Kepincut Cinta Anak Magang

Kepincut Cinta Anak Magang
41 ~ Bertemu Orangtua Kyara


__ADS_3

Pagi hari kyara dan heni pun sudah bersiap untuk pergi ke kampus, sesampainya di kampus mereka bertemu dengan dosen pembimbing mereka untuk menyerahkan data2 yang mereka dapat waktu magang


"ini udah bagus, cuma bagian analisanya tolong dibenerin dikit lagi (ucap bu ami)"


"terimakasih banyak bu"


"kalo memang udah bener semua kalian bisa langsung sidang"


mereka berdua sangat bahagia ketika bu ami berbicara seperti itu


"terimakasih banyak bu, kalo gitu kami berdua permisi dulu (ucap kyara dan heni)"


"iya silahkan"


mereka berdua sudah berada diluar ruangan bu ami, rasanya sangat legah sekali mendengar ucapan bu ami tadi


"oh iya hen lo ikut gue yaa pulang kerumah (ucap kyara)"


"memangnya boleh ky gue ikut?"


"ya boleh lah, gue kan nggak ada kakak cewek jadi nanti yang dampingin gue ya lo"


"assiikkk, oke okee.. ayok kita siap2 berangkat (heni menarik tangan kyara)"


perjalanan dari kota A tempat kyara berkuliah kerumahnya memakan waktu sekitar 7 jam perjalanan, heni dan kyara menaiki bis berAC untuk pulang kerumah kyara, sesampainya di rumah mereka berdua disambut hangat oleh keluarga kyara


"assalamualaikum... (ucap kyara sambil terus tersenyum)"


"walaikumsalam, eh anak ayah udah dateng (ucap ayah kyara yang yang langsung menyalami kyara dan heni)"


"ayah.. ini temen kyara namanya heni"


"saya heni om (heni mencium tangan ayah kyara)"


"saya ayahnya kyara"


"loh udah pada dateng ya, masakan bunda belum mateng (bunda kyara langsung menciumi anaknya itu)"


"bunda, ini heni (kyara memperkenalkan heni)"

__ADS_1


"haloo heni, senengnya kamu mau main ke rumah kyara"


"ah tante bisa aja, heni seneng banget bisa main ke rumah kyara (heni terkekeh kecil)"


"ayok ayok ke dapur, sambil nunggu masakannya mateng bunda pengen ngobrol2"


heni dan kyara menunggu di meja makan itu, sedangkan koper dan tas mereka berdua sudah dibawa masuk kedalam oleh pembantu di rumah itu, ayah dan bunda kyara duduk dihadapan heni dan kyara


"gimana ky? coba cerita dulu ke ayah dan bunda (ucap ayah kyara)"


"eehhh... jadi gini ayah, ada yang mau ngajak kyara nikah--"


"iya ayah tau masalah itu, ayah mau tau kenapa bisa secepat ini mereka kerumah, sedangkan ayah dan bunda kan mau mempersiapkan diri dulu (ayah kyara memutus omongan kyara)"


"ayah... bukannya ayah sama bunda yang bilang ke kyara kalo ada yang serius kenapa harus lama2"


"iya nak bunda paham, tapi apa kamu udah yakin sama pria itu? (bunda ikut menimpali)"


"kyara yakin bunda, memang kami belum lama kenal tapi kyara sangat yakin sama dia (ucap kyara dengan keyakinan)"


"syukurlah kalo memang kamu yakin, jadi ayah dan bunda nggak ragu untuk bisa nerima lamaran dia"


setelah berbincang2 dan makan malam kyara dan heni pergi ke dalam kamar kyara untuk tidur, karna besok mereka harus bangun pagi untuk bersiap2 acara pertunangan kyara dan keenan


¤¤¤


keesokan paginya heni membantu bunda kyara di dapur untuk menyusun kue2 diatas piring, heni langsung akrab dengan bunda kyara karna memang heni sudah lama tidak bertemu dengan ibunya


"kalo heni udah punya pacar? (tanya bunda kyara)"


"sudah tante, pacar heni sepupunya pak keenan"


"kok manggilnya pak? apa dia udah tua?"


"pak keenan itu presiden direktur ditempat kami berdua magang tante"


"ha????? (bunda kyara terkejut mendengar itu)"


"tante kenapa?"

__ADS_1


"se.. serius kamu hen? apa dia beneran mau sama kyara yang cuma anak magang?"


"beneran tante, pak keenan itu keliatan orang yang baik, jadi dia pasti nggak mandang masalah status kyara yang cuma anak magang"


"tante berharap juga gitu, mudah2an memang ini yang terbaik untuk kyara (ucap bunda kyara)"


"aamiin (heni tersenyum melihat bunda kyara)"


tak lama kemudian om hendra dan tante diana datang kerumah kyara


"assalamualaikum..."


"walaikumsalam, eehh orang jauh udah dateng (bunda dan tante diana bercipika cipiki)"


"maaf ya mbak telat datengnya, ya udah yok aku bantuin di dapur"


tante diana ikut kedapur untuk membantu mempersiapkan jamuan yang akan disediakan nanti, sekitar 1 jam berlalu keluarga besar keenan sudah sampai dihalaman depan rumah kyara, kyara yang melihat itu dari jendela kamarnya sangat gugup


"ky.... ternyata rudi dan mbak anggi juga ikut (ucap heni dengan bahagia)"


"yang bener hen?(kyara ikut bahagia mendengarnya)"


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2