Kekuatan yang dipendam

Kekuatan yang dipendam
Chapter 37 Rencana yang gagal


__ADS_3


"Semuanya mari kita lakukan rencana ini dengan baik!"


"Jadi komandan apa yang harus kita lakukan sekarang?" Kata hendra


"Pertama-tama kita masuk kepemandian dulu"


"Siap komandan" kata mereka berempat dengan kompak


¤ sementara dipemandian wanita ¤


"Amel apa kamu yakin mereka tidak mengintip kita?" Kata eva


"Tenang saja eva aku yakin sama ikki kalo dia tidak akan berbuat seperti itu" kata amel meyakinkan


"Tentu saja ikki itu orangnya sangat baik" kata alice


"Ngomong-ngomong soal ikki, alice sepertinya kamu sangat mencintai ikki ya" kata nisa


"E.eh i.itu" alice gelagapan dan muka nya memerah


"Uh kak ikki itu selalu dekat sama kak alice" kata miyuki


"Um benar-benar kenapa tidak pacaran saja alice?" Kata amel


"Kalo itu aku belum berani mengungkapkannya" kata alice


"Haah kamu ini gimana kalo ikki mencintai orang lain?" Kata amel


"Tenang saja kak amel, kak ikki belum pernah mendekati wanita lain seperti kak ikki dekat dengankak alice" kata miyuki yang membuat alice tersenyum.


¤ sementara dipemandian lelaki ¤


"Oi oi apa yang dibicarakan mereka komandan komandan terus, cih aku iri sekali." Kata hendra


"Sudahlah mari kita jalankan misi ini"


"Haah baiklah komandan" kata hendra sambil mendesah pasrah


Namun ketika mau memulai misi mereka, tiba-tiba suara disamping mereka membuat mereka menjadi hilang kendali.

__ADS_1


"Wah wah sepertinya punya alice semakin membesar ya" kata amel


"A.amel j.jangan menyentuh itu ah~"


"Tapi punya miyuki masih berkembang ya" kata nisa


"Humph biarin" balas miyuki dengan nada kesal


"Tenang saja miyuki aku juga dalam perkembangan kok" kata eva.


reaksi tim ikki


"komandan aku sudah tidak kuat lagi" kata andri sambil melompat kearah pemandian wanita


"kyaaa mesum"


"mesum"


"mesum


kata para wanita sambil melempar andri ke pemandian laki-laki lagi


"k.komandan aku serahkan sisanya kepadamu uhk" kata andri


"komandan selanjutnya apa?" kata hendra


"ikuti aku"


kemudian mereka keluar dari pemandian dan berjalan kebelakang arah pemandian wanita.


"komandan i.ini"


"tepat sekali cahaya kita akan memanjat keatas"


"glek komandan ini serius" kata ikbal


"tentu saja ayo kita mulai"


lalu kami pun mulai memanjat akan tetapi, satu persatu anggota kami tidak kuat dan berakhir dengan jatuh.


"komandaaan~" kata ikbal

__ADS_1


"hiks bahkan ikbal juga,semuanya ayo kita lanjutkan~" tapi setelah aku melihat kemana-mana ternyata tidak ada seorang pun yang terlihat.


"hiks semuanya pengorbanan kalian tidak akan aku sia-sia kan~" namun kaki aku terpeleset dan berakhir jatuh juga.


10 menit kemudian...


"komandan" kata hendra


"a.aduh sakitnya"


"komandan baik-baik saja?"


"ah aku baik-baik saja hendra yang lainnya kemana?"


"yang lainnya sedang~" belum sempat hendra bicara,alice dan temannya mendatangi kami.


"kalian mau mengintip kami kan!" kata amel


"k.kami melakukannya bukan karena mesum" kata hendra


"terus?" kata amel penasaran


"kami ingin menjadi lelaki sejati" kata ikbal


"alasan macam apa itu" kata amel


"tenang amel lagian mereka juga gagalkan" kata nisa


"i.ikki padahal kalo kamu mau, a.aku bisa menunjukannya" kata alice dengan wajah memerah



sontak setelah mendengar hal itu aku langsung pingsan lagi.


"k.komandaaan!"


"kak alice jangan terlalu memanjakan kakakku terus, kak alice kan sudah lihat kalau kakakku itu mesum" kata miyuki


"ta.tapi kan"


"sudah kak alice diam saja aku akan laporin kakak ke ayah" kata miyuki dengan nada kesal.

__ADS_1


pada akhirnya rencana yang sudah dibuat matang-matang dan butuh pengorbanan berakhir dengan tragis.


__ADS_2