
Setelah kejadian kemarin membuat kyara merasa tidak tenang karna sewaktu2 bisa saja shanti atau orang lain akan memperlakukannya seperti kemarin, hari ini hari terakhir kyara dan heni magang di perusahaan ini, mereka ke kantor untuk membereskan barang2 mereka dan sekaligus berpamitan kepada para karyawan
"akhirnya ya ky kita selesai juga magang (ucap heni)"
"iya hen, nggak nyangka ya cepet banget"
"padahal udah mulai seru ya, tapi malah udah selesai magangnya hehehe"
"kalo inget kejadian kemaren rasanya males deh hen lama2 disini (kyara sambil menatap kesembarang arah)"
"jangan gitu dong ky, ini hari terakhir kita disini, buang yang jahat ambil yang bagusnya"
"iya hen, menurut lo mungkin nggak pas kita udah pergi pak keenan bakal tergoda sama shanti?"
"menurut gue pak keenan itu orang yang paling menjunjung tinggi harga diri, kalo dia sampe selingkuh berarti dia nggak ada harga diri"
"hmmm iya sih, ya udah lah ayok berangkat nanti kesiangan"
heni dan kyara berjalan kaki pergi ke kantor itu, sesampainya di kantor semua mata tertuju kepada mereka berdua karna hari ini mereka tampil dengan style modern tidak seperti hari2 biasa mereka memakai baju dan perlengkapan lapangan
"setelah di liat2 mereka cantik juga (bisik salah satu karyawan pria di sana)"
"mereka pake baju lapangan aja cantik apa lagi bedandan kayak begini (ucap salah satunya lagi)"
kyara melempar senyum ke semua karyawan yang ada di sana, selain kagum dengan kyara dan heni para karyawan disana pun menatap ke arah kyara karna insiden dia dan shanti kemarin, terlihat ada beberapa karyawan yang berbisik2 melihat kyara
"gue ngerasa nggak nyaman deh hen (ucap kyara sambil berbisik)"
"udah biarin aja (jawab heni dengan tenang)"
__ADS_1
mereka berdua sampai diruangannya dan didalam ruangan itu sudah ada mbak anggi, mbak dina, dan juga pak andi pembimbing lapangan mereka, semuanya tersenyum ketika kyara dan heni memasuki ruangan
"selamat kyara dan heni yang sudah menyelesaikan tugasnya dengan baik (ucap pak andi sambil mengulurkan tangannya)"
"selamat ya ky, hen"
mbak anggi langsung memeluk mereka berdua dan mbak dina juga ikut memeluk
"terimakasih buat pak andi selaku pembimbing lapangan kami, dan juga terimakasih buat mbak anggi dan mbak dina yang sudah membimbing sekaligus menjadi sahabat kami"
mata kyara sudah berkaca2, sedangkan heni dan dina sudah meneteskan air matanya, tak lama itu terlihat keenan dan zaka datang keruangan mereka dan semuanya menundukan kepala memberi hormat
"kyara, heni selamat ya (keenan mengulurkan tangannya)"
"terimakasih pak"
"oh iya untuk perpisahan kalian hari ini saya mau mentraktir kalian semua untuk makan dikantin bersama, mau? (tanya keenan)"
"selamat kyara, jangan sedih, suatu saat kamu bakal datang lagi ke perusahaan ini (ucap keenan menatap kyara dengan lembut)"
seketika tangis kyara pecah ketika keenan berbicara seperti itu, merasa ada yang hilang ketika harus meninggalkan tempat ini karna terlalu banyak kenangannya
"terimakasih pak keenan (ucap kyara)"
keenan dan zaka meninggalkan ruangan itu dan kembali ke ruangannya, sedangkan kyara dan heni masih ada diruangan anggi
"ky.. hen.. aku ada kenang2an untuk kalian (ucap mbak dina sambil memberikan mug yang ada foto mereka bersama2)"
"mbak dina ini keren banget!!! (ucap kyara senang)"
__ADS_1
"makasih banyak mbak dina, aku suka banget (heni tak henti2nya memangdangi mug pemberian dina itu)"
"kalian jangan sedih, kalian boleh dateng kesini kapan aja,kalian denger kan kata pak keenan tadi? (tanya anggi)"
"iya denger mbak, tapi kesini lagi pas statusnya udah beda (ucap heni dan membuat semuanya tertawa)"
mereka berempat masih berbincang2 dan bercanda di ruangan itu, membahas tentang wisuda kyara dan heni, dan juga membahas insiden kemarin dan itu membuat kyara tak tenang lagi..
"ky kamu kenapa? (tanya anggi)"
"aku jadi inget kejadian kemaren mbak (kyara langsung tertunduk lesu)"
"udah jangan di inget lagi, pokoknya biar kami yang jaga pak keenan kalo kamu udah nggak disini (ucap anggi pada kyara)"
.
.
.
..
.
.
.
.
__ADS_1
.