
Setelah sampai dirumah,aku pun ke kamar lalu berbaring dikasur tiba-tiba
"Yo kawan" Roh pedang berbicara kepadaku "Yo ada noro".. "kapan kamu akan menggunakanku lagi?".. "Ada saatnya aku akan menggunakanmu lagi".. "apa kamu tidak bosan sama teman-temanmu yang selalu menghinamu setiap hari?".. "hmm biarkan saja sesuka mereka, lagian aku malas menunjukan identitasku".. "haah dasar kamu dari dulu tidak pernah berubah".. "hehehe yaudah kita tidur aja sekarang selamat malam kawan".. "Yo selamat malam juga kawan" aku pun tertidur dengan lelap.
¤Dalam mimpi¤
"ikki selamatkan aku.. ikki".. "hah siapa kamu? kamu knpa?".. " Se..selamatkan a..aku!".. "oi tu..tunggu kamu mau kemana?" entah kenapa aku gak mau kehilangan dia. meskipun aku mau mengejarnya tiba-tiba ada rantai mengikat kedua kaki ku, Rasa sesak ini begitu menyakitkan di dadaku.
"KAKAAAK BANGUUUN !!!"... "aduuh sakit dik" seperti biasa aku terkena jitakan mematikan adikku ini.
"Salah siapa susah dibangunin coba".. dengan memasang wajah cemberut "hehe maaf dik,, Fyuuh ternyata cuma mimpi".. menarik nafas lega "hah kakak mimpi apa semalam?".. tanya dia penasaran "kakak mimpi ada seorang wanita yang terus minta tolong ama kakak, tapi ketika kakak mau menolong wanita itu tiba-tiba ada rantai yang mengikat di kedua kaki kakak"... "emm adik kali yang kakak mimpiin tee hee".. canda dia "dasar.. maunya di mimpiin yaudah dik ayo kita siap-siap sekolah aja".. "iya ayo kak" balasnya sambil tersenyum...
Setelah mandi,pakai baju seragam dan sarapan pagi. kami pun berangkat sekolah bersama tidak lama kemudian setelah sampainya digerbang sekolah
" kakak adik ke kelas dulu yah, semangat belajarnya".. seperti biasanya dia menyemangati ku " iya dik makasih, adik juga semangat belajarnya".. balasku "iya kak daah" dia pergi sambil melambaikan tangannya.
__ADS_1
kemudian aku pun masuk ke kelasku
"hey liat pecundang itu masih saja berani sekolah lagi".. "iya ya kemarin aku mendengar dia hampir berkelahi dengan kakak kelas elite Rank S loh"... " wah terus gimana?".. " Ya dia lari ketakutan lah namanya juga pecundang hahaha ".. " hahaha memang cocok buat dia yang gak punya bakat dijuluki seorang pecundang".. "hihi iya tuh cocok sekali ama dia"... entah kenapa aku selalu dihina setiap kali datang ke kelas terutama Hendra,Cahaya,iqbal,dan bayu
mereka lah yang sering menghinaku setiap hari.
Tidak lama kemudian pak agis datang
" selamat pagi murid-murid hari ini kita kedatangan murid baru pindahan dari inggris Silahkan masuk Alice"..
"S..selamat pagi semua namaku Alice angelia pindahan dari inggris mohon kerja samanya"..
"tidak hanya cantik dia juga fasih dalam bahasa kita".. puji mereka
"A..alice udah punya pacar?".. tanya hendra "kalo soal itu belum" jawab alice dengan wajah polos "Yahooo".. hendra kegirangan mendengarnya tetapi "hendra" teman-teman memanggilnya " i..iya kawan-kawan".. jawabnya dengan nada ketakutan " jangan harap kamu bisa mendapatkannya duluan".. dengan memasang tatapan tajam
__ADS_1
"hadehh sudah-sudah kalian ini seperti anak kecil saja. alice silahkan duduk sebelah orang itu" sambil menunjukku
"iya pak" jawab alice
perlahan-lahan alice berjalan kearah ku
"cih kenapa harus sebelah si pecundang sih".. bisik hendra kepada temannya "iya dia lagi hoki sekarang tapi liat aja ntar".. jawab bayu sambil ketawa jahat seperti sedang merencanakan rencana sesuatu
"hey salam kenal ya namaku Alice".. dia duduk di sampingku sambil tersenyum
"aah iya salam kenal juga namaku ikki".. balasku.
"dan sekarang mari kita mulai belajarnya" kata pak agis.
60 menit kemudian bel pulang pun berbunyi namun ketika aku mau pulang aku dihadang ama hendra
__ADS_1
"Yo pecundang seperti kamu senang ya hari heh" sambil memukulku "uhuuk.. apa maksudmu" aku pun bertanya kepada dia Tapi,seolah dia menghiraukanku dan bilang "kita buktikan kekuatan kita besok diarena" ancamnya, setelah mengancamku dia pergi begitu saja.
"Yo kawan".. " ada apa noro?".. "sepertinya besok kamu harus menggunakanku".. "nggak noro tapi aku akan memakai sedikit kekuatanmu".. "hadeh seperti biasanya semoga besok kamu menang kawan".. "heh kita liat aja nanti noro".. jawabku