Kekuatan yang dipendam

Kekuatan yang dipendam
Chapter 20 tujuan terakhir


__ADS_3

setelah sampai di desa ras setengah human aku bersama andri dan kartika beristirahat dulu dihutan karena takut dicurigai yang tidak-tidak.


¤keesokan harinya¤


"kak kakak bangun sudah pagi ini".. "miyuki tunggu sebentar lagi kakak lelah".. "miyuki? ini aku kak kartika".. "hoaam maaf kartika aku salah menyebut namamu".. "emang miyuki siapa kak?".. "miyuki adalah adikku".. "jadi kakak punya adik?".. "punya lah eh andri kemana?".. "oh dia pergi melihat keadaan desa itu kak".. "sebaiknya kita juga menyusulnya".. "baik kak".. aku dan kartika berangkat menyusul andri


aku kaget setelah masuk desa ras setengah human "waah jadi ini ras setengah human gila banyak banget jenisnya".. tiba-tiba orang yang bertelinga kucing menyambutku "selamat datang di desa kami tuan ikki".. "oh iya.. eh kenapa kamu bisa tau namaku?".. "perkenalkan aku nisa, semua penduduk disini sudah tau orang yang akan menyelamatkan desa kami".. "hm jadi begitu.. eh bagaimana kalian bisa tau?".. "didesa ini ada orang yang mampu meramal masa depan jadi kami sudah tau".. "~ga..gawat penduduk disini menyeramkan~ haha jadi begitu yaudah mulai sekarang mohon kerja samanya".. "um tentu saja oh iya aku akan mengajak kalian berkeliling didesa ini".. "kalo kamu tidak keberatan aku terima ajakanmu".. nisa mengajakku berkeliling di desa ras setengah human


saat dijalan aku melihat pedagang aneh dan menghampirinya.


"selamat datang tuan".. "anu makanan apa ini?".. "oh ini sate tuan".. "sate?".. "kakak tidak tau? sate itu makanan khas disini loh kak, dan rasanya luar biasa" kata kartika "emm begitu yaudah paman aku beli 3 saja".. "baiklah tunggu sebentar".. tidak lama menunggunya aku mencoba makanan yang namanya sate ini dan benar saja rasanya enak sekali pantas saja kartika bersemangat tadi.


"tuan ikki sebaiknya kita menemui ketua desa ini sekarang".. "baiklah panggil aku ikki saja".. "itu tidak sopan bagi ras kami".. "jangan merendahkan diri justru aku lebih malu disebut tuan karena aku tidak sehebat yang kalian kira".. "baiklah i..ikki".. "nah itu justru lebih baik".. kami melanjutkan perjalanan


20 menit kemudian..


kami bertemu dengan ketua desa ini


"oh pahlawan kami selamat datang didesa ini".. "~glekk ini lebih parah dari yang tadi~ anu bisakah kamu memberitahuku dimana iblis yang akan datang".. "dari depan desa ini jumlah mereka ada 30 dan bos mereka sangat kuat".. "~hmm lebih sedikit dari yang kemarin.. bosnya kuat? hihi mungkin ini akan menarik~ baiklah aku akan menghadapinya sendirian".. "hati-hati dengan bosnya".. kata ketua desa itu memperingatkanku


"tenang saja kapan mereka akan muncul?".. "malam ini jika iblis itu lemah kami akan membantumu tuan pahlawan tapi iblis itu lebih kuat dari kami".. "tidak usah repot-repot ketua aku hanya ingin minta 1 permintaan saja".. "apa itu?".. "beri kartika dan andri kamar untuk istirahat malam ini".. "apa yang kakak pikirkan aku akan membantu kakak".. kata kartika "tidak kartika lebih baik kamu istirahat saja malam ini".. "tapi kan kak".. "tidak usah khawatir aku akan mengalahkan mereka".. "baiklah kak"... kartika hanya bisa menerima keputusan yang aku buat. "bagaimana ketua?".. "baiklah jika itu saja yang kamu mau, nisa antarkan dia untuk beristirahat".. "baik ketua".. "~mungkin andri akan menyusulnya~ kalo begitu aku pergi dulu ketua".. "hati-hati tuan pahlawan"...

__ADS_1


aku pergi meninggalkan mereka lalu menuju keluar desa dan menunggu malam tiba.


¤malam harinya¤


seperti yang ketua desa itu bilang mereka muncul


dan bosnya terlihat menyeramkan


"hahaha bos sepertinya manusia itu meremehkan kita".. "heh cepat bunuh dia".. 15 iblis langsung menyerangku tetapi seperti biasa aku mengalahkan mereka dengan mudah


"cih manusia itu bukan sembarangan cepat habisi dia".. dengan sisa 4 pasukannya menyerangku namun kali ini mereka berhasil melukaiku


"ternyata kuat juga mereka".. "hahaha dasar manusia bodoh terima ini".. mereka menyerangku lagi namun aku bisa menghindar dari serangan mereka


"kekuatan yang lemah".. kata pasukan iblis itu mereka mulai menyerangku lagi tapi, akhirnya aku mengalahkan mereka dan sekarang tersisa bos mereka


"hoo lumayan juga manusia".. kata bos iblis itu


"sepertinya aku akan menggunakan kekuatan mata itu".. "gunakan semua kekuatanmu karena itu tidak akan mempan kepadaku".. ejek bos iblis itu


"kekuatan ini heh baiklah aku coba sekarang, rasakan ini"... aku menyerang bos iblis itu dan berhasil membelah dua tubuhnya

__ADS_1


"jadi begitu kekuatan mata ini bukan hanya meningkatkan kecepatanku tapi juga kekuatanku ya heh menarik".. setelah pertempuran selesai tiba-tiba aku terjatuh mungkin, karena kekuatan ini belum terkuasai sepenuhnya.


"horee pahlawan kita sudah mengalahkan para iblis itu".. "terima kasih tuan pahlawan".. kata penduduk ras setengah human itu


"s..sama-sama bolehkah aku beristirahat sebentar didesa ini?".. "tentu saja ikuti aku".. kata ketua desa ini


aku mengangguk dan mengikutinya setelah sampai aku pun langsung tertidur lelap.


¤keesokan harinya¤


aku terbangun dan keluar dari kamar melihat kartika,nisa dan andri sudah menungguku


"sudah bangun kak".. "yo selamat pagi kawan".. mereka menyapaku "selamat pagi dimana ketua desa ini?".. "dia pergi sebentar".. kata andri


"jadi sekarang kita mau kemana kak?".. "aku akan pulang ke kerajaan alheil".. "bolehkah aku ikut?".. kata kartika "tentu saja".. "asiik".. kata kartika dengan senangnya "apa aku juga boleh ikut?".. kata nisa "umm tentu".. "terima kasih".. kata nisa sambil tersenyum


tiba-tiba ketua desa datang "selamat pagi tuan pahlawan terima kasih sudah menyelamatkan desa ini sebagai ketua desa aku harap kamu menerima ini".. sambil memegang sekantong uang


"i..ini terlalu banyak ketua".. "tidak apa-apa".. "a..anu kalo begitu terima kasih".. "kalo begitu hati-hati dijalan tuan pahlawan".. "baiklah"..


aku andri,kartika dan nisa meninggalkan desa itu.

__ADS_1


Tunggulah alice dan adikku aku kembali.....


__ADS_2