Kekuatan yang dipendam

Kekuatan yang dipendam
Chapter 22 alice tinggal bersamaku


__ADS_3

Aku telah kembali lagi kerumah,adikku sedang memasak makan malam untuk kami. sedangkan alice, meneruskan mengganti bajunya yang tadi terganggu olehku.


Sekarang aku hanya bisa menunggu mereka menyelesaikan urusannya.


"i..ikki".. "ah alice sudah selesai ya".. "iya bagaimana cocok?".. sambil memegang bajunya "~glekk bukan cocok lagi imutnya udah kelewat batas ini~ c..cocok kok".. "hump kaya yang bohong gitu".. "kakakku benar kak alice cuma dia malu saja".. "malu?".. "adik kakak yang paling imut jangan diterusin ya".. dengan nada sedikit mengancam


"haah iya-iya yaudah mari kita makan dulu sekarang".. aku dan alice pun mengangguk setelah itu kami makan bersama.

__ADS_1


aku melihat alice dan adikku semakin akrab saja, entah apa yang terjadi 1 tahun ini mereka menjadi begitu dekat


aku senang melihat mereka berdua bahagia.


setelah kami sudah makan adikku pamit tidur duluan sekarang aku dan alice yang tersisa. "i..ikki".. "iya alice?".. "bagaimana kalo kita tidur saja".. "hm iya juga besok aku mulai sekolah lagi"..


aku hanya bisa menurutinya alhasil aku tidur dibawah sedangkan alice dikasurku "~glekk meskipun aku sudah sering bersamanya tapi, baru pertama kali ini ada wanita tidur di kasurku huaa bagaimana pun aku harus menyembunyikan rasa gugupku ini~ s..selamat tidur alice".. "selamat tidur juga eh ikki".. "hm ada apa?".. "ceritakan apa saja yang terjadi sama kamu selama 1 tahun ini dong".. "boleh aku singkat".. "um".. "selama 1 tahun ini aku mengunjungi ras elf,demon,dwarf dan setengah human. aku membantu mereka melawan pasukan iblis tapi,aku tertipu ras demon mereka memanfaatkanku dan menjadikanku tumbal setelah itu aku jatuh kejurang yang dalam untung saja,aku masih selamat. setelah kejadian itu aku mendapatkan teman baru".. "ada perempuannya?".. "ada".. "humph".. ketika aku menjawab ada alice langsung cemberut "ikki tertarik ama mereka".. tanya dia "biasa saja sudahlah cepat tidur nona alice".. "jangan panggil nona humph".. "hahaha iya-iya".. kemudian dia tidur dengan memasang wajah cemberut "sebaiknya aku tidur juga".. aku pun ikut tertidur.

__ADS_1


¤keesokan harinya¤


"hoaam berat sekali ada apa ini".. setelah kesadaranku bangkit semua aku terkejut melihat alice berada disampingku. "a..alice".. "hmph ah selamat pagi ikki".. jawab dia dengan santai "a..anu alice kenapa kamu bisa ada disini?".. "disini dimana aku kan tidur diatas".. setelah melihat kesana kemari dia baru sadar dia berada disampingku "kyaaa kenapa aku bisa ada disampingmu".. "aku juga tidak tau pas aku bangun kamu sudah berada disampingku".. "alasan dasar mesum!".. sambil menamparku "aku tidak bohong a..aduh".. sambil memegang pipiku


"eh maaf ikki aku tidak sengaja".. "~tidak sengaja darimananya aku sudah menerima tamparan dari kamu 2x loh~ i..iya tenang aja alice".. terlihat wajah alice khawatir melihat pipiku yang merah sebelah gara-gara dia mungkin, perkataanku belum cukup untuk meyakinkannya "alice tenang aja aku baik-baik aja jangan khawatir gitu".. "t..tapi kan".. "udah untuk sekarang kita sarapan dulu mungkin adikku sudah memasak".. "b..baiklah".. dan benar saja setelah kebawah adikku sedang memasak aku dan alice menunggu dia


"alice aku kan sudah kembali kenapa kamu belum pulang kerumah?".. "aku benci ayah".. "kenapa?".. "karena ayah aku, kamu dihukum kan".. "~kenapa bisa tau~ i..iya sih tapi sudah lupakan saja lagian aku baik-baik saja lebih baik kamu pulang mungkin ayah kamu khawatir loh".. "tidak mau mulai sekarang aku akan tinggal bersamamu".. "bersamaku?".. "iya bersamamu".. "eeh tapi kan".. "mulai sekarang tolong lindungi aku terus ya".. kata dia sambil tersenyum manis.

__ADS_1


haah cobaan apa lagi yang aku hadapi sekarang......


__ADS_2