
Aku merupakan salah satu kader posyandu, setiap sebulan sekali kami melakukan penimbangan dan pengecekkan balita. setiap dusun terdapat satu posyandu,kelompok kami setiap tanggal delapan melakukan penimbangan. Ketika di posyandu ibu ketua iseng- iseng bicara soal sekolah yang dikelolanya yakni paud khususnya kelompok bermain. Ia dan satu guru lagi lagi melakukan penelitian atau PPL di luar daerah tinggal guru satu yang mengajar. Ibu ini lagi mencari guru baru untuk membantu di sekolah nya aku pun iseng menjawab mau dan bersedia bekerja sebagai guru paud ternyata langsung di terima sama buk kepala sekolah.
" buk beneran saya bisa ikut bekerja di paud ibuk" tanya ku
" iya bell asal sabar menghadapi anak- anak, dan awal mungkin belum mendapatkan gaji ya" kata buk ketua
" ia buk gak papa saya akan berusaha sebaik mungkin" kata ku
" ya udah mulai hari Senin besok kamu mulai masuk ya " kata ibuk lagi
" baik buk, terima kasih ya buk" kata ku lagi
Aku pun bersyukur aku bisa bekerja walaupun awalnya tidak mendapatkan gaji tidak apa- apa semoga nantinya bisa menjadi jalan kesuksesan untukku. Jam sebelas kami para kader posyandu sudah bubar karena penimbangan sudah selesai. Aku pulang ke rumah bersama Sifa nanti malam aku akan bicara soal ini kepada mas Hasan semoga mas Hasan mendukung dan setuju.
" nak ganti baju dulu ya baru istirahat" kata ku
" iya ma, makannya nanti aja ya adek masih kenyang" kata Sifa
" ok. Yuk kita nonton tv aja nonton kartun kesukaan adek" kata ku
" ayok ma" jawab Sifa semangat
Cuaca agak mendung, jadi tidak terlalu panas kami nonton tv sambil pakai kipas angin lama- lama mata menjadi mengantuk.
" dek Mama tidur dulu ya adek ikut tidur yuk" kata ku
" iya ma sebentar adek nonton kartun dulu nanti kalau ngantuk adek langsung tidur" jawab Sifa
Aku pun tidur duluan, biasanya kalau siang gini semua pintu aku tutup soalnya lagi istirahat takutnya nanti ada orang atau apa lh maklum rumah kami agak jauh. sekitar tiga puluhan menit aku terbangun ku lirik di sebelah rupanya Sifa sudah ikut tertidur. Aku pun melanjutkan tidur ku kembali.
Jam satu aku bangun tidur di luar hujan rintik- rintik, keluar juga gemuruh. Ku matikan tv dan ku cabut semua coloknya takut ada petir. Selesai shalat terdengar hujan makin deras, aku ikut tidur lagi. Jam dua Sifa bangun,aku pun ikut bangun lagi selesai cuci muka ku ajak makan siang. Selesai makan kami duduk- duduk di depan tv di luar masih hujan. Mau hidupkan tv takut masih ada guntur dan sekali - kali petir juga.
__ADS_1
Hujan Nya ternyata awet sampai sore jam lima an baru berhenti. kami mandi sebentar soalnya cuaca dingin sekali. Selesai mandi kami di depan tv lagi nonton tv soalnya petir udah gak ada.
" ma gak ngaji" tanya sifa
" besok aja ya nak, jalannya licin lepas hujan deras tadi" kata ku
" iya Ma" kata Sifa
Kami pun lanjut nonton tv sambil menunggu mas Hasan pulang kerja. Jam lima lebih mas Hasan sudah pulang kerja karena lagi sepi di gudang katanya.
" mas mandi langsung aja ya biar nanti bisa istirahat sambil rebahan di depan tv" kata ku
" ok ma" jawab mas Hasan sambil ke kamar mandi
Sementara mas Hasan mandi aku membuatkan secangkir kopi susu, di tambah kue coklat selai kacang. Enak ni dingin- dingin ngopi pikir ku, aku pun membuat juga kopi susu di gelas kecil.
Selesai mandi mas Hasan langsung ikut gabung di depan tv, kami menikmati kopi susu sama kue coklat. Lepas magrib kami cuma tiduran sambil nonton tv terus malas mau keluar rumah cuaca lagi tidak mendukung. Jam sembilan Sifa sudah tertidur, kamj masih nonton tv.
" mau ngomng apa ma" tanya mas Hasan penasaran
" mama ditawari kerja di paud nya bunda, tadi udah mama jawab iya mau coba dulu maaf ya mas baru izin soalnya takut keduluan orang." kata ku
" oh ya udah gak papa ma semoga nanti rejeki mama ada di sana" kata mas Hasan
" kapan mulai masuk ma? " tanya mas Hasan lagi
" Senin besok mas, mama udah mulai masuk" kata ku
Kami lanjut nonton film barat perang sama robot, lama-lama mata ini mulai mengantuk. Aku pun masuk ke kamar ikut Sifa tidur.
Tengah malam mas hasan baru masuk tidur, cuaca dingin mendukung untuk berolahraga malam. Seperti malam- malam sebelumnya kami malam ini berbagi keringat dan berbagi kenikmatan. Setelahnya baru tidur sampai pagi
__ADS_1
Pagi jam lima lebih aku baru terbangun, rasanya masih dingin cuacanya tadi malam gerimis lagi. rutinitas ku seperti biasa antar jemput Sifa ke sekolah dan kemas juga memasak di rumah.
Hari Minggu ini aku mengajak mas Hasan untuk berbelanja baju. Soalnya aku gak punya baju untuk kerja nanti nya. Jam sepuluhan kami berangkat ke toko baju. Aku membeli dua stel baju dan jilbab. Semoga besok semuanya lancar, selesai belanja baju kami jalan- jalan sebentar ke pantai. rasanya sudah lama tidak jalan- jalan ke pantai, karena sibuk rewang di kampung soalnya ni lagi musim orang nikahan.
" mas beli mi goreng yok sama es jeruk, mama haus" kata ku
" adek juga yah, nanti beli es krim juga ya yah" kata Sifa
" iya mama sama adek hari ini bebas mau makan apa aja" kata mas Hasan
" yeee asyik" seru ku sama Sifa
Sore ini kami berada di pantai main air dipantai main pasir pokoknya semua keseruan di pantai kami lakukan. Sore jam lima kami baru pulang ke rumah, rasanya penat juga ya tapi hati senang.
Sampai rumah kami langsung mandi bergantian setelahnya istirahat.
" adek mandi dulu ya mama siapkan baju gantinya nanti" kata ku
" iya ma" jawab Sifa
Selesai Sifa mandi aku pun mandi juga selanjutnya baru mas Hasan. Selesai mandi perut terasa lapar aku pun menyiapkan makanan. Tadi beli kentaki waktu mau pulang, nasi nya masih ada jadi tidak perlu masak lagi. selesai makan kami istirahat di depan tv sambil nonton kartun kesukaan Sifa.
" mas besok mama mulai kerja doakan Semuanya lancar ya mas" kata ku
" iya ma pasti itu" kata mas Hasan
"adek mulai besok kalau mama belum jemput adek jangan pulang dulu ya, soalnya mama kerja di tempat bunda" kata ku
" iya ma, nanti adek boleh ikut mama kerja" tanya Sifa
" boleh kalau adek pas lagi libur sekolah ya" jawab ku
__ADS_1
Malam ini kami tidak keluar lagi soalnya penat habis jalan - jalan. Besok aku pun harus bangun pagi untuk mulai bekerja.