Kekuatan yang dipendam

Kekuatan yang dipendam
Chapter 50 kekhawatiran alice


__ADS_3


"Kak alice i.itu ka.kakak kan" kata miyuki


"Um" balas alice sambil mengangguk


"Ja.jadi selama ini zack itu kakak? Tapi kenapa kakak tidak bilang" kata miyuki


"Aku juga penasaran miyuki,lain kali aku akan menanyakannya" kata alice


Sementara orang yang berada dalam perlindungan naga hitam terkejut melihat kekuatan ikki.


"H.hebat sekali orang itu" kata salah satu pasukan kerajaan


"Ikki aku senang sekali kamu masih hidup" kata kepala sekolah


"Semuanya meskipun kita tidak bisa membantunya setidaknya kita harus menyemangatinya" kata ikbal


"Ah kamu semuanyaa 1..2..."


"Ikkiii kalahkan mereka! Kamu pasti bisa" kata semua orang yang ada didalam perlindungan naga hitam


Ikki yang mendengarnya tersenyum tipis


"Heh mereka itu,baiklah akan aku selesaikan sekarang juga"


"Biarkan kegelapan menyelimutiku~"


"Oi oi dia merapal mantranya" kata andri


"Berikan penderitaan yang terburuk untuk musuhku one hundred sword" tiba-tiba ribuan pedang turun dari atas bagaikan hujan namun ini lebih mengerikan lagi.


Ribuan pedang tersebut berhasil mengenai semua pasukan iblis yang tersisa.


"K.kita menang?" Kata salah satu pasukan kerajaan


"I.iya kita menaaang" kata semua orang yang ada disana


"ka.kakak!" miyuki kaget saat melihat ikki tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri


semua orang yang melihatnya langsung menghampiri ikki.

__ADS_1


"kepala sekolah ikki baik-baik saja kan?" kata alice


"ah dia hanya kelelahan saja" kata kepala sekolah


"mari kita laporkan kejadian ini ke baginda raja" kata pemimpin pasukan


"hum" pasukan lainnya hanya mengangguk dan meninggalkan sekolah


sementara yang lainnya sibuk mengobati orang yang terluka akibat pertempuran tadi.


20 menit kemudian...


"a.ah alice?"


"ah ikki sudah bangun ternyata"


"t.tunggu dulu alice berada diatasku ja.jangan-jangan"


"hm pahaku tidak enak ya?"


"t.tentu saja i.ini yang terbaik" dengan wajah memerah


"hihi terima kasih" alice tersenyum geli melihat ikki saat sedang malu


"em mungkin sekitar 20 menit" kata alice


"uwa maaf membuatmu lama"


"tenang saja" kata alice


"mereka baik-baik saja kan?"


"um mereka sudah mulai sembuh berkatmu ikki" kata alice


"syukurlah"


"ikki"


"hm ada apa?"


"kenapa kamu tidak menganggapku saat nama panggilanmu zack"

__ADS_1


"S.soal itu~"


"kenapa kamu bergandengan tangan dengan wanita lain"


"a.alice"


"jika kamu masih hidup kenapa tidak mengabari aku, a.aku takut hiks... a.aku sangat takut kehilanganmu"


"um maafkan aku"


"hiks... setiap hari aku terus memikirkanmu, aku berharap bahwa berita yang aku lihat itu bohong"


"aku tau"


"j.jadi setelah aku melihatmu tadi, aku sangat senang."


"aku juga"


"hiks.. jangan meninggalkanku lagi ikki"


"um mulai sekarang aku akan selalu berada disampingmu alice" sambil mengusap air mata yang ada dipipinya


"d.dasar bodoh" kata alice sambil cemberut


"e.eh?"


"kenapa kamu baru menembakku? kenapa di momen saat nyawa kita sedang terancam"


"s.soal itu m.maafkan aku"


"humph kalau begitu cara menembakmu mungkin aku akan memikirkan jawabannya lagi" kata alice


"eeeh b.bukannya tadi kamu bilang iya"


"itu dalam keadaan mendesak" kata alice


"e.eeh" aku syok mendengarnya


"hanya bercanda bodoh" kata alice sambil menjulurkan lidahnya


aku yang mendengarnya bingung harus senang atau kesal karena dia menjahiliku disaat seperti ini.

__ADS_1


"dari dulu aku sudah mencintaimu ikki"


namun kata terakhirnya lah yang membuatku senang sekali.


__ADS_2