
" bell kamu bagian tukang catat ya" kata buk RT
" siap buk" jawab ku sambil minum teh
Hari ini kami sudah mulai rewang di rumah tetangga ku yang lagi pesta. Mulai dari kupas bawang sampai di blender. Bikin kue basah dan lain sebagainya. Kami berbagi tugas sudah ada bagian masing- masing. Kebetulan aku bagian tukang catat mencatat sambil jagain anak.
" bell anak mu pintar betul diam anteng aja di kasih kue sama mainan" kata bibik sebelah
" iya bik dia memang agak anteng" jawab ku sambil mencatat Gawan tiap orang yang datang.
Menjelang tengah hari anak ku sudah agak rewel mungkin sudah mengantuk jadi aku pamit duluan pulang ke rumah.
" makan dulu bell baru pulang, itu anak mu di ajak makan kalau mau" kata Bu Ida tuan rumah yang punya hajat
" iya buk ni mau aku suapi kalau mau, ayo buk sekalian ikut makan" ajak ku kepada nya
" ibuk nanti saja bareng sama yang lain, kamu duluan aja kasian anak mu udah mengantuk" jawab nya lagi
Aku pun menyelesaikan makan ku dengan cepat sambil sesekali menyuapi anak ku. Selesai makan aku pamit pulang duluan.
Sore ini aku tidak pergi karena anak ku masih tidur cuaca pun mendung sepertinya mau hujan. Besok pagi saja kami ke sana lagi. mas Hasan tengah hari tadi pulang istirahat sore ni ke sana lagi soal nya dia di bagian per air ran. Jadi kalau persediaan air bersih habis yang di cari ya mas Hasan.
Sore ini gerimis, kasian lah yang tukang masak sama tuan rumah nya jangan lah Samapi hujan deras doa ku. Sekitar satu jam man gerimis nya, tidak lama kemudian matahari kembali menampak kan sinarnya. Syukur lah cuaca bersahabat lagi agak panas selepas gerimis tadi. Aku hanya nonton tv sambil jagain anak ku.
" udah sore mandi yok nak" ajak ku
" nanti cebentar ya ma, main dulu" jawab nya
" ya udah mama tunggu sebentar ni " kata ku lagi sambil menemani anak ku main
Sekitar lima belas menit ke.udian ku ajak lagi mandi anak ku, karena sudah puas bermain dia mau di ajak mandi.
__ADS_1
" macuk baskom ma" rengek nya minta mandi dalam baskom besar
" iya mama isi air dulu" jawab ku sambil mengisi air ke dalam baskom
Selesai mengisi air anak ku langsung masuk ke dalam baskom berendam sambil main air tidak lupa bebek mainan nya di bawa mandi.
" Wek Wek bebek mandi" kata nya sambil mencelup kan bebek mainan nya ke dalam air
sambil main bebek nya ku kasih sabun badan nya dan ku gosok pelan.
" udah yuk nak mandi nya nanti dingin." kata ku
Anak ku tidak menjawab cuma langsung mengajak keluar dari baskom. Ku bilas badan nya dengan air bersih dan ku pasang kan handuk di badan lantas ku gendong.
" uh udah berat Anak mama ini" kata ku sambil ku ciumi . Ia hanya tertawa sambil memegang pipi nya.
Ku lap sampai kering dan ku kasih bedak di badannya tidak lupa ku usap minyak telon juga.
Malam nya kami ikut ke tempat pesta sebentar. Malam ini lepas isya khatam Al-Qur'an, selesai khatam di sambung dengan tepuk tepung tawar. Sekitar jam sembilan lebih acara khatam baru selesai. aku pun pamit pulang karena sifa udah mulai tidur di gendongan kami kebagian telor merah juga.
" mas antar pulang dulu yuk sifa udah tidur ni" ajak ku kepada mas Hasan
" ayok tapi nanti mas ke sini lagi ya" jawab nya
" iya " kata ku lagi
Kebiasaan di tempat kami kalau pas acara memang tetangga yang laki- laki bagian jaga di malam hari jagain bekakas dan barang- barang banyak di luar rumah. Takut ada maling atau ada anjing nanti nya.
Mas Hasan sampai rumah menunggu sebentar aku ganti baju dan cuci muka setelah nya dia pamit ke sana lagi. sebentar lagi tepuk tepung tawar mas Hasan juga ikut main kompang.
Tidak lama kemudian terdengar suara kompang tepuk tepung tawar. Belum selesai acara tepuk tepung tawar aku sudah tertidur sekitar baru tiga orang yang maju setelah nya aku sudah menyusul anak ku ke alam mimpi.
__ADS_1
Mas Hasan pulang aku pun tidak mendengar. Pagi nya bangun sudah tidur di sebelah.
hari ini adalah hari H nya. Jam tujuh kami sudah siap-siap berangkat. Sampai sana ka.i ikut sarapan dengan ibuk yang lain. Selesai sarapan kami berada di bagian tugas masing- masing. Sekitar jam sembilan lebih tamu sudah mulai berdatangan. Syukur lah hari ini cuaca cerah. Semakin siang semakin ramai tamu yang datang. Di bagian konsumsi aku lihat lumayan sibuk.
" bell mau soto" tanya teman ku sebelah
" mau lah tapi segan maj ke depan ambil" jawab ku
" aman biar ku minta tolong anak gadis " kata nya lagi
tidak lama kemudian datang dua mangkuk soto ayam. Masih panas asap nya masih mengepul. Sudah agak dingin ku kebelakang sebentar ambil mangkok kecil untuk tempat soto Anak ku.
Siang jam dua belas tamu sudah mulai sepi kami yang rewang baru bisa makan siang. Selesai makan kami pulang dulu sebentar istirahat Sama shalat Zuhur. Jam satu kembali lagi ke sini.
" bell ayo ke depan lihat sebentar lagi manten nya berarak" kata teman ku
" ayok tinggal aja dulu ini" jawab ku
" wah cantik ya manten nya" kata nya
" iya apa lagi kalau tersenyum nampak lesung pipi nya tambah manis" kata ku juga
sekarang tinggal bagian tukang rewang untuk kemas- kemas. acara sudah selesai sukses dan lancar. Selesai kemas semua dan pembagian berkat atau nasi dan lauk untuk di bawa pulang para tetangga termasuk kami. Kami semua pamit pulang, kami bersalaman dengan tuan rumah dan mereka semua mengucap kan terima kasih. Akhirnya acara di rumah tetangga selesai juga. Hidup di kampung banyak enak nya semua kegiatan kami masih bergotong royong saling membantu. Sampai rumah aku langsung rebahan rasanya penat sekali.
anak ku langsung bermain boneka sambil nonton kartun. Febri tadi ikut singgah sebentar tapi pulang lagi karena mau istirahat juga. Aku tertidur karena terlalu capek biasanya siang istirahat tadi tak sempat istirahat.
jadi lah walaupun cuma setengah jam tidurnya. Setelah bangun lumayan agak hilang penat nya. anak ku masih anteng main boneka kesayangan nya.
Aku ke dapur membuka oleh- oleh dari tempat pesta tadi. Ada nasi lauk pauknya ada juga kerupuk.
Malam nya kami jalan ke rumah Wahyu mau ikut makan bakso, tadi kakak ipar nelpon katanya suruh ke rumah dia lagi masak bakso. adik iparku Lisa juga ada di sini ,malam ini kami ngumpul ngebakso di rumah Wahyu sambil bercerita tentang pesta di rumah tetangga tadi. tak terasa sudah jam sepuluh pantesan mata ini rasa nya udah pedih mengantuk. Kami pamit pulang ke rumah masing- masing. Sampai rumah sifa langsung tertidur. Kami pun ikut tidur.
__ADS_1