KENCAN SEMALAM

KENCAN SEMALAM
Bab 13


__ADS_3

Amber membiarkan perawat membantunya membersihkan diri,dia berusaha tersenyum saat perawat menggodanya, "Anda harus tampak cantik untuk menyambut suami Anda".


Mereka tidak tahu bahwa Kyne bukanlah suaminya meskipun-pria itu adalah ayah dari anaknya.Dan dia pun tidak punya keinginan untuk menjelaskannya, karena dalam hatinya Amber tidak rela jika Kyne digoda wanita lain.Apalagi dia mendengar sendiri para perawat sering membicarakan ketampanan Kyne.


Hari ini pria itu akan datang menjemputnya.


Sebelum pergi ke Paris tiga hari lalu,Kyne yang telah menemaninya selama proses kelahiran, meminta Amber- lebih tepatnya setengah mengancam- untuk menunggunya kembali.


Ingatan Amber kembali ke hari itu.


***


"Dia anakku kan?".


Tanya Kyne setelah perawat mengantarkan bayi mereka ke kamar rawat Amber.


Kyne memandang bayi yang telah tertidur pulas itu dengan terpesona,tapi tatapannya kembali dingin saat menatap Amber,menunggu jawaban dari wanita yang telah melahirkan anaknya itu.


"Kyne...aku..!", Amber terdiam tidak bisa berkata.


"Jawab saja pertanyaanku!", ucap Kyne tajam.


Amber pun tidak punya pilihan lain,tidak ada gunanya menyangkal hal itu,melihat betapa miripnya bayinya itu dengan Kyne-membuat Amber merasakan ketidakadilan-dia yang mengandung selama sembilan bulan,tapi wajah bayinya seolah pinang di belah dua dengan wajah Kyne.


"Ya. Dia anakmu", jawab Amber pelan.


"Kapan kau berencana memberitahu hal ini padaku?", tanya Kyne sambil menatap wajah Amber yang tiba-tiba membeku.


Melihat ekspresi wajah Amber, Kyne pun menarik kesimpulan sendiri.


"Apa kau berniat, tidak akan memberitahuku?".


Amber pun hanya bisa mengangguk mengiyakan pertanyaan Kyne.


Pengakuan Amber tampaknya sangat memukul Kyne,meskipun jawaban Amber hanya untuk memastikan keyakinannya sendiri.Kyne menatap Amber dengan berbagai perasaan-kecewa, amarah, sedih dan senang.Ia merasa senang karena Amber memilih melahirkan anak mereka.


Kecewa dan marah karena Amber berniat menyembunyikan anaknya darinya, padahal saat itu Kyne telah datang dan menanyakan hal itu pada Amber.

__ADS_1


Sedih karena ia tidak ada disamping Amber,saat wanita itu hamil.


Dia menjadi sangat bersyukur, saat mengingat ibu Amber yang meminta bantuannya untuk memberikan paket pada Amber, jika tidak mungkin dia juga akan melewatkan proses kelahiran putranya.Atau lebih parahnya lagi,dia tidak akan pernah tahu bahwa dirinya telah menjadi seorang ayah.


"Apa kau berencana merawat anakku sendiri,Amberlee?. Atau kau berniat menjadikan bosmu itu sebagai ayah anakku?", Kyne berkata dengan menahan amarah yang mulai muncul.


Amber ingin berkata, tapi lidahnya kelu melihat api kemarahan yang muncul di mata Kyne, ada rasa takut yang tiba-tiba merasuki hatinya.Dia tidak menyangka Kyne akan bereaksi seperti ini.


Dan dia pun berandai-andai, apa mungkin takdirnya akan lain jika waktu itu dia jujur pada Kyne tentang kehamilanya.


Apa mungkin waktu itu Kyne akan menerima bayi yang dikandungnya,melihat betapa sayangnya Kyne pada bayinya.


"Aku tidak akan membiarkan hal itu,Amberlee!".Suara Kyne mengembalikan lamunan Amber.


"Aku ingin terlibat dalam kehidupan anakku,aku tidak akan membiarkan anakku memanggil laki-laki lain dengan sebutan "Daddy", hanya aku yang akan menjadi satu-satunya Ayah yang dikenalnya".Kyne membuang nafas kasar.


"Jika kau memaksa menikah dengan orang lain,kita akan bertemu di pengadilan,karena aku tidak akan membiarkan anakku dirawat orang lain." Kyne berkata dengan penuh penekanan, membuat pikiran Amber kacau seketika.


Pengadilan?


Apa maksud Kyne?


"Aku akan menjemput kalian, jadi jangan pernah mencoba pergi dari sini- ataupun menghubungi bosmu.Karena jika itu kau lakukan, aku tidak segan-segan untuk menghancurkan perusahaan Charliemu tersayang itu".


Mata Amber membulat saat mendengar ancaman yang dilontarkan Kyne dengan sangat tenang itu.


Mengapa dia membawa-bawa Charlie dalam urusan mereka,pikir Amber- melupakan bahwa dia pernah mengatakan pada Kyne bahwa Charlie adalah kekasihnya.


"Apa kau sudah memikirkan nama untuknya?", tanya Kyne sedikit melembut saat kembali menatap wajah anaknya yang masih terlelap.


"Aku ingin kita memberinya nama sebelum aku berangkat ke Paris "


Amber menghela nafas berat,hati dan tubuhnya benar- benar tidak siap harus beradu dengan Kyne.


"Ada beberapa nama", pada akhirnya Amber memilih berdamai.


"Aku masih bingung menentukan yang cocok, Sean, Earl, Jas.."

__ADS_1


"Earl O'Neil", guman Kyne memotong ucapan Amber.


"Aku suka nama itu, bagaimana?"


"Mengapa harus O'Neil?", tanya Amber tanpa sadar.


"Tentu saja anakku harus memakai nama belakangku,Amberlee sayang".


Wajah Amber langsung memerah,saat Knye mengucapkan namanya dengan begitu sensual, membuat darah Amber berdesir.


Amber berusaha menutupi kegugupannya karena ucapan Kyne dengan melotot pada lelaki itu.


"Aku ibu yang mengandungnya,tentu saja dia akan memakai nama belakangku", ucapnya tidak terima.


"Dan aku adalah Ayahnya", balas Kyne membuat Amber kembali terdiam karena tidak bisa membalas ucapan Kyne.


***


Hari pertama setelah Kyne pergi ke Paris, Earl mendapatkan sebuah boneka panda besar yang dikirim oleh Daddynya dan Amber mendapatkan sebuah buket bunga mawar besar, yang membuat para perawat iri.


Mereka berpendapat bahwa Kyne adalah lelaki yang sangat romantis.


Amber pun merasa senang dengan perhatian yang diberikan oleh Kyne meskipun masih ada sedikit rasa takut di benak Amber,bagaimana jika Kyne benar-benar menginginkan anaknya.


Dia tidak akan sanggup jika harus berpisah dengan jagoan kecilnya.


Pada hari kedua, Charlie menghubungi Amber, dan Amber pun tidak punya pilihan lain selain memberitahu Charlie.


Pada sore hari Charlie pun datang kerumah sakit menjenguknya dengan membawa banyak hadiah untuk putranya.


Charlie melihat sebuah boneka dan buket mawar dikamar yang ditempati Amber pun mulai menarik kesimpulan, " Dia sudah tahu?".


Amber hanya mengangguk, tidak ada gunanya menutupi hal itu pada Charlie yang sudah sangat baik padanya.Apalagi saat pandangan Charlie terarah pada kartu yang ada di boneka yang dikirimkan Kyne.


"Aku selalu mendukung,apapun keputusanmu", ucap Charlie menenangkan Amber, saat melihat sorot mata wanita dihadapannya itu.


Ya Charlie pernah meminta Amber untuk menikah dengannya demi memberi status untuk bayinya, tetapi dengan tegas Amber menolaknya.Ia tidak ingin melibatkan Charlie kedalam masalahnya, ia cukup berterima kasih dengan Charlie yang tetap mendukungnya dan membiarkannya bekerja dengan kondisinya yang tengah hamil.

__ADS_1


Charlie merasa kesempatannya pun tertutup saat Amber menolaknya dengan tegas.Dan diapun memutuskan untuk menjadi teman Amber, menemani wanita itu di masa kehamilannya.Dan sekarang lelaki yang menjadi ayah dari bayi Amber sudah datang, ada rasa sedih di hatinya, tetapi melihat sorot bahagia di mata Amber saat membahas Kyne O'Neil, Charlie tahu bahwa Amber mencintai lelaki itu.


__ADS_2