Kepincut Cinta Anak Magang

Kepincut Cinta Anak Magang
53 ~ Rumah Baru


__ADS_3

Pagi itu kyara yang sudah ada di dapur sedang membuatkan sarapan pagi untuk keluarga dan suaminya itu, keenan yang baru saja terbangun dari tidurnya terkejut karna kyara sudah tidak ada lagi di sampingnya, keenan bangun dari tempat tidurnya itu dan turun kebawah mencoba mencari istrinya dan setelah di dapati istrinya itu sedang memasak di dapur keenan sangat senang melihatnya


"kamu masak apa? (keenan memeluk kyara dari belakang)"


kyara sangat terkejut dengan tingkah keenan yang tiba2 memeluknya dari belakang itu


"kak keenan lepasin nanti kalo di liat orang gimana (ucap kyara sambil melirik ke arah sekitar)"


"biarin aja, kan udah halal (keenan semakin mengeratkan pelukannya)"


"duuhhh kak keenan gimana aku bisa masak kalo posisinya kayak gini"


keenan terkekeh dan mencoba melepaskan tangannya dari tubuh kyara


"memangnya kamu masak apa sih? (tanya keenan penasaran)"


"aku masak capcay buat sarapan pagi ini"


"pasti enak kalo istriku yang masak"


"iihhh apa sih (kyara sangat malu ketika keenan berbicara seperti itu)"


tak lama itu masakan kyara sudah matang dan ia segera menyiapkannya di meja makan, sedangkan keenan sudah duduk didepan meja makan itu, bunda yang baru saja pulang dari pasar menuju ke dapur dan didapatinya pengantin baru itu sudah ada di dapur


"eehhh pengantin baru pagi2 udah di dapur aja"


"iya bunda, kata kyara masakin special untuk keenan (ucap keenan meledek kyara)"


kyara sangat malu ketika suaminya itu berbicara seperti itu


"aahhh romantisnya, jadi ke inget jaman ayah dan bunda dulu"


"ya ampun bunda, lagian kan tiap hari bunda juga masakin ayah (ucap kyara)"


"iya sih ky, tapi kan lain nggak ada pujian2 kayak waktu pengantin baru dulu"


seketika mereka bertiga tertawa mendengar ucapan bunda itu, tak lama itu ayah kyara turun menghampiri mereka bertiga untuk ikut sarapan pagi bersama, dimeja makan kyara mengambilkan makanan untuk keenan dan juga mengambilkan ayahnya, mereka sarapan pagi sambil berbincang2 ringan tentang kehidupan rumah tangga mereka kedepannya


"kalian berdua setelah ini mau tinggal dimana? (tanya ayah kyara)"


"kami tinggal di deket kantor keenan ayah, kebetulan seminggu yang lalu keenan ada rezeki jadi bisa buat beli rumah disekitaran kantor (ucap keenan)"


"oh syukurlah, ayah seneng dengernya (ucap ayah)"


"kamu kapan kee mulai kerja? (tanya bunda)"


"keenan mulai kerja lagi besok bunda, jadi rencananya hari ini keenan udah mau bawa kyara ke rumah baru kami"

__ADS_1


"kok cepet banget sih kee, bunda padahal seneng loh kalo kalian tinggal disini"


"nanti kalo hari libur kami pasti kesini lagi bunda (ucap kyara menenangkan bundanya)"


¤¤¤


setelah sarapan kyara kembali ke kamarnya dan di susul oleh keenan untuk berkemas2 barang apa saja yang akan ia bawa untuk pindah dirumah barunya itu, kyara menyiapkan 2 koper untuk baju2nya


"banyak banget ky? (tanya keenan)"


"namanya juga cewek, bajunya pasti macem2"


"ya tapi nggak usah semuanya dibawa, berat"


"kalo nggak dibawa semua nanti aku disana nggak punya baju kak"


"nanti kita bisa beli disana sayang, baju yang sebagian kamu tinggal aja disini biar kalo kita kesini udah nggak repot2 lagi bawa baju"


keenan berbicara lembut pada istrinya itu sambil membelai rambut lurus kyara, setelah keenan berbicara seperti itu kyara merasa omongan keenan ada benarnya


"oke kalo gitu, biar aku bawa 1 koper aja (kyara tersenyum ke arah keenan)"


"oh iya ky, ini ada hadiah dari anggi, heni, dina, ridwan, zaka, dan rudi (keenan menyerahkan kotak yang lumayan besar itu)"


"waahh apa ya isinya (kyara penasarn dan mencoba membuka kotak itu)"


"eh ky, kata mereka buka kadonya nanti aja pas kita udah dirumah baru)"


"ya aku juga nggak tau sayang, udah ah selesain aja beresin barang2 kamu dulu"


kyara menganggukan kepala dan meletakan kado itu dimeja, sementara kyara sedang berkemas keenan sambil duduk diatas sofa menonton tv dikamar itu.


sekitar 1 jam kyara membereskan baju2 miliknya dan milik suaminya itu kyara mengajak keenan untuk turun dan berpamitan kepada bunda dan ayah


"ayah bunda... (ucap kyara)"


"kalian udah siap? (tanya ayah)"


"iya ayah, kyara sama kak keenan mau pamit, ayah dan bunda jangan lupa harus main ya kerumah kami"


"iya nak, pasti nanti kami sering2 main kesana, makanya cepet kasih kami cucu biar ada alesan ayah sama bunda betah main kesana"


mereka semua terkekeh mendengar ucapan ayah, kyara dan keenan sangat malu ketika ayah berbicara seperti itu, kyara mengingat kejadian semalem yang menurutnya hampir saja on proses itu


"ya udah bunda ayah, keenan dan kyara pamit dulu yaa assalamualaikum (mereka berdua mencium tangan bunda dan ayah)"


"walaikumsalam, hati2 ya"

__ADS_1


kyara dan keenan pergi meninggalkan rumah ayah dan bunda, butuh waktu sekitar 5 jam lebih untuk sampai kerumah baru mereka, diperjalanan mereka berbincang2 dan terus bersenda gurau hingga akhirnya kyara kelelahan dan tertidur


"ky... (keenan membangunkan istrinya itu)"


kyara menggeliat karna tangan keenan sudah menyentuh pipi mulusnya itu


"udah sampe ya? (tanya kyara setengah sadar)"


"iya sayang, yuk masuk"


mereka turun dari mobil itu dan disambut oleh 2 orang art dan 1 orang satpam dirumah itu, para art membantu mereka untuk membawa barang2nya


"perkenalkan nyonya, saya bi eni, dan ini bi ipah, dan kalo yang itu namanya mang irul"


kyara tersenyum melihat para artnya itu sopan dan ramah kepadanya


"saya kyara, seneng bisa ketemu sama kalian semua"


"terimakasih nyonya, tadi kami udah nyiapin untuk makan siang, ayok nyonya saya anter ke meja makan"


"nanti aja bi, belum terlalu laper, saya mau ke kamar dulu ya bi"


"baik nyonya"


kyara menggandeng tangan keenan untuk masuk kedalam kamar mereka berdua, ketika kamar itu dibuka kyara sangat terkejut karna kamar itu sangat mewah dengan cat dinding warna putih bersih dan sprei yang berwarna putih juga


"kakak, ini beneran kamar kita? (tanya kyara sambil menutup mulutnya)"


"iya, kamu suka? (tanya keenan)"


"suka banget, ya ampun.... "


kyara dan keenan memasuki kamar itu dan kyara melihat2 pemandangan disekitarnya, terlihat jelas dari jendela kamar itu ternyata kantor keenan sangat dekat dari rumah mereka.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2