
saat digo mulai berbaring disamping istrinya, digo tak bisa memejamkan matanya dia seperti rindu kembali pada lyra. Digo pun mengambil hp yang ia simpan di dalam tas kecil di dalam lemari.
"lyra, apa kau sudah tidur?"
tak menunggu waktu lama lyra langsung membalas pesan digo
"belum mas, kenapa?"
"aku merindukanmu"
"gombal, bukankah kita sudah bertemu tadi"
"aku serius syg, aku rindu, walau bertemu sebentar tapi rasanya rinduku masih belum terobati" digo mengirim pesan itu lalu membacanya ulang
(astaga! Sejak kapan aku jadi se-alay ini, ini tidak seperti diriku yang sesungguhnya)
Lyra yang mendapatkan pesan text dari digo jadi bergidik ngeri, kenapa tiba-tiba digo bisa berubah menjadi seperti ini, digo yang ia kenal dingin dan angkuh menjadi seorang laki-laki yang alay 😁
"yah baiklah, oh ya mas ada yang mau aku sampaikan"
"apa..???"
"tadi nona rani tetap menawarkanku supaya tinggal disana bersama kalian, bagaimana dengan pendapatmu?"
"itu tidak masalah, malah bagus, jadi aku bisa sering melihatmu"
"bukan begitu, aku takut nanti nona rani curiga pada kita"
"tenang sayang, itu tidak akan terjadi jika kita bermain aman, disaat kita dirumah kita harus bersikap seperti biasa, seperti tidak terjadi apa-apa, jika begitu maka semuanya akan aman, kau mengerti, hmm??"
"iya aku mengerti"
"bagus, itu baru lyra, besok aku yang akan mengantarmu mengambil barang-barang milikmu, aku akan meluangkan waktu ku besok"
"apa tidak merepotkan?"
"tentu saja tidak sayang, ya sudah, tidurlah, sampai jumpa besok ya, love you"
Lyra hanya tersenyum melihat balasan dari digo, ia tak berniat membalasnya, ia langsung mematikan hp itu kemudian menarik selimutnya dan mulai tertidur.
Soal izin dengan ibunya, tentu saja sudah lyra bicarakan ketika ia pulang diantar digo, ibunya tidak keberatan lyra tinggal disana, selama lyra bekerja dengan baik.
Lyra awalnya ragu untuk tinggal disana sekarang sudah menjadi yakin karena digo yang meyakinkan nya untuk tidak takut akan apapun.
Saat pagi hari digo sudah bangun duluan dan sedang berkaca di cermin
(nice, aku harus terlihat tampan, apalagi nanti aku akan kerumah lyra) digo menjadi narsis sendiri akhir-akhir ini
"sayang kamu udah siap-siap?" tanya rani pada digo, dia sudah bangun kemudian duduk di tempat tidur
"eh udah bangun ya, udah sayang, aku bangun cepet tadi"
"kok kamu senyum-senyum sendiri sih yang?"
"ga, aku lucu aja nginget tadi malam pas aku pulang kamu lagi ngorok, jadi kebayang terus ekpresi mu malam tadi" digo berbohong, padahal ketika dia pulang rani memang sudah tertidur tapi tidak mengorok seperti yang digo katakan.
__ADS_1
"masa sih?" rani terkejut, dia tidak biasanya mengorok saat tidur
"yah kan kamu tidur yang, kamu mana tau, lagian kamu tidurnya pules banget, aku pulang aja kamu ga tau"
"iya sayang, aku ngantuk banget nungguin kamu pulang"
"iya sayang, maaf ya"
"iya, eh yang ada yang mau aku omongin sama kamu" rani tampak serius
"apa itu?" digo menghampiri rani dan duduk di pinggir tempat tidur sambil menghadap ke arah rani
"aku boleh tidak kalau pergi ke butiq? Aku bosan banget dirumah mulu" rani bicara pada digo sambil cemberut, ia berharap kalau digo dapat mengizinkannya
"tidak sayang, kondisi mu tidak memungkinkan untuk pergi, apalagi tiap hari!"
digo tidak mau nanti terjadi apa-apa pada rani.
"sayang, aku akan baik-baik saja, aku pergi diantar oleh supir, kemudian aku akan bekerja dari ruangan ku dan tidak ke mana-mana, kan ada lyra juga yang nemenin aku" digo jadi semakin bimbang, apalagi lyra harus ikut bekerja kesana, itu akan membuat dia sulit untuk bertemu dengan lyra.
"baiklah sayang, jika itu yang kamu mau" digo akhirnya pasrah, dia akan mencari waktu lain untuk bertemu lyra
"nona, apa nona sudah bangun?" terdengar suara lyra dari luar kamar.
"sudah lyra, ayo masuklah, aku ingin langsung mandi pagi ini"
"oh iya sayang, aku berangkat pagi ini ya"
tanya rani sekali lagi pada digo
"iya sayang"
Lyra kemudian masuk menghampiri rani, rupanya digo juga sedang ada di kamar
"pagi tuan" lyra menyapa digo dengan sopan
"pagi lyra" digo menjawab sapaan lyra, dia begitu senang melihat lyra lagi.
__ADS_1
"oh ya sayang, aku nunggu di meja makan ya"
"iya sayang"
Digo pun berjalan keluar dari kamar menuju meja makan.
Lyra menghampiri rani dan membantu ia ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Ini memang sudah tugas lyra setiap harinya, setelah selsai mandi dan mengenakan pakaian, lyra pun mendorong kursi roda rani keluar kamar menuju ruang makan.
"kamu belum sarapan yang?" nampak digo yang baru saja selesai melipat koran bacaanya setelah melihat rani dan lyra yang datang menghampiri nya
"belum sayang, aku mau sarapan bareng sama kamu" ucap digo dengan sangat manis
Rani pun dibantu oleh lyra duduk di dekat digo.
"lyra ayo sarapan bareng sama kami" ucap digo pada lyra
Deg~~~~~
(apa-apan tuan digo ini, bikin masalah aja) lyra sedikit mendelik ke arah digo
"ti,, tidak tuan, aku sudah sarapan di rumah tadi sebelum kesini" ucap lyra gugup
Digo yang mendengar itu menjadi sedikit kecewa, dia sebenarnya ingin sarapan juga bersama lyra
Rani yang mendengar itu hanya tersenyum, ia menganggap suaminya sangat baik karena juga memperhatikan para asisten mereka. Padahal kenyataannya tidaklah seperti itu.
lyra pun langsung meninggalkan mereka berdua untuk sarapan, dia lalu pergi ke dapur untuk membantu yang lain seperti biasanya
(tuan digo yang gila! dia membuat jantung ku serasa mau copot, gila dia!) lyra menggerutu di dalam hati
Ketika selesai sarapan digo pun berangkat duluan karena rani mau pergi ke butiq diantar supir saja, dia tak mau membuat suaminya itu nanti terlambat masuk ke kantor karena harus melayani dirinya
"lyra, ayo kita juga pergi, aku mau ke butiq"
"loh mbak, mbak udah dapet izin dari tuan?" tanya lyra heran
"udah dong, aku udah ngerayu dia pagi tadi, hihi" rani tampak bahagia
Lyra yang mendengar nya juga ikut bahagia, jadi rani tidak harus bosan lagi diam dirumah.
Rani dan lyra pun berangkat ke butiq di antar oleh supir. Lyra memang orang yang sangat berjasa bagi rani, karena tak mudah menemukan orang yang begitu telaten dan super sabar untuk melayani dirinya yang bawel dan banyak maunya itu.
__ADS_1
Hay semua, ayo dukung aku ya, dengan cara like dan komen, terima kasih ☺️