Kepincut Cinta Anak Magang

Kepincut Cinta Anak Magang
36 ~ Pertengkaran


__ADS_3

Kyara dan keenan berbincang2 dikantin sampai tidak sadar bahwa sudah banyak karyawan lain yang datang ke kantin itu, para karyawan itu menatap ke arah mereka berdua dengan tatapan heran, tiba2 shanti dan mega pun datang ke kantin itu melihat kyara dan keenan yang sedang berbincang


"eh shan liat itu (ucap mega sambil menunjuk ke arah keenan dan kyara)"


"sialan!!! apa sih maunya cewek setan itu!! (ucap shanti emosi)"


"kok bisa ya pak keenan semeja dan cuma berdua aja sama kyara? (tanya mega)"


"maksud lo apa? mau manasin gue?"


"gue cuma nanya kali shan"


"liat aja si kyara abis nanti sama gue!! (shanti melirik sinis kearah kyara dan keenan)"


kyara dan keenan yang sadar sudah mulai ramai di kantin itu langsung beranjak untuk meninggalkan kantin


"ky udah rame, pergi yuk (ucap keenan)"


"iya pak, ya udah saya balik keruangan dulu"


keenan mengangguk dan mereka berdua pergi dari kantin itu, ketika kyara akan masuk kedalam ruangannya tiba2 saja shanti dengan paksa menarik tangan kyara dan dibawa kedalam toilet, kyara yang melihat shanti menariknya itu sangat terkejut..


"shanti lo mau bawa gue kemana? (tanya kyara)"


*bruuukkkk


shanti mendorong kyara masuk ke dalam toilet dan menguncinya


"gue kan udah pernah bilang ke lo pak keenan itu milik gue, ada kuping nggak sih?!!! (shanti berteriak dan membentak kyara)"


"kalo emang pak keenan milik lo harusnya waktu gathering kemaren dia ngasih bunga ke lo bukan ke gue! (ucap kyara menatap mata shanti)"


*plaakkk


shanti langsung menampar kyara yang sudah membentaknya itu, amarah shanti sudah diujung kepala


"berani2nya lo ngebentak gue!! (ucap shanti)"


¤¤¤

__ADS_1


dilain sisi ridwan yang lewat didepan toilet wanita itu mendengar bahwa ada keributan didalam sana, ridwan terus menguping dipintu toilet itu, ridwan mendengan shanti menyebut2 nama kyara dan keenan


"waahh gawat ini (ridwan langsung berlari ke ruangan anggi dan dina)"


sesampainya diruangan itu ridwan hanya melihat heni, anggi dan dina


"kyara kemana? (tanya ridwan panik)"


"kyara tadi ngobrol sama pak keenan mas dikantin (jawab heni)"


"mampuuussssss (ridwan langsung mengusap kasar wajahnya)"


"kenapa sih? (tanya dina)"


"cepet.. cepet kalian cek ke toilet cewek (ridwan dengan menarik2 tangan dina)"


dina yang heran itu langsung berdiri dan berjalan keluar disusul dengan anggi dan heni.


didepan pintu toilet mereka mendengar suara kyara dan shanti didalam, anggi langsung berlari keruangan keenan sedangkan ridwan heni dan dina mencoba menggedor pintu toilet itu.


"hen cepet panggil satpam (perintah dina pada heni)"


"kee, cepetan kebawah kyara sama shanti berantem (ucap anggi panik)"


"apa?????"


keenan yang mendengar itu sangat terkejut dan langsung berlari menuju tempat shanti dan kyara berada, disana terlihat sudah ada 2 satpam yang berusaha mendobrak pintu kamar mandi itu, ketika pintu terbuka semuanya terkejut ketika shanti sudah berada diatas kyara


*plaakkkk


dina yang melihat kejadian itu seketika langsung menampar shanti dan menjauhkan tubuh shanti dari kyara, dina langsung memeluk kyara dan menutupi bagian lengan kemeja putih kyara yang robek karna shanti


"shanti!!! (teriak keenan yang baru datang bersama anggi)"


shanti langsung menoleh kaget ke arah keenan


"bawa keluar anak magang ini!!! (perintah keenan kepada 2 satpam itu)"


shanti yang tangannya dipegang oleh kedua satpam itu berusaha memberontak

__ADS_1


"pak keenan nggak adil!!!! saya cinta sama bapak!!! tapi kenapa bapak malah milih cewek brengs*k itu!!!! (teriak shanti)"


kedua satpam itu langsung berjalan membawa shanti keluar. keenan yang melihat pujaan hatinya itu berantakan merasa sangat bersalah


"ky... maaf (ucap keenan lirih sambil mendudukan diri hadapan kyara)"


kyara yang melihat keenan mendekat langsung menyembunyikan diri di balik dina karna kyara malu lengan baju kemejanya terlihat robek cukup besar, keenan yang menyadari itu langsung melepas jasnya dan memberikan ke dina untuk dipakaikan ke kyara


"ky.. maafin saya nggak bisa jagain kamu setiap saat (ucap keenan)"


"bukan salah bapak, salah saya.. harusnya kita memang nggak ngobrol ditempat umum kayak tadi (jawab kyara)"


dina, anggi, dan heni membantu kyara untuk bangun dan membawanya keruangannya diikuti oleh keenan dan ridwan.


keenan yang melihat kyara masih tak berdaya seketika wajahnya terlihat marah mengingat shanti yang sudah membuat kyara jadi seperti ini


"nggak ada yang boleh nyakitin kyara!!!" (gerutu keenan dalam hati)"


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2