Kekuatan yang dipendam

Kekuatan yang dipendam
Chapter 29 Keluargaku


__ADS_3

"h..hey kawan k..kita kan teman kenapa harus membunuhku".. "teman? hah jangan bercanda sekarang, terimalah kematianmu".. sambil menusuk perutnya dengan pedangku "uhk.. a..awas ka~".. seketika ujang langsung mati "mati juga banyak bicara, haah waktunya pulang. tapi~".. aku baru ingat kalau dirumahku sudah ada ayah "ah biarin saja lah yang penting aku sudah ngantuk sekarang hoaam".. aku bergegas pulang kerumah tanpa memikirkan apa yang akan terjadi


10 menit kemudian...


"tok..tok..tok miyuki, kakak pulang.".. aku kira yang akan membuka pintu adalah adikku tapi. "oh ikki kebetulan kami sedang menyiapkan makan malam ayo masuk".. "cih jangan anggap aku lagi. ayah".. aku langsung pergi ke kamarku


"itu tidak sopan ikki ayahmu kan udah kembali lagi".. kata alice "biarkan saja mungkin dia masih membenciku".. "membenci paman?".. "sehabis makan aku akan menceritakan semuanya".. "b..baiklah paman".. kata alice

__ADS_1


setelah itu mereka makan malam bersama "jadi begini alice alasan dia masih membenci saya itu karena dulu waktu dia masih kecil saya menitipkan miyuki dan pergi ke luar negeri untuk urusan bisnis mungkin karena tidak mengabarinya selama bertahun-tahun dia menjadi benci kepada saya dan ibunya saya sangat berterima kasih karena ada orang yang mau menjadi temannya".. "aku mengerti apa yang dirasakan ikki paman"... "paman? oh alice kamu istri ikki?".. "e..eeh a..aku h..hanya~".. "dia pacarnya ayah".. miyuki langsung memotong pembicaraan alice "hahaha ternyata pacarnya mulai sekarang panggil ayah aja ya".. "aa.. anu a..apa b..boleh?".. "tentu saja"... "b..baiklah a..ayah".. jawab alice sambil tersenyum malu


"jangan canggung begitu santai saja dan tolong panggilkan ikki alice"... "ba..baik a..ayah"... alice langsung pergi..


¤didalam kamar¤


"ikki ayahmu memanggilmu cepat keluar".. "aku lagi malas keluar alice tinggalkan saja aku sendiri".. "hooh jadi begitu ya malas keluar ya".. jawab alice dengan nada yang menyeramkan "~glek d..dia mirip sekali dengan ibu~ i..iya aku malas keluar".. "kalo kamu tidak mau keluar lihat saja nanti".. kata alice dengan nada mengancam bulu kudukku langsung berdiri

__ADS_1


"e..eh iya b..baiklah aku akan keluar"... aku terpaksa menurutinya sebelum dia marah besar "nah gitu dong".. ketika aku membuka pintu alice menyambutku dengan senyuman manisnya.


"~sialan dia imut sekali~.. haah dasar ayo kita kebawah"... "umm".. dia mengangguk setuju dan kami berjalan menemui ayah "hooh jadi anakku memaafkanku ya"... "jangan terlalu berharap, sekarang apa yang ingin ayah bicatakan?"... "hahaha jika kamu tidak memaafkan ayah, ayah akan laporin ke ibu loh"... "glekk.. j..jangan sampai b..baiklah aku memaafkan ayah"... "baru ini anak ayah hahahaha"... "~cih ancamannya terlalu besar~ jadi apa yang ayah ingin bicarakan?".. "mulai besok ayah dan ibumu akan tinggal disini jadi persiapkanlah dirimu"... "apaaa"... "ikki kenapa kamu sangat takut sama ibumu sendiri".. tanya alice


"kata ayah kakak selalu dibuat menangis oleh ibu karena dulu kakak anak bandel"... jawab miyuki


"miyuki adikku tersayang kamu tidak bisa menjaga rahasia ya ternyata".. dengan nada kesal "terserah aku dong wlee".. kata miyuki sambil memasang wajah mengejek "jadi dulu ikki anak bandel yah hihi lucu juga".. kata alice sambil tertawa perlahan "hahaha sepertinya keluarga kita sudah kembali lagi".. "haaah apa aku harus mengalami ini setiap harinya nanti"....

__ADS_1


__ADS_2