Kepincut Cinta Anak Magang

Kepincut Cinta Anak Magang
50 ~ Sangat Cantik


__ADS_3

Hari sudah mulai malam dan para tamu undangan pun mulai sepi, hanya tinggal beberapa kerabat yang ada di sana, wajah kyara sudah terlihat sangat letih dan matanya sudah sangat sayu karna semalaman kyara tidak bisa tidur menanti hari pernikahannya


"ky, kalo capek naik aja ke atas istirahat ya ajak keenan (ucap bunda pada kyara)"


"iya bunda, kyara ke atas dulu ya sekalian mau mandi"


bunda menganggukan kepala dan kyara bergegas mencari keenan untuk mengajaknya istirahat, kyara dan keenan memasuki kamar pengantin yang sudah dihias dengan banyak bunga2 di sekelilingnya dan juga wangi di kamar itu yang membuat siapa pun yang mencium aromanya akan menjadi tenang


keenan terus tersenyum memandangi kamar pengantin itu


"kamar kamu rapih ya ky (ucap keenan)"


"iya dong, namanya juga kamar cewek heheh"


keenan berjalan menuju ke tempat tidur dan mendudukan badannya disana, keenan memanggil kyara dan menepuk sebelah tempat tidur itu menandakan mempersilahkan kyara duduk di sampingnya


"kak keenan nggak mau mandi dulu? (tanya kyara ragu)"


"sebentar lagi, masih pengen ngobrol sama kamu"


"tapi ini udah hampir jam 8 malem, gimana kalo kak keenan mandi dulu?"


keenan melihat jam ditangannya dan ia langsung menepuk dahinya karna keenan mengira waktu masih sore hari


"ya udah kalo gitu aku mandi dulu ya (ucap keenan)"


"iya, aku mandi di bawah ya kak"


keenan menganggukan kepala, sekitar 30 menit kyara kembali ke dalam kamarnya itu menggunakan piyama panjang dan masih menggunakan jilbab bergo panjangnya. kyara membuka pintu kamarnya dan ketika kyara akan masuk ternyata keenan baru saja keluar dari kamar mandi itu hanya menggunakan celana boxer selutut dan menampakan dada bidang dan perut sixpacknya itu


"aaaaarrgg...!!!!!"


kyara memekik lumayan keras ketika melihat keenan yang baru saja keluar dari kamar mandi itu dengan bertelanjang dada, keenan yang mendengar kyara berteriak itu seketika langsung menutup bagian badannya dengan tangan


"ky, kamu kenapa teriak? (tanya keenan menghampiri kyara)"


"kak keenan kenapa nggak pake baju sih di kamar aku (kyara masih terus menutup matanya)"

__ADS_1


keenan yang mendengar ucapan kyara itu langsung tertawa terbahak2


"kamar kamu? ini sekarang kamar kita sayang (ucap keenan sambil menacoba menarik tangan kyara yang menutupi matanya)"


"harusnya kak keenan itu pake baju dulu, aku nggak biasa kak ngeliat yang kayak gini"


"iya iya ini aku pake baju dulu (keenan berjalan mengambil kaos santainya)"


"sekarang buka matanya"


kyara membuka matanya perlahan dan mendapati keenan yang sudah memakai kaosnya, kyara langsung menuju tempat tidurnya dan duduk di sana, keenan mengikuti kyara yang sudah duduk di atas ranjang itu


"ky.... (keenan memanggil kyara dengan sangat lembut)"


"iya kak? (kyara masih sibuk membereskan tempat tidurnya itu)"


"kita bulan madu mau kemana? (tanya keenan)"


kyara yang mendengar ucapan keenan itu langsung memberhentikan aktifitasnya dan mencoba melirik keenan dengan wajah yang sangat merah


"tapi ky, ini kan moment loh"


"eemmmm, gimana kalo kita jalan2 aja? ajak heni, pak zaka dan yang lainnya?"


"yaahhh ky, bukan bulan madu namanya"


"iihhh nggak apa2, seru tau kalo ada mereka"


"ya udah deh terserah kamu"


kyara tersenyum girang mendengar ucapan suaminya itu, setelah membereskan tempat tidurnya kyara dan keenan duduk di atas ranjang itu masih dengan rasa canggung


"ky... (panggil keenan pada kyara yang masih menunduk malu)"


"iya?"


"kamu kalo tidur emang tetep pake jilbab gitu ya?"

__ADS_1


"nggak kok (kyara menggeleng dan wajahnya semakin merah)"


"terus kenapa masih pake jilbab? kan kita mau tidur, apa kamu nggak mau tidur malem ini?"


"a..aku malu mau buka jilbabnya"


"ya udah kalo kamu malu biar aku aja kalo gitu yang buka jilbab kamu"


kyara sangat gerogi ketika keenan berbicara seperti itu, ia tak menyangka bos di tempat ia magang itu sekarang adalah suaminya yang sah dan siap untuk membuka jilbabnya untuk pertama kali


"gimana ky?"


kyara menganggukan kepala tanda setuju, keenan menggeser duduknya mendekat ke arah kyara, perlahan keenan memegang kepala kyara dan membacakan do'a, setelah membacakan do'a keenan menarik tali jilbab yang kyara kenakan, keenan membuka jilbab itu perlahan dan ketika jilbab itu sudah terlepas dari kyara di lihatnya rambut lurus sebahu dengan sedikit poni yang agak panjang membuat wajah kyara terlihat sangat imut


"subhanallah...."


keenan yang melihat pemandangan itu hanya bisa menahan nafasnya, keenan terkagum2 karna baru kali ini ia melihat kyara yang tanpa mengenakan jilbabnya


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2