Kekuatan yang dipendam

Kekuatan yang dipendam
Chapter 17 Ras dwarf


__ADS_3

Setelah mendapatkan senjata legendaris dan peliharaan aku melanjutkan perjalananku dengan terbang menaiki naga agar cepat ke permukaan lagi.


"haaah akhirnya aku bisa menghirup udara bebas lagi".. "ikki?".. "hah andri kenapa kamu bisa ada disini".. "syukurlah kamu masih hidup".. "ada keperluan apa lagi denganku?".. dengan nada tegas kemudian andri menunduk "mohon maaf sebesar-besarnya ikki aku tidak bermaksud menjadikanmu tumbal para iblis".. "berdirilah aku tidak marah kepadamu".. "terima kasih".. "mulai sekarang aku tidak peduli apa yang akan terjadi dengan ras demon".. "b..baiklah boleh aku ikut bersamamu sekarang?".. "hah bukannya kamu harus kembali ke kerajaanmu?".. "aku diusir dari kerajaan".. "haah baiklah".. "terima kasih banyak kawan".. "sekarang aku akan pergi ke ras dwarf sebaiknya persiapkan dirimu".. "baiklah eeeeh pedang itu".. andri terkejut dengan pedang yang kubawa. "oh ini pedang excalibur yang aku dapat dari dasar jurang tadi"..


"kenapa kamu bisa mendapatkannya bukannya ada naga yang sangat kuat disana".. "oh naga ini summon dragon".. muncul lah naga hitam


"eeeh k..kenapa bisa?".. "dia aku jadikan sebagai peliharaanku kenapa ada yang salah?".. "b..bukan apa-apa".. jawab dia dengan gagap


"andri apa kamu punya kain?".. "buat apa?".. "aku hanya ingin menutupi pedang ini takutnya pedang ini akan menjadi pusat perhatian".. "~bukan hanya itu ikki mungkin para petulangan akan memburumu demi mendapatkan pedang itu~ aah aku punya"... "terima kasih".. lalu aku menutupi pedang excalibur dengan kain yang diberikan andri


"ayo kita berangkat".. "ayo"..

__ADS_1


setelah itu kami berangkat menuju desa dwarf tapi, dalam perjalanan kami menemukan wanita yang sedang menangis "h..hoi kamu tidak apa-apa?".. "a..ayahku sedang diserang pasukan iblis a.aku disuruh lari dan ingin meminta bantuan tetapi tidak ada orang yang mau membantuku".. "dimana ayahmu sekarang?".. "tidak jauh dari sini".. "tunjukkan jalannya aku akan menyelamatkan ayahmu".. setelah itu kami berlari menuju ayahnya


"itu dia ayaahhh".. "kenapa kamu kesini lagi cepat lari".. terlihat ditangannya penuh luka


"andri tolong jaga dia sebentar".. "baiklah"..


aku ikut membantu ayahnya


"hahaha sepertinya anak muda ini mau menyerang kita".. "kita lihat bos aksi pahlawannya yang begitu bodoh berani menghadapi kita".. "dark slash".. pasukan iblis itu langsung terpental


"uhk kekuatan apa itu".. "heh baru jurus kecilku saja bisa membuat kalian terluka".. "bos sepertinya dia bukan orang sembarang ayo kita lari".. "cih semuanya serang dia".. "dasar bodoh".. dengan mudah aku mengalahkan pasukan iblis itu.

__ADS_1


lalu aku berjalan ke paman yang terluka tadi


"paman cepat obati luka mu itu".. sambil memberikan uang yang cukup untuk mengobati lukanya


"terima kasih anak muda bukan hanya menyelamatkanku tapi memberiku uang juga apa yang harus kami lakukan agar membalas kebaikanmu".. "~dia ras dwarf mungkin aku bisa dengan mudah menuju kesana~ antarkan aku desa dwarf".. "baiklah".. "terima kasih sudah menyelamatkanku kakak".. "~kakak haah sudah lama aku tidak mendengar panggilan itu lagi~ i..itu bukan apa-apa".. "perkenalkan namaku kartika".. "aku ikki".. "sekali lagi terima kasih sudah menyelamatkan kami".. "anu sudahlah mari kita berangkat ke desa dwarf".. "baiklah ngomong-ngomong kak".. "ada apa?".. "pedang yang tertutup kain itu kenapa tidak digunakan kak?".. "~sialan aku lupa tidak menjadikan pedang ini milikku~ aah pedang ini sedikit rusak jadi tidak kugunakan".. "oh begitu kak baiklah ayo kita berangkat"..


aku akan mengikat pedang ini dengan mantraku nanti supaya orang tidak curiga kepadaku..


setelah itu kami berangkat ke desa dwarf


tidak sia-sia aku menyelamatkan mereka jujur saja aku tidak tau arah kemana desa dwarf itu.

__ADS_1


__ADS_2