
' Pagi Hari '
Pukul 06.00, Rini akan pergi menjalan kan rencana nya, ia mulai berada di halaman rumah suami Indah,
untuk membuat lelaki itu keluar rumah,
ia pun membuat suara gaduh,
di depan pintu,
Karena suara tersebut amat berisik, lelaki tersebut pun keluar, dengan sikap tenang nya ia pun berkata.
Suami Indah :" Ada apa ya mbak kok mengeluar kan suara-suara bising, dan kenapa mbak ada di halaman rumah saya?
Rini :" Maaf ya mas, kalau saya tadi bikin suara ribut di sini, saya sebener nya lagi kesel, keliling-keling mau lamar kerja jadi pembantu, tapi gx ada yang mau terima, jadi saya berhenti disini sekalian istirahat.
Suami Indah :" Kerja sama saya aja, kebetulan saya emang lagi cari pembantu.
sebelum datang Rini telah mengecek informasi tentang lelaki itu, dan ia pun akhir nya mengetahui, jika suami Indah tidak mungkin menolak wanita cantik, setelah sukses di terima kerja,
lelaki itu pun memberi tahu Rini seauatu, ' Perintah apa pun yang saya beri kan, tidak boleh sampai di beri tahu kan ke pada orang lain '.
Lelaki itu meminta Rini untuk ikut dengan nya ke suatu ruangan, yang ada di balik lemari kamar nya,
ia meminta Rini untuk melengkapi semua kebutuhan Dewi,
dan tidak di izin kan keluar dari ruangan tersebut tanpa perintah.
__ADS_1
Rini yang sedari awal telah mempersiap kan diri, karena telah menduga hal tersebut akan terjadi,
tanpa di sadari suami Indah, Rini yang telah memasang kamera pengintai yang berbentuk kancing, telah sukses merekam jalan menuju ke tempat Dewi di sekap.
Aldo yang melihat rekaman tersebut, mulai menghubungi polisi, untuk secepat nya datang dan menangkap suami Indah itu,
ia juga memberi tahu Bima, agar bersikap seperti biasa nya, dan jangan membuat lelaki itu curiga, agar ia tidak kabur.
Lima belas menit kemudian,
Aldo beserta polisi, telah mengepung kediaman suami Indah itu,
mereka mulai mendobrak masuk,
di saat bersamaam, suami Indah yang baru saja selesai mandi, terkejut dengan banyak nya polisi di rumah nya.
( Wajah pucat dan panik).
Aldo :" Tangkap orang itu pak, saya uda punya bukti dia yang menculik istri teman saya.
Setelah melakukan perlawanan selama beberapa menit, akhir nya suami Indah itu dapat di beku kan,
sikap nya semakin panik dan ia menjadi sangat arogan,
ketika ia melihat Bima dan Aldo akan masuk ke ruangan sembunyi nya,
ia pun tertawa dab berkata, ' Percuma kamu dapat kan istri mu, dia mungkin gx akan bisa sadar kan diri, ( Terus tertawa ).
__ADS_1
Bima yang masuk ke ruangan tersembunyi itu, seketika terjatuh lemas dan tak berdaya,
melihat istri nya yang sedang terbaring mengena kan oksigen dan infus, serta lebam dan luka di wajah nya.
Bima menjadi sangat marah, berbalik dan berlari menuju suami Indah,
ia terus memukul wajah lelaki yang telah menganiyaya istri nya,
Aldo yang di saat bersamaan, segera membawa Dewi pergi ke rumah sakit tempat ia membawa Indah dulu.
Sebelum pergi Aldo meminta Rini untuk menenang kan Bima, dan setelah itu membawa nya ke rumah sakit, tempat Dewi di rawat.
' Rumah sakit '
Sesampai di rumah sakit, Dokter membawa Dewi ke ruang UGD,
beberapa belas menit kemudian, Dokter meminta persetujuan dari keluarga untuk melaku kan operasi,
karena dokter menemu kan ada nya gumpalan darah di kepala Dewi, dan karena Dewi juga pernah keracunan obat.
Setelah mendengar perkataan Dokter, Aldi segera memghubungi Bima, dan meminta untuk datang ke rumah sakit secepat mungkin,
di waktu yang bersamaan, Bima meminta Polisi untuk memberikan hukuman berlapis pada suami Indah, karena korban aniaya nya, lebih dari satu orang.
Sesampai di rumah sakit, Bima bergegas langsung ke ruang UGD, dan menanda tangani surat persetujuan operasi,
setelah itu, Bima mulai menghubungi Rini, dan meminta nya untuk membawa putri nya Debi datang ke rumah sakit.
__ADS_1