Kekuatan yang dipendam

Kekuatan yang dipendam
Chapter 38 salah paham


__ADS_3


keesokan harinya..


"kami tidak akan memaafkan kalian semudah itu ya" kata amel


"iya terserah kalian yang lebih penting ayo kita pulang sekarang" kata hendra


"iya amel untuk sekarang kita pulang dulu" kata eva


"t.tapi eva"


"sudahlah kalo tidak cepat kita semua bisa telat kesekolah nanti"


"haah baiklah eva"


"ayo semuanya kita naik mobil" kata miyuki


"um" semuanya mengangguk setuju


30 menit kemudian...


setelah sampai di rumahku, teman-temanku melambaikan tangan dan pergi meninggalkan rumahku.


"haah sudah sampai"


"kakak akan aku laporkan ke ayah soal kemarin" kata miyuki


"oi oi t.tunggu sebentar miyuki i.itu kan~"


"wah kalian sudah pulang juga ternyata" kata ayahku


"i.iya ayah" kata alice


"ayah-ayah kemarin kak ikki mengintip kami sedang mandi loh" kata miyuki


"~adik sialan itu~" kataku dalam hati


"ikki apa yang dikatakan miyuki itu benar?" kata ayahku dengan nada mengancam


"b.benar ayah tapi~" belum sempat aku melanjutkan, ayahku langsung memotong pembicaraanku saja.


"hahaha bagus sekali anakku, kamu sudah mulai menginjak menjadi lelaki sejati ternyata" kata ayahku dengan mata berbinar


"a.ayah a.aku"


"tenang saja anakku,kamu sudah melakukan yang terbaik."


"ayaah" aku menangis sambil memeluk ayahku


"masih banyak rintangan yang harus kamu lalui untuk menjadi lelaki sejati anakku tenang saja, ayah akan selalu mendukungmu."


"um um baiklah ayah"

__ADS_1


"aku lupa kalo ayah itu juga mesum hadeh" kata miyuki sambil menepuk jidatnya


"hihihi tapi karena itu kita bisa melihat hal yang berbeda dari ikki kan miyuki." kata alice


"um baru kali ini kak ikki menangis meskipun membuatku mual melihat ayah dan anak sama-sama mesum" kata miyuki


"sudahlah untuk sekarang kita bersiap-siap untuk berangkat sekolah" kata alice


lalu alice dan miyuki masuk kerumah mengabaikan drama ayah dan anak yang mereka lihat barusan.


setelah mereka sudah memakai seragam sekolahnya dan berangkat sekolah.


20 menit kemudian...


"kyaa ikki semakin tampan saja sekarang"


"kenapa dari dulu kita tidak sadar yah"


"apa dia sudah memiliki pacar belum ya?"


"bodoh lihatlah alice yang selalu bersamanya mungkin mereka sudah pacaran"


semakin hari ikki semakin terkenal dikalangan wanita hal itu membuat banyak orang iri padanya


"sialan anak itu semakin terkenal saja"


"padahal dulu dia adalah pecundang"


ikki tidak memperdulikan mereka dan pergi ke kelasnya.


ketika aku duduk dan mau mengambil sesuatu dibawah meja ku, tiba-tiba aku mengambil sebuah surat.


"i.ini jangan-jangan~" aku melihat surat yang dipinggir suratnya ada tanda hati.


"ikki kamu kenapa?" tanya alice


"b.bukan apa-apa"


"beneran?" kata alice penasaran


"~bisa gawat kalau aku membukanya sekarang~ iya alice jangan khawatir"


"baiklah" kata alice


setelah itu pak yosi memasuki kelas dan memulai pelajaran pertamanya.


1 jam kemudian...


bel istirahat sudah berbunyi, aku langsung pergi ke toilet untuk membuka surat itu.


"haah saatnya kita buka surat ini" kata aku sambil membuka surat itu.


*bisakah kamu pergi ke atap sekolah setelah selesai pelajaran terakhir? ada yang harus aku bicarakan*

__ADS_1


"t.tidak salah lagi ini surat cinta, ba.bagaimana ini pertama kalinya aku mendapatkan surat cinta ini a.apa yang harus aku lakukan."


"temui saja kawan" kata noro


"noro mungkin saja ini hanya jebakan"


"jangan bodoh kawan sudah jelas itu surat cinta"


"t.tapi"


"sudah temui saja!"


"b.baiklah".


bel masuk sudah berbunyi


aku masuk ke kelas dan pelajaran terakhir pun sudah dimulai.


1 jam kemudian...


seperti yang dikatakan surat tadi, aku harus ke atap sekolah sekarang.


"ikki kamu mau kemana?" kata alice


"aku ada sedikit urusan dengan guru alice, kamu pulang duluan saja."


"u.um baiklah" kata alice sambil meninggalkanku


"maaf aku berbohong alice" lalu aku pun pergi ke atap sekolah terlihat disana ada eva yang menungguku


"eva j.jangan-jangan surat ini"


"aah ikki sudah datang ternyata"


"um itu aku"


"~tidak mungkin jadi selama ini eva menyukaiku~ j.jadi ada apa eva?"


"j.jadi ikki sebenarnya a.aku m.menyukai~"


"~i.ini tidak mungkin a.aku belum siap untuk menjawabnya, aku juga sudah mencintai alice. bagaimana aku harus bilang padanya~ t.tunggu dulu eva a.aku senang kamu sudah berani mengungkapkan perasaanmu kepadaku t.tapi aku sudah mencintai orang lain~"


"sebenarnya aku menyukai ikbal" kata eva dengan keras.


"e.eh"..




"e.eh" kata eva mengikutiku


"eeeeeeh jadi surat ini bukan untukkuuuu!"

__ADS_1


aku syok berat ternyata eva menyukai ikbal tapi kenapa, dia menyimpan surat ini dibawah mejaku.


__ADS_2