Kepincut Cinta Anak Magang

Kepincut Cinta Anak Magang
56 ~ Senyuman Dipagi Hari


__ADS_3

Pagi itu matahari pagi sudah menembus ke celah2 kamar mereka, kyara tersentak kaget karna ia bangun kesiangan


"ya ampun aku kesiangan.. "


kyara terkejut melihat jam di dinding menunjukan pukul 07.30, dilihatnya keenan masih tertidur pulas diranjang king size itu dan kyara segera membangunkan keenan karna ini hari pertama keenan harus pergi ke kantor setelah mereka menikah


"kak... kak keenan bangun, udah jam 10 (kyara mengguncang2 tubuh keenan)"


ketika keenan sudah setengah sadar kyara langsung beranjak dari tempat tidurnya dan segera masuk kedalam kamar mandi, kyara merasa agak nyeri dibagian sensitivnya itu tapi kyara tak menghiraukannya dan segera masuk kedalam kamar mandi, sedangkan keenan yang mendengar kyara berbicara sudah pukul 10 itu sangat terkejut dan langsung berlari ke kamar mandi dilantai bawah.


kyara yang sudah selesai mandi itu langsung mengambil sprei berwarna putih ditempat tidurnya karna ada bercak darah disprei itu


"ya ampun kok aku malu ya mau ketemu kak keenan (ucap kyara dalam hati)"


tak lama itu keenan masuk ke dalam kamarnya dan mendapati istrinya sedang mengganti dengan sprei baru


"istriku..... (peluk keenan dari belakang)"


"kamu bohong ya sama aku? katanya udah jam 10, ini masih jam 8 kurang ternyata (ucap keenan)"


"i.. iya kak maaf, biar kakak cepet bangun (kyara masih sangat malu dengan keenan)"


keenan yang menyadari tingkah istrinya itu di pagi ini merasa sangat aneh


"kamu kenapa ky? (tanya keenan heran)"


"apanya yang kenapa? (kyara masih memalingkan wajah dari keenan)"


"kok kamu kayak menghindar gitu sih dari aku?"


"ng.. nggak kok, biasa aja"


"nggak mungkin biasa aja"


keenan membalikan tubuh kyara menghadapnya dan mengangkat wajah kyara agar bisa menatapnya


"coba jujur sama aku, kamu kenapa?"


"a.. aku malu kak"


"malu kenapa sayang?"


"malu kejadian semalem (wajah kyara tampak semakin merah)"


keenan yang mendengar ucapan kyara itu matanya seketika terbelalak dan langsung tertawa


"hahaha astaga kyara... sayang, kenapa malu? kita ini suami istri loh, halal. jadi wajar dong kita ngelakuin yang kayak semalem, dan seterusnya kita nanti bakal ngelakuin yang kayak semalem lagi (ucap keenan menenangkan kyara)"


"iya kak maaf, cuma aku ngerasa malu aja karna semalem----"

__ADS_1


"kenapa semalem? karna aku udah ngeliat semua? (keenan mencoba menggoda kyara)"


"iihhh apaan sih (kyara mencoba menutup wajah merahnya)"


keenan yang melihat tingkah lucu istrinya itu semakin gemas dibuatnya, keenan tertawa dan langsung memeluk istrinya itu


"aku males ke kantor ah (ucap keenan sambil masih memeluk kyara)"


"loh kenapa? (tanya kyara heran)"


"aku betah di rumah, soalnya ada kamu (keenan mencubit pipi kyara dengan gemas)"


"ya ampun... nanti kan kalo udah pulang dari kantor bisa ketemu lagi, ayok sekarang kita sarapan dulu nanti kamu telat"


kyara dan keenan berjalan menuju ruang makan, para pembantu dirumah itu sangat senang melihat tingkah pengantin baru itu yang sudah sangat sumringah dipagi hari


"selamat pagi nyonya, tuan, sarapan sudah siap (ujap bi eni sopan)"


"terimakasih ya bi, maaf pagi ini saya kesiangan jadi nggak bisa bantu buat bikin sarapan (ucap kyara)"


"nggak apa2 nyonya, ini kan memang udah pekerjaan kami"


"sekali lagi makasih ya bi"


"iya nyonya, saya balik ke dapur dulu permisi.. "


kyara dan keenan segera menyantap makanan itu dan setelah selesai sarapan kyara mengantarkan suaminya itu ke depan


"aku pergi dulu ya, nanti aku telfon (ucap keenan dan mencium kening istrinya)"


¤¤¤


sesampainya di kantor keenan masih terlihat sumringah dan menebar senyum kepada seluruh karyawannya, para karyawan yang melihat tingkah bosnya itu sangat senang karna pagi ini wajah keenan sangat berseri2


"pengantin baru tuh udah masuk (bisik salah satu karyawan)"


"pak keenan udah nikah makin oke aja ya"


"iya, beruntung banget ya kyara"


"asli beruntung banget"


ketika keenan sudah hampir sampai diruangannya tiba2 zaka memanggilnya dan menghampiri keenan


"bos... weeehhh senyum terus!!! (ledek zaka)"


"iya dong, kan udah ada penyemangat dirumah"


"iya deh iya gue doang yang jomblo di dunia ini"

__ADS_1


"makanya cepetan halalin anggi"


"insyaAllah bos, lusa gue coba mau kerumah dia, lo temenin gue ya bos?"


"kok gue sih?"


"ya lo kan keponakan orangtuanya si anggi"


"hmmmm iya deh iya, sekalian nanti gue ajak kyara buat kerumah paman dan bibi"


"nah gitu kan seneng gue dengernya, jadi gimana nih bos malem pertamanya? ampuh nggak obat dari gue? (tanya zaka penasaran)"


"gue nggak butuh obat lo, tanpa obat lo gue bisa menyelesaikannya sendiri, semalem aja 4 ronde"


"buseeetttt, yang bener?"


keenan menganggukan kepala dan berlalu meninggalkan zaka yang sedang terkejut itu


"bener2 bos keenan, makan apaan dia ya bisa kuat?"


zaka segera menyusul keenan masuk ke dalam ruangannya itu, tak lama itu tiba2 ada seseorang yang mengetuk pintu ruangan keenan


tok tok tok


zaka bergegas membukakan pintu ruangan bosnya itu, dilihatnya shanti sudah berdiri di depan pintu itu dengan membawa tumpukan berkas, zaka mempersilahkan shanti untuk masuk


"permisi pak keenan (ucap shanti)"


"iya, ada apa? (jawab keenan sambil memainkan laptopnya)"


"ini data2 hasil magang saya selama disini, minggu depan saya dan yang lain sudah selesai magang"


"oke kasih ke zaka aja datanya, biar nanti dia yang cek"


"baik pak"


shanti sangat kesal melihat keenan yang semakin tak peduli dengannya itu, setelah memberikan berkas2 kepada zaka shanti pun segera pamit pergi dari ruangan keenan.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2