Kekuatan yang dipendam

Kekuatan yang dipendam
Chapter 27 kematian kartika


__ADS_3

Setelah pertarunganku dengan hendra selesai,kepala sekolah tetap melanjutkan pertarungannya. Meskipun arena pertarungan sudah setengah hancur para petarung tetap setuju untuk melanjutkan pertarungannya. Kini tim yang tersisa adalah tim kartika,tim andri,tim amelia,dan kelas lainnya.


"Karena pertarungan barusan menimbulkan kerusakan hebat jadi kalian harus hati-hati, kalo begitu mari kita lanjutkan pertarungan selanjutnya adalah tim kartika dan tim ujang".. kata caster


"Hey kalian pernah dengar tentang ujang dari kelas C?".. "kalo tidak salah dia mempunyai mantra racun yang mematikan".. "apakah tim kartika bisa menang?".. "semoga saja keberuntungan bersamanya".. kata penonton


Lalu tim kartika dan tim ujang memasuki arena.


"Aisyah kita harus menang".. kata kartika dengan semangat


"Um tenang saja kartika".. balas aisyah


"Aku harap kalian tidak mati terkena racunku".. kata ujang tersenyum sinis


"Iya pertandingan yang kita tunggu akan segera dimulai apakah tim kartika akan membuat tim ujang menyerah atau sebaliknya kita lihat saja".. kata caster


3..2..1.. fight

__ADS_1


Mereka memulai menyerang satu sama lain. Tim kartika berhasil melukai tim ujang namun,tiba-tiba ujang tertawa "hahaha kalian berhasil melukai kami tapi coba lihat goresan di tanganmu kartika".. kata ujang


Kartika yang mendengar hal itu terkejut dan langsung melihat tangannya dan benar saja, tangan kartika terkena goresan dari pecut ujang "i..ini bagaimana mungkin".. "silahkan beristirahatlah dengan tenang".. kata ujang


Perlahan-lahan kesadaran kartika mulai buyar dan terjatuh aisyah yang berdiri disampingnya terkejut. "Kartikaaaa!".. aisyah berteriak


"Oi oi apa yang terjadi dengan kartika tim medis cepat bawa dia!".. kata caster


"P..pertandingan ini dimenangkan oleh ujang".. lanjut caster


"Kamu tidak pantas disebut pemenang huuu".. sorak para penonton


Setelah sampai dirumah sakit kartika langsung diperiksa dokter.


30 menit kemudian...


"Dokter bagaimana keadaan teman saya?".. kata aisyah

__ADS_1


"Jantung dia melemah sepertinya racun itu tidak bisa disembuhkan".. kata dokter


"A..apa".. aisyah terkejut "kartika tolong bertahanlah".. lanjut dia


¤ruang istirahat¤


"E..eh aku dimana?".. "syukurlah ikki kamu sudah sadar".. kata alice "alice kenapa kamu ada disini?".. "tadi kamu pingsan ikki jadi aku bawa kamu kesini".. "jadi begitu ya terima kasih alice".. sambil mengelus kepalanya


"Hehehe iya sama-sama".. "bagaimana keadaan arena sekarang?".. "tadi aku mendengar tim kartika melawan tim ujang namun sayang tim kartika kalah".. "dia tidak apa-apa kan?".. "kartika terkena serangan ujang dan dilarikan kerumah sakit".. "a..apa aku harus segera menemuinya".. "tapi ikki keadaanmu belum stabil".. "aku sudah cukup sehat sekarang".. sambil memakai baju dan pergi untuk menemui adikku


"Semoga kartika tidak apa-apa".. lanjutku sambil berlari kerumah sakit


10 menit kemudian..


Aku melihat aisyah sedang duduk sambil menangis "aisyah bagaimana keadaan kartika?".. "oh ikki hiks kata dokter jantung dia melemah dan penyakitnya itu tidak bisa disembuhkan".. kata aisyah


"A..apa".. sontak aku terkejut langsung saja aku membuka pintu dan melihat kartika yang sedang terbaring lemas

__ADS_1


"K..kartika".. "aku senang hari terakhirku bisa melihat kakak".. "oi oi jangan bercanda dulu kartika".. "a..aku sudah tidak punya harapan lagi kak t..terima kasih sudah menolong aku dan ayahku waktu itu aku sangat senang~".. "kartika sudah jangan bicara lagi sebaiknya kamu beristirahat sekarang aku akan mencari obat untuk menyembuhkan penyakitmu".. "j.jangan buang tenaga kakak untuk orang sepertiku kak a..aku s..sangat senang kakak mau membantu ku lagi t..tapi a..aku~".. mata dia perlahan-lahan menutup "k..kartika bangunlah hey kartika.." dia tidak menjawabku aku memegang tangannya dan mengecek denyut nadinya tetapi, denyut nadinya sudah tidak berdetak lagi.


"kartikaaaaaaaaa!"...


__ADS_2