Kehidupan Dewi

Kehidupan Dewi
15. Bertiga


__ADS_3

Pukul lima lewat tiga puluh, ini pertama kali nya Dewi terbangun melewati sholat subuh, di karena kan lelah nya perjalanan pulang dan kurang nya tidur di saat tengah malam, membuat nya terlelap begitu pulas.


Ia memulai pekerjaan rumah nya dengan memasak, membersih kan rumah, mencuci pakaian, dan di lanjut menyiap kan air hangat yang akan di guna kan untuk memandi kan putri nya.


Debi adalah nama yang di beri kan oleh Dewi dan suami nya.


Setelah Dewi selesai dengan pekerjaan nya, ia pun membangun kan suami nya untuk bersiap dan sarapan sebelum bekerja, Bima yang kini tidak menjadi guru honor lagi, memutus kan untuk terus tetap menjadi ojol, ia tidak keberatan dengan pekerjaan nya, meski di pandang rendah oleh kebanyakan orang, namun pendapatan ojol lebih baik, dan dapat mencukupi kebutuhan keluarga nya.

__ADS_1


Kehidupan rumah tangga mereka sangat harmonis, meski dapat di bilang mereka adalah pasangan muda , namun tugas mereka sebagai suami, istri dan sebagai orang tua, dapat mereka laksana kan dengan baik,


di dunia ini hanya sedikit pasangan muda yang akan bertahan harmonis dan bergantung pada diri sendiri, mereka adalah salah satu nya, bersama-sama saling mendukung untuk membangun keluarga kecil mereka sendiri.


Kebahagian dan keharmonis yang mereka cipta kan membuat semua orang yang memandang ikut merasa kan kebahagian pasangan itu, istri yang cantik suami yang tampan anak yang lucu,


namun ada pula yang iri dengan kebahagian keluarga kecil ini,

__ADS_1


tetangga yang baru pindah di seberang rumah mereka selalu saja menatap sinis pada kelurga kecil itu,


wanita yang memiliki nama Indah ini selalu merasa bahwa Bima dan Dewi adalah orang yang suka pamer kemesraan agar membuat orang iri.


Indah yang baru satu bulan menikah, dengan seorang pria yang telah beristri, membuat ia terlalu sering sendiri, suami nya yang selalu pulang kekediamam istri pertama nya hampir setiap hari jarang pulang ke rumah nya, hal ini yang membuat nya membenci kebahagian pasangan lain, ia selali melakukan cara apa pun untuk membuat keributan, Dewi yang merupa kan tipe orang yang tidak ingin mencari masalah, hanya bisa diam melihat tingkah laku tetangga baru nya,


Setelah suami nya pergi untuk bekerja, Dewi pun berbalik dan hendak masuk ke dalam rumah nya, di saat yang bersamaan Indah datang menghampiri Dewi dan berkata, ' Tolong jangan suka bermesraan di depan rumah, banyak anak kecil yang lewat, jadi contoh yang baik donk, oh itu tangan asli cuma satu doank(Sambil tertawa).

__ADS_1


Mendengar perkataan Indah, Dewi pun bergegas masuk, ia tidak ingin terpancing emosi nya oleh Indah, ia pun terdiam beberapa waktu di balik pintu rumah nya, dan perlahan-lahan air mata Dewi pun menetes, ia merasa di hina karena memiliki tangan yang cacat, tidak lama dari itu, ia pun mendengar suara tangisan anak nya, ia pun tersadar dan berhenti untuk melamun , ia bergegas menuju ke kamar nya, dan menggendong putri nya sambil memberi putri nya susu ia pun bernyanyi dan mengelus lembut buah hati nya itu, tidak butuh lama putri kecil nya tertidur kembali, ia meletak kan nya di keranjang bayi yang berada di luar kamar nya, agar ia terus dapat memantau keadaan bayi nya, sambil mengerjakan tugas rumah.


__ADS_2