Kehidupan Menantu Hebat

Kehidupan Menantu Hebat
48. Keputusan Karina


__ADS_3


Bangsal VVIP no 102.


Rio mengerutkan keningnya, sepertinya dia baru saja mendengar lelucon yang sangat lucu. Dia dokter kulit yang cukup berpengetahuan di bidang segala jenis penyakit kulit.


Bekas luka milik Karina cukup dalam, dan tidak mungkin menghilang tanpa meninggalkan bekas sedikitpun. Setidaknya dengan teknologi medis saat ini, akan meninggalkan jejak samar dan butuh waktu lama untuk sepenuhnya menghilang.


Dia pikir, Fatir hanya pengejar Karina sama dengan dirinya. Sehingga membuat lelucon hanya untuk menarik perhatian Karina.


"Haha... Jangan membuat lelucon di sini..." Teriak Rio dengan keras.


Dia menatap Fatir kemudian menambahkan. "Ketahuilah tempatmu, Rumah sakit bukan tempat untuk penipuan..."


"Benar, aku sangat yakin jika kamu adalah penipu yang ingin mengambil manfaat dari pasien..." Perawat itu tersenyum cerah. Dia benar - benar puas ketika melihat Fatir tersudutkan.


Dengan dokter Rio yang mengusirnya secara langsung, tidak ada alasan bagi Fatir untuk tetap berada di sana.


"Mengapa kamu diam saja di sana?! Cepat pergi..." Kata Rio dengan kesal. Menurutnya, seperti Fatir tidak layak bersaing dengan dirinya.


Itu menurunkan level miliknya!


Fatir tidak marah sama sekali, menurutnya. Yang lebih membutuhkan adalah Karina dan bukan dirinya. Kesembuhan Karina tidak memiliki perbedaan apapun untuk Fatir.


Memang benar jika Fatir ingin melakukan kebaikan untuk mereka yang membutuhkan, namun masih banyak orang di luar sana yang lebih membutuhkan bantuan dirinya. Dari pada Karina yang hanya memiliki luka kecil di keningnya.


"Baiklah aku pergi..." Fatir berdiri, dia menatap Rio dan perawat tersebut dengan datar. "Jika kalian tidak dapat berkerja lagi di rumah sakit ini atau di manapun itu, kalian hanya bisa menyalahkan diri kalian sendiri..."


Sebenarnya Fatir terlalu malas menghitung skor dengan keduanya. Namun dia tidak seperti dulu, di mana harus menerima penindasan tanpa melakukan pembalasan.


Sekarang berbeda, hanya dengan sebuah panggilan telepon. Fatir bisa memecat dokter Rio dan perawat tersebut. Juga memasukannya kedalam daftar hitam dan membuat rumah sakit manapun tidak menerima keduanya.


Keduanya, benar - benar menyinggung seseorang yang tidak seharusnya mereka singgung.


Mendengar ancaman dari Fatir, keduanya tidak takut sama sekali. Melainkan semakin menertawakan lelucon yang keluar dari mulut Fatir.

__ADS_1


"Haha... Apakah kamu ingin membuatku berhenti dari pekerjaan yang aku miliki sekarang?..." Rio tertawa terbahak - bahak.


"Itu benar dok! Pria ini sangat keterlaluan. Anda adalah dokter kulit ternama dan tidak mungkin akan kehilangan pekerjaan..." Melihat kesempatan untuk menjilat, perawat itu langsung memuji dokter Rio dengan lantang.


"Haha... Tentu saja, ada banyak rumah sakit yang menginginkan keahlian medisku. Sedangkan kamu, tidak mungkin ada yang menginginkan penipu seperti kamu..." Kata Rio menambahkan dengan sangat yakin.


"Mari kita lihat, apakah kalian masih bisa tertawa! ataukah akan menangis dengan berlutut..." Fatir tersenyum dengan misterius.


Dia tidak ingin mengungkapkan identitasnya sebelum pemilik rumah sakit. Karena hal tersebut tidak akan mengubah apapun selain membuat keduanya semakin menertawakan dirinya.


Sekarang biarkan keduanya tertawa dengan puas, karena ada tangisan yang akan menunggu mereka.


Fatir melihat Wajah cantik Karina untuk yang terakhir kalinya, kemudian menggeleng dan berbalik dengan niatan akan pergi.


Karina masih kesulitan memahami tentang kepercayaan diri Fatir. Dia wanita yang berdiri di kalangan orang - orang yang cukup berpengaruh.


Tentunya Karina memiliki insting yang cukup tajam. Sejak kedatangan Fatir, pendapatnya cukup misterius. Juga memiliki ketenangan yang luar biasa. Di tambah tidak ada keraguan dalam setiap perkataannya.


Ini benar - benar mengejutkan.


Itu benar - benar kepercayaan diri yang di miliki orang seseorang yang berkemampuan dan akan menepati perkataannya.


"Tunggu!..."


Sebelum Fatir menghilang di kejauhan. Suara Karina membuat langkah kaki Fatir berhenti. Kali ini dia turun dari ranjang dan berjalan menghampiri Fatir.


Dia mengabaikan tatapan tercengang yang dimiliki dokter Rio dan perawat di belakangnya.


Ini adalah pertama kalinya Karina mendekati seorang pria secara langsung. Biasanya akan banyak pria yang mengejar dirinya, namun sekarang hanya kebalikannya.


"Apa!..." Tanya Fatir dengan datar.


Fatir tidak peduli dengan penampilan Karina yang sangat - sangat menawan. Menurutnya, jika Fatir benar - benar menginginkan wanita lebih cantik dari Karina, itu akan semudah membalikkan telapak tangan.


Karina sedikit tidak puas dengan tanggapan Fatir. Namun dia hanya bisa bersabar, menurutnya. Jika dia tidak meminta Fatir memperlakukan dirinya, bahkan jika Karina menawarkan dunia dan isinya sebagai imbalan, Fatir tidak akan membantunya.

__ADS_1


Yang Karina inginkan hanya kesembuhan dan tidak memiliki bekas luka di keningnya, dia tidak peduli dengan pengobatan Mistis yang belum lama ini Fatir katakan secara langsung.


Dari pada mempertimbangkan kondisi dokter Rio, tidak ada salahnya mempercayai Fatir.


"Kamu baru saja mengatakan, bahwa kamu memiliki cara untuk kondisiku, apakah kamu benar - benar yakin?!..." Tanya Karina dengan tulus.


Sebelum Fatir bisa menjawabnya, Dokter Rio memotongnya. "Nona Karina, tolong jangan percaya dengan omongan kosongnya. Pengobatan mistis hanya praktisi penipuan melalui hal gaib, itu sangat tidak logis dan sangat beresiko besar..."


"Itu benar, mempercayainya tidak akan membantu sama sekali..." Kata perawat dengan menambahkan.


"Hmph! Aku bertanya dengannya dan bukan terhadap kalian!..." Karina mendengus dingin.


Jika Fatir benar - benar penipu, Karina memiliki cara untuk mencegahnya. Sekarang keputusan ada di tangannya, jadi tidak ada salahnya jika Karina memilih Untuk mempercayai Fatir.


Keduanya langsung terdiam dengan berkeringat dingin. Bagaimanapun juga, Karina adalah wanita yang tidak mudah di singgung.


"Karena aku tidak bertanya kepada kalian, maka jangan berbicara lagi..." Karina memancarkan aura besar dan matanya menjadi sangat dingin.


Fatir yang ada di sana, mulai bertanya - tanya tentang siapa wanita yang berdiri di depannya.


"Jadi, pengobatan mistis seperti apa yang kamu katakan sebelumnya..." Tanya Karina dengan serius.


Fatir sedikit tersenyum dan memberikan penjelasan, "Seperti namanya itu menggunakan metode yang tidak biasa, orang lain yang tidak memahaminya akan berfikir sebagai penipuan..."


"Dapatkah pengobatan mistis yang kamu katakan benar - benar membantuku dalam menghilangkan bekas luka dikeningku?!..."Tanya Karina.


"Tentu saja..." Jawab Fatir dengan sangat yakin.


Sebenarnya, pengobatan yang Fatir katakan bukan hal mistis sepenuhnya. Itu adalah teknik regenerasi dengan menggunakan energi Qi.


Dengan warisan pertapa agung, Fatir memiliki jutaan metode untuk menghilangkan bekas luka, seperti yang di miliki Karina. Apa lagi jika masalah kulit yang ada di luar tubuh manusia.


Itu tidak membuat Fatir kesulitan sama sekali. Jika metode tersebut di terapkan sepenuhnya, maka luka yang dimiliki Karina akan menghilang dengan sendirinya.


Tidak hanya selesai dengan cepat, Metode tersebut akan membuat kulit menjadi lebih kencang dan membuat wanita menjadi lebih cantik.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2