minta ibu nya Sisca untuk hari ini banyak istirahat di


rumah.


“ Selamat makan siang sayang, aku beli nasi padang, favorit


kamu loh sayang, aku rindu sekali melihat kamu dengan manja minta disuapin aku


sayang” Ucap Radit sambil menikmati makanan yang sudah dibelinya.


Radit makan sambil melihat Sisca yang masih betah tidur


kamar rawat nya Sisca dibuka, membuka Radit melihat Robi yang datang membuat


Radit membuang wajahnya sebelum melihat Robi jalan kearahnya.


“ Kamu tidak sekolah Radit? Jam segini sudah di rumah sakit?”


Tanya Robi penasaran, merasa aneh, dan iri. Melihat bagaimana pedulinya Radit


ke Sisca.


“ Iyah Robi, saya memang ijin hari ini, supaya emak nya


Sisca bisa istirahat di rumah, dari pagi sampai jam segini kan lumayan.” Ucap


Radit cuek, Radit langsung buang wajahnya, karena mau bagaimana pun Robi

__ADS_1


saingannya Radit untuk mendapatkan hati dan perhatiannya Sisca sampai sekarang.


“ Pantesan saja kamu sudah ada disini, yah sudah saya


rapihkan buah buahan ini di meja” Lanjut Robi, Robi berusaha tidak marah dan


kesel, karena Radit duluan yang ada di rumah sakit, rela tidak masuk sekolah


demi nungguin Sisca sampai siang.


“ Kamu masuk kerja?” Tanya Radit melihat Robi yang sibuk


merapihkan buah


“ Saya sudah ijin tadi, jadi saya bisa tungguin Sisca hari


ini di rumah sakit, sepertinya saya akan keluar dari tempat kerja, supaya bisa


nungguin Sisca supaya emak nya bisa isirahat di rumahnya sampai bapak nya


pulang kerja.” Lanjut Robi, Robi ingin sekali memberikan perhatian lebih untuk


Sisca selama koma.


“ Enak sekali berhenti kerja, apa sebaiknya berhenti kerja


juga dengan begitu punya banyak waktu bersama Sisca” Batin Radit yang ingin


berhenti kerja juga, walaupun Radit sadar jika berhenti kerja membuat Radit


kehilangan tambahan tabungannya, membuat Radit bener bener dilemma antara bertahan


kerja atau justru berhenti demi bisa menjaga Sisca selama sakit.


" Yah tidak bisa satu kerjaan lagi deh bersama kamu Robi, padahal seru punya temen seperti kamu ditempat kerja yang sama" Lanjut Radit yang merasa kehilangan jika Robi beneran berhenti kerja.

__ADS_1


" Ya sama sih Radit, tapi saya juga bingung sih mau berhenti kerja atau tidak." Lanjut  Robi masih bingung, tapi Robi masih ingin menjaga Sisca selama sakit seperti ini


__ADS_2