Kehidupan Dewi

Kehidupan Dewi
21. Manager


__ADS_3

' Pagi hari '


Setelah memyetujui permintaan ibu kemarin.


Hari ini adalah hari pertama Bima bekerja menjadi manager,


ia mulai mengamatu suasana di dalam butik,


sebelum membuka toko,


ia memperkenal kan diri nya di hadapan semua karyawan,


banyak wanita di toko itu mengagumi Bima,


karena rupa nya yang tampan,


dan posisi nya yang lumayan,


membuat sebagian dari karyawan nya,


berniat untuk mengejar nya.


Di hari pertama nya menjadi manager, banyak sekali karyawan nya yang mulai mencari perhatian nya,


karena hal ini ia memutus kan untuk mengganti setengah dari karyawan nya,


ia tidak ingin jika suatu saat ada karyawan yang akan menggoda pengunjung karena tampan,


dia berfikir, hal tersebut akan mencoreng nama toko.


Setelah memecat sebagian karyawan yang suka menggoda, ia pun berkata kepada karyawan tersebut,


' Saya gx butuh karyawan, yang gx pernah menghargai diri sendiri, dan satu hal lagi saya sudah memiliki istri, dan istri saya adalah anak dari pemilik butik ini, karena itu yang saya panggil sekarang, silah kan pergi dan jangan datang lagi '.


Bima mulai membuka lowongan pekerjaan untuk mencari karyawan baru,


dengan syarat karyawan nya tersebut harus mengguna kan hijab, sopan dan ramah.


Keesok kan hari nya, banyak yang datang melamar pekerjaan, sebagai manager Bima mulai menyeleksi semua yang datang mendaftar secara langsung,


meski banyak yang mendaftar dengan mengguna kan hijab, namun karena masih menunjuk kan lekuk tubuh nya,


maka akan segera langsung di tolak tanpa interviu,


Bima tidak ingin mencari karyawan yang hanya ingin menampil kan wajah dan lekuk tubuh.


Banyak yang di suruh pulang oleh nya,


ia menteleksi pemilihan karyawan dengan ketat,


hanya beberapa orang saja yang baru saja ia interviu,

__ADS_1


ia bermaksud membuka lowongan kerja ini, hingga satu minggu ke depan,


karena banyak nya posisi karyawan yang kosong.


Di hari kedua banyak wanita yang bercadar ingun mendaftar untuk di interviu,


karena melihat penampilan pendaftar di hari kedua, Bima langsunv meng interviu semua nya dengan per tanyaan dasar,


dan pengetahuan menghitung.


Hanya sedikit yang memiliki pengetahuan menghitung, karena sebagian banyak yang tidak bersekolah,


setelah memilih yang memiliki pendidikan, Bima mulai menempat kan posisi


masing-masing karyawan baru,


karena semua posisi telah terisi,


Bima pun menutup lowongan kerja, yang ia buka kemarin.


Sebelum memulai pekerjaan besok, Bima menjelas kan kepada seluruh karyawan baru,


tentang peraturan tokoh,


dan ia juga berkata ,


' Butik ini adalah milik orang tua istri saya, karena itu saya tidak ingin memiliki karyawan yang tidak bisa menghargai diri sendiri, jika ada di antara kalian yang berniat mendekati saya, sebab itu mendaftar di butik ini,


saya lebih memilih untuk memecat langsung dari pada memberi kan kesempatan kedua '.


Banyak karyawan yang segan dengan sikap tegas Bima, dan karena itu tidak ada yang berani untuk mendekati nya.


Setelah memberi tahu seluruh karyawan baru tentang sistem kerja nya, Bima pun segera bergegas pulang,


untuk istirahat makan siang,


sesampai di rumah, ia di kejut kan dengan sebuah mobil baru yang terparkir di halaman rumah nya,


ia bergegaa mencari istri nya untuk bertanya.


Bima :" Mobil siapa itu, adek gak mungkin beli mobil baru kan???.


Dewi :" Punya kamu itu, kata dealer nya ayah yang kasih.


Bima :" Kok adek gx nolak sih, kan gx enak jadi nya dek.


Dewi :" Uda adek tolak mas, tapi ayah bilang itu hadiah untuk jadi manager baru, dan ayah juga bilang, kalau di tolak, berartu gx menghargai ayah.


Setelah itu Bima meminta Dewi untuk memgucap kan terima kasih kepada ayah nya dan berkata ia akan menerima hadiah ini, namun hanya untuk yang terakhir kali ini,


Dewi mulai menyiap kan makan siang,

__ADS_1


sambil bertanya bagaimana hari ketiga menjadi manager,


Bima memberitahu Dewi tentang kejadian dari hari pertama hingga hari ketiga ia bekerja,


ia juga memberi tahu Dewi, tentang banyak nya karyawan yang ia berhenti kan, dan di ganti kan dengan yang baru.


Satu jam kemudian, waktu makan siang dan istirahat nya telah selesai,


ia bergegas untuk kembali ke toko


Dewi meminta Bima untuk mencoba mengguna kan mobil baru nya,


untuk sebagai pemanasan mesin.


Disaat Bima mulai akan pergi bekerja, di waktu yang bersamaan suami Indah datang menghampiri rumah Dewi,


Bima yang bergegas keluar dari mobil, langsung bertanya ke pada Hendra ( Suami Indah ).


Bima :" Ada apa ya pak,??


Hendra :" Saya cuma mau kasi ceke ini aja, untuk istri pam Bima.


Bima :" Oh maaf merepot kan pak, tapi istri saya tidak suka makan cake.


Hendra :" Oh.. gutu ya, kalau gitu saya permisi pak Bima ( Sambil menatap Dewi ).


Bima bergegas meminta Dewi untuk segera masuk ke rumah dan mengunci rapat semua pintu dan jendela, Bima berkata , ' Jangan bukain pintu untuk siapa pun, tunggu mas pulang kerja ya, adek jaga diri sama Debi ya, mas bakal pulang cepet kok '.


Dewi mengikuti semua perintah Bima,


setelah mengunci semua pintu dan jendela, ia bergegas menuju kamar, menemani Debi bermain,


Bima pun segera pergi untuk bekerja,


selama perjalanan ia bergikir untuk menyiap kan satu pos penjaga di depan rumah nya,


karena hawatir akan keadaan anak dan istri nya, jika saat ia sedang bekerja dab tidak berada di rumah hingga malam hari.


Setelah memikir kan nya, Bima langsung menghubungi teman nya itu, yang tidak lain adalah guru karate nya dulu.


ia ingin meminta salah satu murid dari guru nya dulu, yang ingin bersedia bekerja menjadi penjaga rumah nya,


Bima berkata akan memberi kan bayaran pada penjaga rumah nya, dengan standar gaji karyawan di toko butik.


mendengar perkataan itu, teman nya bersedia menjadi penjaga rumah nya,


karena usia mereka yang hampir sama, membuat Bima dan guru nya menjadi teman yang akrab.


Bima pun segera menyetujui


Aldo ( Teman/Guru nya ), yang akan bekerja menjadi penjaga rumah nya,

__ADS_1


karena memang sudah terlalu lama saling mengenal, membuat Bima tidak perlu lagi untuk berfikir dua kali sebelum menerima nya.


__ADS_2