
Seorang sedang bertulas tulis di bukunya entah menulis apa, ia gadis berkulit putih dan memiliki mata sipit namun ia tidak ada keturunan china.
Kini tibalah guru masuk lalu mulai belajar, saat ini namanya terpanggil
"Nabila, silahkan kerjakan di depan".
Ternyata dia adalah Nabila nama lengkapnya Nabila Mery Damayanti dari keluarga memang tak mampu namun ia memiliki otak cerdas yang setara dengan Gibran namun masih dibawahnya.
Nabila pun kedepan dengan cepat ya dapat menyelesaikan
"Nah Nabila coba kamu terangkan ya". ucap lembut Guru, karena selain Gibran, Nabila adalah murid kesayangannya karena kepintaran dan juga akhlaknya yang baik
Nabila pun dengan lancar ia bisa menerangkan layaknya menjadi guru, Gibran sebenarnya ia menyukai Nabila namun ia takut Nabila di bully oleh para gengs cewek yang suka bully oranģ.
Tempat lain
Reza saat ini sedang di kantor tepatnya di ruangan Presidr miliknya disana banyak sekali tumpukan tumpukan map map yang harus ia periksa secara detail. Di tengah kesibukannya ada yang mengetuk pintu
Tok tok tok
"Masuk".
__ADS_1
"Tuan ada lapor bahwa ada mata mata di luar Mansion itu yang saya dapatkan dari anak buahku tuan".
"Cari siapa pelakunya, dan berketat Mansionku aku khawatir pada istriku karena dia sedang hamil aku tak mau apapun terjadi di keluargaku". dingin Reza
"Baik tuan".
"Siapa yang berani bermain api denganku". dingin Reza dengan sorot mata membunuh serta auea terpancar suram jika ada seorang di sekitar mungkin orang itu akan menahan nafas serta bergedik ngeri badannya.
Ditengah ia memikirkan pelaku tersebut, tiba tiba pintu terbuka
Ceklek
Ternyata itu adalah Rizky anak sulungnya Reza pun menoleh lalu ia pun langsung meminta pada anaknya karena dirinya ingin segera pulang karena ia ingin menjaga istrinya dari para penjahat yang sudah mengincar Syahilla
"Eh kau Rizky, kebetulan sekali Ayah ingin segera pulang maaf bantu Ayah ya membereskan ini semua".
"Ya tujuanku kesini sebenarnya itu ayah, tolong jaga bunda aku khawatir pada bunda".
"Ahhh ternyata kamu tau nak, ayah pulang duluan ya".
"Ya ayah hati hati".
__ADS_1
Reza langsung saja ia buru buru pergi dari ruangannya karena ia ingin segera pulang menemui istrinya karena ia sangat yakin jika Syahilla akan menjadi incaran mereka yang entah siapa Reza pun sedang mencari pelakunya.
Tibalah Reza di Mansion
Ia langsung ke kamar saat melihat kamar ia merasa lega melihat Istrinya sedang tidur pulas. Lalu Reza segera membersihkan diri karena itu ia langsung buka pakaian segala yang menempel di badannya sehingga ia jadi bertelanjang
Reza langsung pergi ke kamar mandi, tak lama ia pun sudah selesai mandinya. Kemudian ia pun memakai pakaian santainya lalu segera ia naik ke atas kasur langsung ia peluk sang istri tercintanya
"Sayang mulai hari besok sampai baby kembar ini lahir aku akan selalu berada disisimu sayang, aku tidak mau kamu kenapa napa mccuachhh I Love You MyWife".ujar Reza dengan di akhiri suara bisik
Reza pun langsung memeluk tubuh Syahilla pada tubuhnya ia meletakan kepalanya di dada bidang Reza yang berotot itu. Syahilla merasa nyaman ia pun berdusel dusel ke dada suaminya untuk mencari nyaman sampai ia mengigo
"Hmm nyaman banget". ngigo Syahilla
Reza mendengar itu langsung mencium kepala Syahilla dengan lembut dan begitu lama.
"Ya sayang, aku pun sama nyaman meluk kamu mmmcuahh bikin abang sayang kamu". ucap Reza dengan memeluk Syahilla dengan lembut dan memberikan kehangatan pada tubuh Syahilla begitupun Reza ia merasa hangat tubuhnya dipeluk sang istri jadi mereka berdua tidur sambil peluk masing masing.
Reza pun ikut tidur siang bahkan agak sore sih karena ia pulang pukul 2 siang, mereka berdua akhirnya tidur dengan nyenyak dengan pelukan mesra
bersambung
__ADS_1