
setelah melihatku dia tersenyum sinis dan mendatangiku. "oh jadi seperti ini yang mendekati tunanganku".. "ikbal jangan membawa masalah kesini" alice membelaku "oh tentu saja tidak tunanganku aku kesini hanya ingin melihatnya"... "ikbal jangan dekat-dekat pecundang itu nanti kamu akan ketularan".. kata hendra
"hoh pecundang ya itu nama panggilanmu".. sambil mengejekku
"iya itu benar".. jawabku "ikki tidak pecundang seperti kalian bayangkan".. alice terus membelaku.
"wah sepertinya pecundang itu sudah mencuci otak alice".. kata cahaya
"t..tidak dia bu~".. belum sempat alice bicara, aku memotongnya "sudahlah alice aku sudah terbiasa".. "ta..tapi"... "sudah-sudah mari kita belajar sekarang" pak yosi langsung bertindak
dan kami memulai pelajarannya..
" jadi murid-murid minggu depan kita akan mengadakan pertarungan antar kelas dimana yang menang akan mewakilkan sekolah kita menuju arena di kerajaan".. kata pak yosi
"akhirnya turnamen datang juga" seluruh murid bergembira..
setelah lama dari pembahasan pak yosi, bel pun berbunyi.
__ADS_1
"semuanya siapkan diri kalian untuk minggu depan".. kata pak yosi
"siap guru"...
pak yosi pun meninggalkan kelas dan murid-murid mulai meninggalkan kelas juga akan tetapi,ikbal bicara padaku.
"oi pecundang aku punya tantangan padamu".. semua murid pun tidak jadi pulang karena melihat ikbal menantangku.
"wiih ikbal akan menantang pecundang".. "kira-kira apa ya?".. semua murid dikelas itu pun penasaran
"hmm ada apa?".. "aku menantangmu duel di arena nanti, aku yang akan mengatur pertarungan kita bersiap-siaplah".. "a..apa kamu sudah gila ikbal!".. "tunanganku jangan ikut campur"..kata ikbal dengan raut muka serius "bagaimana pecundang aku punya taruhan yang menarik untukmu".. lanjut dia..
"ikki lebih baik jangan menurutinya dia adalah murid andalan di inggris terus menjadi juara 6x berturut-turut dalam pertandingan" alice khawatir kepadaku
"aku terima" jawabku menerima tantangan ikbal.
"heh ternyata orang yang menarik baiklah aku akan mengatur pertandingannya besok kalo gitu sampai jumpa" kata dia sambil meninggalkan kelas.
__ADS_1
"hahaha sudah bosan hidup ternyata".. kata hendra sambil mengikuti ikbal
"ikki apa yang kamu rencanakan" alice penasaran.
"tunggu minggu depan saja alice kalo gitu aku duluan".. sambil meninggalkan tugas.
setelah itu aku langsung pulang kerumah tanpa menunggu adikku
aku pun menyusun strategy.
"noro".. "iya kawan?".. "sepertinya lawan kita agak sulit sekarang".. "hmm pengguna katana ya, berarti dia orang langka"... "aah sepertinya begitu".. "jadi untuk minggu depan kamu akan menggunakanku?".. "heh jangan dulu noro aku gak mau membongkar identitasku semudah itu".. " seperti biasa kamu keras kepala sekali".. "itulah aku, mungkin dengan pedang kayu saja sudah cukup untuk mengalahkannya.".. "lalu kamu akan menyusun strategy apa?".. "aku akan berpura-pura kesakitan dan bangkit saat alice menyamangatiku".. "cih dasar orang licik".. "hahaha sepertinya ini akan menarik noro".. "terserah kamu saja, sepertinya kamu sudah terpikat sama gadis itu".. "aah mungkin gara-gara dia membelaku terus daritadi".. "cuma gara-gara itu saja?".. "bukan begitu noro, aku melihat dia membelaku bukan karena kesihan".. "aah terserah kamu saja kawan".. "hehehe aku akan tidur lebih awal sekarang semoga luka ini cepat sembuh".. setelah itu aku tertidur lelap.
1 minggu kemudian
..¤di arena sekolah¤..
"selamat datang para pejuang mari kita adakan pertarungan antar kelas ini semoga mental kalian sudah siap di acara ini".. kata caster itu
__ADS_1
"hahaha pecundang bersiaplah untuk mati!"..