Kecil Kecil Playgrils

Kecil Kecil Playgrils
Kalian siapa


__ADS_3

Robi dan Radit belajar bersama sambil nungguin Sisca di rumah sakit, Robi melihat Sisca membuka matanya. membuat Robi langsung jalan menuju tempat tidurnya Sisca dan susul Radit disebelahnya.


" Alhamdulillah Sisca, kamu sudah sadar dari tidur panjang kamu." Ucap Robi bahagia karena akhirnya Sisca bisa bangun dari koma nya.


" Kamu mau apa Sisca?" Tanya Radit bahagia, walaupun Radit sedih tidak bisa memanggil Sisca dengan sebutan sayang, karena ada Robi.


" Kalian siapa? kenapa saya ada di rumah sakit?" Tanya Sisca menantap Robi dan Radit bergantian.


" Kamu lupa dengan kita?" Tanya Robi kaget, Robi langsung pencet tombol pemanggil dokter.


" Memangnya kalian siapa? dan kenapa saya ada disini?" Tanya Sisca yang sama sekali tidak ingat apapun

__ADS_1


Radit dan Robi saling tatap dan sedih mendengar ucapan Sisca barusan, dokter akhirnya datang dan masuk kedalam ruangannya Sisca untuk diperiksa kondisinya Sisca.


" Saya mau tanya, nama kamu siapa?" Tanya dokter setelah periksa Sisca.


" Saya tidak tahu nama saya dokter, saya tidak tahu kenapa saya bisa ada disini. karena mereka tidak bilang apa apa sebelum dokter kesini." Ucap Sisca terus terang, tidak ingat apapun yang Sisca sekarang rasakan rasa pusing saja.


" Baik lah, sekarang kamu makan saja dulu, jangan banyak bicara soalnya kamu masih lemah kondisinya." Lanjut dokter sengaja, tidak langsung kasih tahu kondisinya Sisca.


" Tidak masalah kok, saya bisa makan sendiri." Lanjut Sisca dengan cuek


" Ini makanannya dan minum nya, kita pergi sebentar saja kok Sisca, setelah beli makan kita langsung kesini." Ucap Radit langsung kasih makanannya untuk Sisca.

__ADS_1


Robi dan Radit ikut dokter keluar dari kamar perawatannya Sisca, membuat dokter kasih tahu sebenarnya kondisi nya Sisca yang mengalami amnesia.


" Apa bahaya dokter? terus sampai kapan Sisca amnesia nya dokter?" Tanya Robi sedih karena selama sakit semua memori kenangan terindah bersama Sisca hilang begitu saja.


" Kalo terlalu dipaksa ingat masa lalunya, pasien akan mengalami sakit kepala terus menerus, jika dipaksa untuk ingat, membuat pasien bisa koma bahkan meninggal dunia." Ucap Dokter dengan serius.


" Astaga, terus apa bisa disembuhkan dokter?" Tanya Radit merasa tidak tega mendengar penjelasan dokter, walaupun Sisca membuatnya kecewa tapi Radit tidak tega mendengar penjelasan dokter


" Tentu bisa, harus di operasi, kalo pun tidak di operasi pasien dibiarkan seperti sekarang juga tidak masalah, dan obat yang kita berikan untuk menghilang kan rasa sakit saja." Lanjut dokter, dokter merasa tidak tega mendenger ada pasien yang sakit seperti ini.


" Baik lah dokter, nanti kita akan kasih tahu orang tuanya, sepertinya nanti malam kesini dokter, biar mereka yang menentukan bagaimana baiknya untuk kondisinya Sisca saat ini." Lanjut Robi, rasanya ingin sekali membiayai pengobatan Sisca, tapi Robi sadar karena masih sekolah dan tidak memiliki uang yang cukup untuk biaya pengobatannya Sisca.

__ADS_1


" Baik lah saya akan ke ruangan saya, jika butuh apapun panggil saja." Lanjut Dokter yang langsung meninggalkan Robi dan Radit. yang sama sama mengingin kan bisa bantuin biaya pengobatannya Sisca tapi tidak bisa karena terhalang biaya pengobatan


__ADS_2