
Dewi mulai mengerja kan apa pun yang ia lihat, meski sudah ia lakukan disaat pertama kali bangun, namun ia mengerja kan nya lagi, ia merasa jika berdiam diri akan membuat nya teringat kembali dengan kata-kata tetangga nya.
Tidak lama kemudian, Dewi mendengar seseorang yang sedang mengetuk pintu rumah nya, ia pun bergegas ke depan dan membuka pintu,
Bu Rt yang datang membawa undangan arisan komplek, meminta bantuan Dewi untuk memberi kan undangan yang ia bawa ke tetangga baru di depan rumah nya, bu rt mengata kan,
' Saya tadi sudah ke rumah nya, tapi gx ad yang keluar, mungkin orang nya lagi pergi, saya titip ke nak Dewi saja ya '.
Dewi yang di saat itu ingin menolak permintaan bu Rt namun enggan untuk berbicara langsung di depan, akhir nya Dewi pun menyetujui permintaan bu Rt.
__ADS_1
Setelah bu Rt pulang, Dewi bergegas masuk kembali, ia tidak ingin bertemu dengan tetangga nya, ia pun memutus kan untuk menunggu suami nya dan meminta suami nya yang datang ke rumah tetangga nya untuk mengantar kan undangan.
Pekerjaan rumah yang di kerja kan nya telah selesai, ia pergi membersih kan diri nya sebelum mendekat menghampiri anak nya untuk memberi kan Asi nya,
semua telah selesai anak nya pun tertidur pulas kembali, ia memutus kan untuk menjemur pakaian yang ia cucu tadi, di saat menjemur pakaian ia tidak menghirau kan sekitar nya, karena itu seketika ia menjadi terkejut di saat ad pria yang lewat di samping rumah nya menatap diri nya, karena hal tersebut ia menyudahi menjemur nya dan bergegas masuk, dari dalam rumah ia mengintip di jendela dan melihat pria tersebut masuk ke rumah tetangga nya yang baru,
ia pun ber fikir, ' Suami Istri sama-sama nyebelin dan aneh '.
Tiga puluh menit kemudian, setelah selesai makan siang dan beristirahat, suami nya bergegas bekerja kembali, di saat sumi nya pergi Dewi mulai merasa ada sesuatu yang iya lupa kan, tidak lama dari itu ia melihat sebuah undangan di atas meja, ia pun menyadari bahwa ia melupa kan untuk memberi tahu suami nya, agar memgantar kan undangan ke tetangga baru itu,
__ADS_1
karena suami nya akan pulang larut, ia pun berfikir lama dan memutus kan untuk mengantar kan undangan itu sendiri.
Ia mengetuk pintu tetangga nya dan mengucap kan salam, tak lama ada seseorang pria yang keluar, ia tahu bahwa orang itu pasti suami dari wanita yang mengucap kan kata buruk tadi pagi,
Suami Indah :" Ada apa ya mbak,??
Dewi :" Saya cuma mau nganterin undangan dari buk RT, maaf ya pak, kalau uda mengganggu istirahat nya, saya permisi dulu.
Setelah itu ia bergegas untuk cepat pulang, ia merasa ada yang aneh dengan suami tetangga nya itu, karena dari awal Dewi datang dia terus menatap Dewi dengan tajam sambil tersenyum,
__ADS_1
ia memutus kan untuk tidak memberi tahu suami nya, bahwa ia bertemu kembali dengan tetangga di depan rumah nya,
karena suami nya sudah pernah berkata untuk tidak keluar agar tidak bertemu pasangan itu,