Kelabu Diujung Rindu

Kelabu Diujung Rindu
eps 12


__ADS_3

rani dan lyra masuk ke dalam butiq, nampak risa yang sangat terkejut melihat kedatangan bos nya yang tiba-tiba ke butiq tanpa memberitahunya terlebih dahulu.


"mbak raniiii...." risa langsung berlari ke arah rani dan memeluknya. Dia sangat bahagia saat ini


"mbak kok nggak ngasih tau aku sih kalau mau kesini" risa mulai menangis


"eh kok kamu nangis sih, ihhh risa cengeh ih" rani mulai menggoda risa yang menangis


"abis aku kangen banget sama mbak rani, sama lyra juga" risa memeluk lyra yang berdiri di belakang rani


"aku juga kangen sama mbak risa" lyra membalas pelukan risa


"aku sekarang udah dibolehin lagi sa kerja sama suamiku, jadi kamu jangan keberatan kalau nanti kerepotan bantuin aku, aku sekarang udah ga bisa selincah dulu lagi"


"yaampun mbak, aku malah seneng direpotin sama mbak, aku udah bosen disini sendiri, kan kalau mbak rani sama lyra disini aku jadi ga kesepian lagi"


"iya, ya udah, aku keruangan aku dulu ya, mau nyoba bikin beberapa rancangan baju baru lagi, dah lama off takut ilmu nya hilang" rani suka sekali bersenda gurau bersama karyawan nya, ia tak menganggap dirinya lebih tinggi dari mereka


"iya mbak, aku juga mau lanjut kerja lagi"


Lyra pun mengantarkan rani ke ruangannya, saat rani mulai sibuk bekerja di mejanya, lyra membantu risa melakukan beberapa pekerjaan, karena pada awalnya ia memang bekerja disini sebelum pindah bekerja sebagai asisten pribadi nya rani.




Disaat jam makan siang, digo datang ke butiq milik rani, ia membawa nasi padang kesukaan rani.



"selamat datang pak" sapa risa yang melihat digo masuk kedalam butik



Digo mengangguk pada risa


"dimana rani?" dia mengedarkan pandanganya mencari rani.



"di dalam ruangan pak, lyra juga lagi di ruangan mbak rani nemenin nona rani"



"oke, aku ke ruangan rani dulu ya"



"iya pak"



Digo meninggalkan risa dan berjalan ke arah ruangan rani, disaat digo masuk nampak rani dan lyra yang sedang mengobrol.



"sayang.." sapa digo pada rani, ia juga tersenyum pada lyra, lyra langsung merasakan sesuatu yang berbeda di dalam dada nya, sesuatu yang hangat dan bahagia.


ia begitu bahagia melihat digo



"sayang, kamu mau makan siang disini?"

__ADS_1



"iya sayang, aku beliin nasi padang buat kamu, buat yang lain juga beliin"digo melirik lyra sekilas, kemudian digo menghampiri rani dan lyra yang sedang duduk di sofa.



"ya uda, kita makan bareng aja kalau gitu"


"lyra kamu panggilin risa ya, kita makan bareng aja disini" perintah rani pada lyra.



"ga usah mbak, aku sama mbak risa makan diluar aja, biar mbak makan disini sama tuan" digo hendak protes, ia ingin makan bersama lyra, tapi kenapa lyra seolah-olah ingin menghindar



"tidak apa-apa, aku juga sekalian mau bahas yang kita obrolin sama kamu tadi, jadi biar sekalian aja sambil makan siang, udah sana panggilin risa, aku udah laper banget ini" rani sudah tidak sabar makan nasi padang miliknya. Digo tersenyum senang, dia mulai membuka bungkus nasi pada milik rani



"iya mbak" lyra berjalan keluar untuk memanggil risa untuk makan bersama



Digo tersenyum senang, dia mulai membuka bungkus nasi padang pada milik rani



"ini sayang, aku beliin nasi pakai lauk rendang untukmu, tadi aku juga beli lauk yang lain, ada ayam bakar, tunjang, paru goreng, sama telur balado, komplit pokoknya"



"yeay, aku suka banget, tapi kalo aku gendut nanti gimana?" rani mulai cemberut




Entah rasa apa ini, lyra seperti cemburu melihat digo mencium rani tadi, tapi ia masih bisa menahan perasaannya, ia sadar akan posisinya saat ini.



"ayo risa, lyra, kita makan bareng"



risa dan lyra ikut duduk berhadapan dengan digo dan lyra, lyra duduk persis di depan digo, ia semakin kikuk, ia mulai membuka makanannya.



"mbak, makin soswet aja sama pak digo, jadi iri aku liatnya" risa mulai berceloteh



"ah kamu bisa aja, makanya cepetan nikah, biar bisa mesra-mesraan juga" rani meladeni ocehan risa



"gimana mau nikah, pacar aja ga punya"



"ya kalian sama dong, lyra juga jomblo tuh!" celetuk rani

__ADS_1



Deg~~~ lyra dan digo saling pandang saat ini saat mendengar ucapan rani, lyra yang sadar langsung menundukkan pandangannya.



"lyra mah cantik mbak, pasti cepet lakunya" risa masih saja berbicara



"udah mbak, abisin dulu makanannya" lyra mengalihkan topik pembicaraan yang tidak enak itu.



mereka mulai melahap makan siang mereka, nasi padang memang yang terbaik.



Saat mereka sudah selesai makan, lyra dan risa membereskan bekas makan mereka.


"lyra abis beres-beres nanti kesini lagi ya, tadi waktu makan aku lupa ngomongin yang soal tadi"



"iya mbak" lyra kemudian bergegas membereskan sisa makananan mereka, ia kemudian masuk kembali ke ruangan kerja rani



"lyra jangan berdiri aja, duduk disini gapapa" rani menepuk kursi kosong yang ada di samping nya



Lyra berjalan, menghampiri bosnya


"nah mas, aku mau bilang, aku udah pernah bahas soal ini sama kamu sebelumnya soal aku yang nyuruh lyra tinggal sama kita, lyra sekarang udah dapet izin dari ibunya untuk tinggal sama kita dirumah, biar dia ga capek bolak balik lagi kerja" rani menjelaskan pada suaminya agar tidak kaget jika nanti melihat lyra yang tinggal bersama mereka



"aku ga keberatan kok" ucal digo singkat, digo tak melirik kearah lyra sama sekali. Ia sibuk memainkan hp ny



"iya, nanti dia diantar supir untuk ngambil beberapa barang dan keperluan lyra"



"ya udah sekarang aja bareng aku, aku juga mau sekalian pulang mau ambil beberapa berkas di ruang kerja, nanti biar pak udin yang antar lyra ke butiq lagi" digo masih fokus pada hp nya



"ya gapapa kalo mas ga keberatan, ya udah lyra kamu ikut sama mas digo ya, pulang dan ambil barangmu, nanti langsung kesini lagi ya sama pak udin"



"tapi, apa ga papa aku ninggalin mbak di butiq?"



"ga papa, ada risa juga disini, udah sana siap-siap". Lyra mengangguk dan meninggalkan rani dan digo, digo tersenyum sambil memainkan hpnya, rencananya rupanya berjalan dengan mulus.



mobil digo mulai meninggalkan butiq milik rani dan menuju ke arah rumah lyra

__ADS_1



Hy semua, jangan lupa dukung aku ya, dengan cara like dan komen, makasih


__ADS_2