
Keenan mengahampiri istrinya yang sedang menatap keluar jendela melihat2 pemandangan di sekitar rumahnya, tiba2 keenan memeluk kyara dari belakang
"kamu suka? (tanya keenan)"
"suka.. (ucap kyara sambil tersenyum)"
"kalo kamu bosen dirumah, kamu boleh sering2 main ke kantor"
"magang lagi? (tanya kyara meledek keenan)"
"iya, nanti aku juga jatuh cinta lagi yang kedua kali sama orang yang sama"
"bisa aja, oh iya kamu kenapa sih buat kamar ini besar banget?"
"biar istriku nggak bosen, biar nanti kalo udah ada bintang dia bisa main2 di kamar ini"
kyara tersenyum mendengar ucapan keenan, kyara ingat bahwa keenan ingin memiliki anak bernama bintang
"jadi kapan ky?"
"apanya? (tanya kyara heran)"
"bintang bakal launching?"
"eehhh... anu, gimana kalo kita makan siang dulu? tadi bi eni bilang dia udah nyiapin makanan"
kyara mencoba mengalihkan pembicaraan keenan dan menarik tangan suaminya itu menuju dapur, sesampainya di sana kyara melihat sudah banyak hidangan yang di letakan diatas meja makan, kyara dan keenan segera duduk dan memakan makanan yang sudah di sediakan
"bi, kalo sarapan biar saya aja ya yang masak (ucap kyara pada artnya)"
"tapi nya---"
"saya juga pengen masakin untuk suami saya (ucap kyara sambil tersenyum)"
"udah bi biarin aja, pokoknya kyara bebas disini (keenan ikut menimpali)"
"baik tuan, baik nyonya (ucap bi ipah berlalu pergi)"
"sayang, abis ini kita belanja ya (ajak keenan)"
"belanja apa? bukannya disini udah lengkap semua ya?"
"belanja apa aja yang kamu mau, kamu sekarang tanggung jawab aku, jadi udah tugas aku buat memenuhi kebutuhan istri"
"tapi kamu juga ikutan belanja kan? aku ngerasa nggak enak kalo aku aja yang belanja"
"iya sayang (keenan mencoba membelai kepala kyara yang dibalut jilbab itu)"
__ADS_1
setelah selesai makan mereka bersiap2 untuk pergi kesebuah department store dikota itu, kyara berbusana ala2 anak muda yang modern karna memang usia kyara kini masih 22 tahun, keenan yang melihat istrinya bergaya ala anak remaja ia mencoba untuk mengimbangi istrinya karna takut nanti ketika orang2 melihat mereka berdua seperti om dan keponakannya.
"ya ampun kak keenan... (kyara terkejut melihat gaya keenan)"
"kenapa? jelek ya?"
"nggak, mau gimana juga suami ku ini selalu keliatan perfect (kyara mencoba memuji suaminya itu)"
"ya udah yok kita pergi (keenan menggandeng tangan kyara)"
sesampainya mereka dipusat perbelanjaan itu keenan dan kyara segera turun dari mobil, keenan kembali menggandeng tangan istrinya itu, mereka berdua memasuki sebuah toko pakian dengan brand ternama, kyara dan keenan memilih beberapa baju dan celana disana, ketika sedang memilih2 tiba2 keenan memberikan sebuah black card untuk kyara
"ini punya kamu (ucap keenan sambil memberikan pada kyara)"
"kak... ini... (kyara yang menyadari apa yang diberikan keenan itu sangat terkejut)"
"iya itu black card, sekarang kamu yang pegang ya"
"tapi kak, ini kan punya kamu"
"ini sekarang punya kamu, jadi kamu bebas mau belanja apa aja, tapi aku harap kamu bisa pake kartu ini dengan bijak ya (keenan mencubit pipi lembut istrinya itu)"
"iya, pasti aku gunain dengan sebaik mungkin"
keenan dan kyara membayar barang2 belanjaan mereka tadi menggunakan black card itu, setelah berbelanja cukup banyak dan hari sudah mulai malam mereka pun pulang kerumah.
disepanjang perjalanan terdengar suara gemuruh dan kilat tanda akan datangnya hujan, sesampainya dihalaman rumah mereka kyara dan keenan turun dari mobil dan barang2 belanjaan mereka dibawa masuk oleh mang irul, tak lama kemudian hujanpun turun dengan sangat deras
keenan yang masih duduk disofa sambil memainkan game di ponselnya teringat akan kado dari teman2nya..
"kira2 apa ya isinya? (gerutu keenan)
"ah nanti aja nunggu kyara"
tak lama itu kyara keluar dari kamar mandi sudah menggunakan piyama panjangnya
"kakak mandi gih, udah itu langsung sholah isya ya (ucap kyara)"
"aku mau sholat barengan kamu, jadi kamu tunggu aku dulu"
"ya udah iya, buruan mandi"
keenan memasuki kamar mandi dan sekitar 15 menit keenan sudah keluar dengan celana pendek kesukaannya, kyara dan keenan menunaikan ibadah sholat isya bersama, setelah selesai keenan mengingatkan kyara tentang kado dari sahabat2nya itu.
"ky, kamu belum mau buka kado dari zaka n gengs? (tanya keenan)"
"oh iya aku lupa, yuk kita buka"
__ADS_1
"kyara dan keenan membuka kado yang lumayan besar itu dengan perlahan, ketika kertas pertama dibuka ternyata masih ada kertas lagi didalamnya dan seterusnya sampai ada sekitar 8 kertas yang membungkus kotak itu
"apa sih ini isinya, kok ribet banget (kyara terus menggerutu)"
ketika kertas itu sudah habis kyara mencoba membuka kotak itu, kyara sungguh terkejut dengan kado pemberian sahabatnya itu
"haaa????? (kyara spontan menutup mulutnya)"
"apa ky isinya? (tanya keenan penasarn)"
"aku nggak tau ini apa"
kyara mencoba mengeluarkan satu persatu kado dari sahabat2nya itu, ketika kyara mengeluarkan kain yang berwarna merah menyala itu spontan kyara membulatkan matanya sangat terkejut
"ini kan lingerie (ucap kyara dalam hati)"
"itu apa ky?"
"bukan apa2, ini nggak layak pake (kyara menyembunyikan barang itu dibelakang tubuhnya)"
keenan melanjutkan lagi melihat2 isi kado dari para sahabatnya itu, mata keenan terbelalak mendapati sebuah obat kuat disana dan secarik tulisan
bos kado ini spesial untuk bos dari kami para cowok ganteng, semoga hadiah ini bisa ngebantu bos yang punya cita cita 10 ronde setiap harinya, good luck bos (tim bos keenan)"
"pasti ini zaka dalangnya (gerutu keenan)"
"kak itu apa? (tanya kyara heran)"
"ini obat kuat"
"obat kuat? untuk apa?"
"untuk pengantin baru kayak kita, tapi aku rasa aku nggak butuh obat ini"
keenan membuang obat itu kesembarang arah dan menatap tajam ke arah kyara seakan2 ingin memangsanya, kyara yang melihat tatapan keenan itu sedikit menjadi takut dan mengalihkan pandangannya
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.