
Setelah meninggalkan sekolah, aku pun langsung pulang kerumah. Tapi setelah sampai dipintu rumahku, aku melihat adikku sedang duduk sambil menangis.
"Kakaaaak"... sambil memelukku "e..eeh miyuki kamu kenapa?".. "hiks hiks.. aku kira kakak gak akan kembali lagi".. nangisnya semakin menjadi " anu dik,.. kakak baik-baik saja kok jadi berhentilah menangis dan kenapa adik bisa bicara kakak gak akan kembali lagi?"... "kakak pergi menyelamatkan murid populer itu sendirian kan aku tau itu kak".. ~glekk kenapa dia bisa tau "anu kenapa adik bisa tau?".. "aku melihatnya sendiri kak, kakak bersembunyi dibalik semak-semak melihat teman kakak bertarung dengan pasukan iblis. Ketika mereka kalah pasukan iblis itu membawa murid populer dan kakak pergi menemui kepala sekolah untuk membicarakan sesuatu lalu kakak pergi ke kerajaan iblis sendirian kan".. "ahaha ketauan ya".. aku hanya bisa bicara dengan gugup sekarang
"Meskipun kakak sebenarnya kuat tapi kekuatan kakak sudah lama hilang kan jadi jangan memaksakan diri kakak menghadapi pasukan iblis sendirian atau jangan-jangan".. "jangan-jangan?".. "kakak naksir sama murid populer iya kan?!".. "hah itu mustahil dik,kakak hanya menyelamatkannya saja".. "hmm menyelamatkannya agar dia jatuh cinta sama kakak kan!"... pertanyaannya semakin menjadi-jadi "haah adik sudah-sudah lebih baik kita masuk kerumah saja lagian kakak juga mau mengobati luka ini".. sambil menggoyangkan tanganku "oh iya lupa kak tee hee".. jawab dia dengan wajah polos.
Setelah itu kami pun masuk rumah
Dan aku langsung pergi ke kamar sambil membawa obat luka.
"Yo kawan enak diomelin adik sendiri?"..
"Noro mau kubunuh kau?!".. "hahaha tidak kusangka masyarakat yang sering membicarakan tentang legenda pahlawan kegelapan akan tersudut adiknya sendiri".. sambil tertawa "sepertinya kamu bahagia ya noro" jawabku dengan nada kesal..
"Haha cuma bercanda kawan lagian yang lebih penting adalah lukamu itu".. "ah iya bagaimana cara menyembunyikannya ya".. dengan nada polos "haaah kamu itu cerdas tetapi bodoh juga".. " oi oi noro apa yang kamu katakan barusan?".. "t.tidak bukan apa-apa sebaiknya kamu segera tidur mungkin besok akan ada yang menarik disekolah".. "haah baiklah selamat malam noro".. "selamat malam juga kawan".. setelah mengobati luka ku kemudian aku pun langsung tidur dan berharap besok tidak terjadi hal yang tidak menyenangkan.
__ADS_1
Keesokan harinya
"Kakaaak banguun".. "hoaamm ini masih pagi dik".. "iya sih ~eh bukan begitu maksudku a.ada tamu kerumah kita!".. "hah tamu? yang benar saja dik".. "lihat saja kebawah sendiri".. terkejut karena pertama kalinya ada tamu kerumahku karena penasaran aku pun berjalan ke ruang tamu.
"Selamat pagi ikki".. ~nada ini "A..alice? Kenapa kamu tau rumahku~eh maksudku ada apa bisa kesini?".. "hehe ya setelah menanyakan tetanggamu akhirnya aku bisa kesini".. "ada perlu apa denganku?".. "aku ingin berterima kasih karena sudah menyelamatkanku mungkin kalo tidak ada kamu, aku sudah menjadi pemuas nafsu para iblis".. "a..ah soal itu sebaiknya lupakan saja a.aku tidak pantas menerima terima kasih dari murid populer sepertimu".. ~aku berharap dia tidak mendekati lagi
"P..pantas k..karena".. "karena?".. dengan nada penasaran "karena kamu sudah melihatku setengah telanjang".. sambil tersipu malu "E..eeh t..tapi.. itu kan".. "hooh bisa jelaskan itu kepadaku kak?!".. sambil mengancamku dengan garpu ditangannya. "Anu jadi gini dik itu semua cuma salah paham jadi~".. belum sempat aku menjelaskan alice sudah memotong pembicaraanku "jadi ikki harus bertanggung jawab ya".. sambil tersenyum "t..tanggung jawab? Kakaaak!!".. "i..itu bukan seperti yang adik bayangkan".. "aku tidak mau mendengar alasan kak.. dasar mesum".. "ampuuun dik".. kenapa aku harus menderita di pagi hari ini.
Setelah itu aku bersiap-siap untuk berangkat sekolah tetapi, sekarang kami tidak lagi berangkat berdua.
Tidak terasa kami pun sampai di gerbang sekolah.
"Kak aku duluan".. "i.iya dik semoga menyenangkan dikelasnya".. adikku langsung pergi dengan wajah cemberut..
"haah sepertinya dia masih marah".. "yaudah ikki kita ke kelas saja sekarang" ajak alice " ba..baiklah" kemudian kami pergi ke kelas.
__ADS_1
"hey liat pecundang itu makin dekat dengan alice".. bisik bayu
"dia semakin berani saja".. lanjut cahaya
"liat saja di arena nanti".. ancam hendra dengan senyum sinis..
"selamat pagi murid-murid harap duduk sekarang kita kedatangan murid baru lagi, kali ini kita kedatangan murid andalan dari inggris silahkan masuk".. kata pak yosi
"selamat pagi semuanya nama saya ikbal saya dari inggris mulai sekarang mohon bantuannya"... "Kyaa dia sangat tampan".. teriak histeris murid perempuan
"dan satu lagi aku tunangannya alice"..
"eeehh" teriak laki-laki..
seolah mereka kecewa dengan apa yang didengarnya namun ikbal melirikku seolah dia ada urusan denganku.
__ADS_1
"ketemu kau"..