
"hoaam sudah pagi ya".. aku terbangun dari tidurku dan melihat alice sudah tidak ada dikasurnya. "dia sudah bangun ternyata".. lalu aku pergi ke kamar mandi, aku terkejut melihat alice sedang mandi.
"a..alice".. "kyaa".. dia teriak sambil melempar sikat gigi ke wajahku aku pun terjatuh. "ukh a..alice kenapa kamu tidak mengunci pintunya".. "aku berpikir kamu tidak akan bangun sepagi ini jadi aku tidak mengunci pintunya".. "dasar kenapa bisa ceroboh gitu".. "maaf eh cepat pergi sini!".. karena takut aku menurutinya dan pergi ke lantai bawah.
"kak?".. "hm iya dik".. "kenapa hidung kakak jadi merah begitu?".. "ada sedikit tragedi diatas".. "oh gitu kak".. kata adikku dengan polos
tidak lama kemudian alice turun dan sudah memakai baju sekolahnya.
"kenapa liat-liat dasar mesum"..dengan raut wajah menyeramkan "~glekk yang salah kamu loh~ b..bukan apa-apa"..
"ikki kamu sudah mencari patner?".. "belum emang kenapa?".. "a..anu itu".. "bilang saja".. "boleh aku jadi patnermu?".. raut wajahnya jadi berubah
"~kenapa gak tetap imut kaya gini coba~.. tentu saja boleh".. "asikk".. dia senang mendengar jawabanku
"kak jangan terlalu memaksakan diri ya".. adikku mulai khawatir dik
"tenang saja adikku kakak akan baik-baik saja kok".. "haah baiklah ayo kita sarapan dulu sekarang".. "um".. aku dan alice mengangguk setuju kemudian kami sarapan bersama.
__ADS_1
setelah sarapan kami pun berangkat sekolah dalam perjalanan, kami mengobrol tentang pertarungan yang akan diadakan hari ini.
tidak terasa kami sudah sampai disekolah "kak ikki dan kak alice semangat ya".. "um tentu".. jawab kami
lalu adikku meninggalkan kami dan pergi ke kelasnya "ayo kita kelas juga alice".. "um".. dia mengangguk saja
setelah dikelas aku duduk seperti biasa dipaling pojok belakang, alice mengajakku mengobrol tentang strategy yang akan dipakainya dan aku setuju saja. aku penasaran kenapa daritadi hendra melihatku terus dengan senyum sinis. lalu pak daniel masuk ke kelas "selamat pagi murid-murid kalian sudah membentuk tim untuk turnamen kali ini?".. "sudah pak".. jawab semua murid
"baiklah silahkan tulis nama tim kalian"..
setelah itu murid-murid yang ada dikelasku menulis nama timnya masing-masing. "sudah?".. "sudah pak".. "sekarang kumpulkan dan pergi menuju arena".. kami menurut dan pergi menuju arena disana sudah banyak orang yang sudah siap untuk bertarung.
"selamat datang di arena smkn darangdan untuk pertarungan kali ini kita kedatangi tamu yang sangat penting yaitu Raja elf dan walikota dari negara francis".. kata caster
aku sangat terkejut melihat sosok walikota dari francis
"d..dia".. "hm kenapa ikki?".. "~cih ternyata selama dia ini tinggal di francis~ b.bukan apa-apa"..
__ADS_1
"10 menit lagi pertarungan pertama akan dimulai harap segera bersiap-siap untuk tim hendra dan tim cahaya".. kata caster "alice ayo kita cari tempat duduk".. "um baiklah".. aku menggandeng tangan alice agar tidak terpisah lalu kami menemukan tempat duduk yang kosong.
10 menit kemudian..
diarena sudah ada tim hendra dan tim cahaya "para petarung sudah siap ternyata apakah tim hendra akan memenangkan pertarungan ini atau tim cahaya yang akan memenangkannya kita lihat saja".. kata caster
3..2..1.. fight for victory
hendra langsung menyerang cahaya dengan cepat sampai penonton dibuat terkejut olehnya "hua dia hebat sekali"..
cahaya yang dibuat kewalahan oleh hendra terjatuh dan ingin mengaku kalah namun hendra tidak memperdulikannya dan terus menyerangnya.
tim cahaya mengalami luka yang sangat serius tangannya patah, sementara hendra hanya tertawa sombong.
tim cahaya kalah dengan cepat,hendra berbicara dengan keras sambil menunjukku "Ikki akan kubunuh kau!"..
kekuatannya meningkat dengan cepat
__ADS_1
"kawan sepertinya kamu harus waspada mulai sekarang".. "ada apa noro?".. "sepertinya anak itu berbahaya, dia mendapatkan kekuatan yang tidak masuk akal".. setelah mendengar peringatan dari noro aku yakin bahwa ada yang aneh dengan hendra.