KENCAN SEMALAM

KENCAN SEMALAM
Bab 23


__ADS_3

Amber sangat terkejut mendengar pengakuan Kyne -yang dengan sengaja ingin membuatnya hamil.


Amber mendongak menatap suaminya.


Pria itu sama sekali tidak bercanda.


"Kyne?," ucap Amber sambil menyipitkan matanya meminta penjelasan dari pria itu.


"Hanya itu satu-satunya cara yang terpikirkan olehku untuk membuatmu menjadi milikku." jawab Kyne pada akhirnya.


"What!," Amber menatap Kyne tajam.


Kyne yang mendapat tatapan tajam hanya tersenyum dan menaruh wajahnya di ceruk leher Amber dan sesekali mengecupnya.


"Mengapa kau percaya diri sekali bisa membuatku hamil dengan sekali bercinta," ucap Amber.


"Sayang."


Kyne mengangkat kepalanya dan berbisik di telinga istrinya, "Kita tidak hanya sekali bercinta, tapi berkali-kali dalam satu kesempatan."


Ucapan Kyne yang benar adanya sukses membuat wajah Amber memerah, teringat kencan semalam mereka.


"Wajahmu memerah!," goda Kyne membuat Amber memukul lengannya dengan gemas.


"Aku, mencintaimu Amberlee."


Amber menghentikan pukulannya di lengan Kyne dan menatap pria itu, mata coklat Kyne berbinar menyiratkan apa yang diucapkannya.


"Aku lebih mencintaimu," balas Amber.


Kyne memeluk tubuh istrinya itu dan memberikan kecupan sayang di keningnya.

__ADS_1


"Jika waktu itu aku tidak hamil dan melahirkan Earl, apa yang akan kau lakukan?," Amber menjadi penasaran dengan pengakuan Kyne.


"Aku akan mencari cara lain," jawab Kyne penuh keyakinan. "Karena aku yakin, kau diciptakan hanya untukku."


Amber tertawa mendengar ucapan Kyne yang penuh percaya diri.


"Dari mana kau mendapat kata-kata seperti itu." tanya Amber masih tergelak.


Kyne menjadi gemas sendiri saat melihat istrinya tertawa seperti itu.


"Aku ingin kita seperti ini sampai nanti." pukas Kyne sambil menggelitik Amber yang masih menertawakannya.


*


Hari-hari bahagia menyelimuti kehidupan Amber dan Kyne, di hari libur Kyne selalu membawa Istri dan putranya jalan-jalan untuk menikmati quality time bersama.


Amber sudah memutuskan mengundurkan diri dari pekerjaannya-meskipun Charlie berusaha membujuknya.Tapi dia ingin berperan sebagai istri untuk Kyne dan seorang ibu untuk Earl.


Charlie pun mengijinkannya dan mengatakan jika pintu perusahaannya terbuka lebar untuk Amber jika ingin kembali bekerja.


*


Tidak terasa usia baby Earl sudah hampir satu tahun, dan Amber merasakan kehidupan pernikahan yang sempurna.


Anak yang lucu dan tumbuh dengan sehat, suami yang tampan dan mencintainya.


"Da dadada," ocehan menggemaskan baby Earl membuat Amber melayangkan pandangannya kesosok yang baru saja masuk, dan melihat suami tampannya.


Meskipun telah menikah perasaan Amber tidak berubah, kehadiran Kyne selalu menimbulkan desiran aneh pada tubuhnya.


Kyne mengangkat baby Earl dan menciumi pipinya lalu mendekati istrinya dan mencium keningnya.

__ADS_1


"I love you," bisiknya.


Kyne selalu mengatakan kata itu sebagai ritual mereka, membuat Amber merasa benar-benar dicintai.


"Love you too," balas Amber dengan senyum manisnya.Amber sangat merindukan suaminya itu, meskipun hanya tiga hari Kyne berada di Paris.


Amber mengambil Earl dari gendongan Kyne, dan meminta suaminya itu untuk mandi dan mengganti pakaiannya.Dengan masih menggendong putranya,Amber menyiapkan pakaian santai untuk Kyne, setelah suaminya mengatakan akan menghabiskan sisa hari ini dirumah, membuat Amber merasa senang.


Setelah mandi dan memakai pakaian yang sudah disiapkan istrinya, Kyne segera turun kebawah.


"Sayang!," ucapnya sedikit berteriak ketika tidak melihat istri dan anaknya diruang keluarga.


"Amber ada didapur sedang menyiapkan makanan untukmu," kata bibi Ann yang baru masuk sambil membawa baby Earl.


"Terima kasih bibi Ann," jawab Kyne sambil tersenyum. "Titip Earl sebentar ya Bi." lanjut Kyne sambil beranjak kedapur untuk menemui istri yang dirindukannya.


Amber yang sedang fokus menyiapkan makanan kesukaan suaminya, terkejut saat tiba-tiba sebuah tangan memeluknya dari belakang. dan tersenyum ketika menyadari itu tangan suaminya.


Memang siapa lagi yang akan berani memeluknya jika bukan suaminya itu, batin Amber.


"Sedang apa?."


Kyne meletakkan kepalanya diatas pundak Amber, melihat apa yang dilakukan wanita cantik ini.


"Wow....kau tahu kesukaanku sayang," puji Kyne saat dilihatnya Istrinya itu sedang memasak makanan kesukaanya.


Tak berapa lama kemudian Amber menyajikan apa yang sudah dimasaknya di meja makan dan meminta suaminya dan bibi Ann untuk makan bersama.


Begitulah kehidupan Amber, dari seorang wanita karier dia memutuskan untuk menjadi seorang ibu dan istri dalam arti sebenarnya.


Dia memandang wajah Kyne, pria yang sudah mencuri hatinya dipertemuan pertama mereka.

__ADS_1


Dia sangat mensyukuri takdir yang sudah digariskan olehNya.


***


__ADS_2