Kepincut Cinta Anak Magang

Kepincut Cinta Anak Magang
37 ~ Merasa Bersalah


__ADS_3

Heni, dina, dan anggi membantu kyara berjalan keruangannya, keenan yang melihat pujaan hatinya itu terluka merasa sangat bersalah, keenan menghampiri kyara dan mencoba duduk disamping kyara


"ky... maafin saya (ucap keenan memandang wajah kyara)"


"pak keenan nggak salah (jawab kyara dengan senyuman)"


"kalo ada apa2 lagi kamu bisa langsung telfon saya, sekarang kamu itu udah tanggung jawab saya ky"


"saya nggak mau nyusahin bapak yang lagi sibuk"


"saya nggak pernah ngerasa disusahin, apa lagi itu untuk calon istri saya"


kyara tersenyum mendengar ucapan keenan yang sangat khawatir kepadanya


"pak keenan, makasih yaa (ucap kyara)"


"ky.. pulang nanti saya anter ya"


"ajak heni juga yaa (pinta kyara)"


keenan langsung menganggukan kepala, keenan mencoba ingin memegang tangan kyara tapi kyara langsung menjauhkan tangannya dari keenan


"astaghfirullah, maaf (ucap keenan memalingkan wajahnya)"


heni, anggi, dina dan ridwan yang ada diruangan itu ikut tersipu malu melihat tingkah kedua sejoli itu, tak lama itu tiba2 pintu ruangan terbuka dan ternyata zaka yang baru datang


"bos, ada kejadian apa? (tanya zaka penasaran)"


"lo buat surat pemberhentian magang untuk shanti (ucap keenan dengan wajah tegas)"


"jangan! (ucap kyara)"

__ADS_1


"tapi ky, dia itu udah melanggar aturan disini (jawab keenan sambil memandang kyara)"


"dia masih butuh perusahaan ini untuk tempat dia magang pak, apa jadinya kalo dosen pembimbing dia tau ternyata shanti di berhentikan magang"


"ini udah konsekuensi ky bagi yang melanggar aturan, untung aja tadi ridwan denger kamu sama shanti didalam toilet, saya nggak tau apa jadinya kalo tadi ridwan nggak lewat"


"tapi pak shanti itu masih butuh nilai, saya mohon jangan berhentiin dia"


"hmmmmm... ya sudah, tapi saya nggak akan kasih dia kesempatan kedua kali"


kyara menganggukan kepala ke arah keenan


"kamu istirahat dulu aja ya disini, saya mau keruangan saya dulu karna bentar lagi ada meeting"


"iya pak, semangat ya (kyara tersenyum ke arah keenan)"


"aduuhh, jadi makin semangat ngeliat calon istriku senyum"


keenan dan zaka kembali keruangannya, dan tepat didepan ruangan keenan ternyata shanti sudah menangis dan tubuhnya bergetar


"pak keenan maafin saya pak, saya salah (shanti membungkuk dihadapan keenan)"


"kamu minta maaf sama kyara, jangan sama saya"


"iya pak, saya bakal minta maaf ke kyara nanti"


"jangan lupa bilang terimakasih ke kyara, karna dia saya nggak jadi ngirim surat pemberhentian magang ke kampus kamu"


shanti menunduk dan wajahnya terlihat sangat kesal mendengar keenan berucap seperti itu


"kyara... ini belum selesai!!! (lirih shanti dalam hati)"

__ADS_1


¤¤¤


diruangan anggi kyara hanya terduduk lesu masih menggunakan jas milik keenan yang tadi sempat dina pakaikan ke kyara, kyara memikirkan ternyata ada yang tidak suka dengan hubungannya dengan keenan


"kalo gue masih deket sama pak keenan apa bakal ada kejadian yang lebih parah dari ini? (ucap kyara dalam hati)"


kyara terus berfikir bagaimana nanti saat dia menikah dengan keenan, apa yang para fans2 keenan akan lakukan padanya


"wahai hati... kau boleh mengeluh, kau boleh rapuh, tapi aku mohon kau jangan menyerah, demi aku yang hampir putus asa (ucap kyara dalam hati)"


seketika kyara menteskan air matanya, entah apa yang membuat dadanya begitu sesak sehingga kyara tak bisa lagi membendung air matanya, yang pasti baginya dia harus mempertahankan keenan


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2