Ketika Hati Sudah Lelah

Ketika Hati Sudah Lelah
lebaran


__ADS_3

" ma kue kita banyak ya" kata Sifa ketika aku lagi kemas- kemas perkakas


" iya nak kan lima hari lagi kita hari raya" jawab ku sambil tetep berkemas


" ma kita beli sendal nya kapan" tanya anak ku lagi


" besok ya nak kalau ayah sudah gajian" jawab ku lagi.


untuk baju lebaran kemaren aku udah angsur beli dua pasang untuk anak ku. Tapi sendal nya belum maka nya ia bertanya. Biar lah kebutuhanku beli nya nanti saja menunggu mas Hasan gajian biasanya lebaran kurang dua hari baru gajian baru lah malam nya aku beli baju untuk ku dan untuk mas Hasan juga.


yang penting untuk anak ku sudah terbeli baju nya biar hati nya senang karena melihat teman lain sudah beli baju baru juga.


" adek bantu mama susun toples nya ya " ajak ku supaya ia tidak kepikiran soal sendal baru lagi


" ok ma" jawab nya semangat


Tahun ini lumayan ada rezeki lebih untuk buat kue bermacam jenis. Alhamdullillah semoga rezeki kami senantiasa lancar amin doa ku dalam hati.


Selesai berkemas aku mencuci semua toples yang kotor sekalian gelas sama piring nya untuk lebaran nanti. Maklum keluar toples Sama gelasnya setahun sekali pas lebaran.


Sebelum tengah hari sudah selesai kemas- kemas barang kini waktunya istirahat rasanya lumayan penat. Ku berbaring di depan tv sama Sifa sambil nonton kartun lama - lama mata ini rasanya mengantuk ku lirik Sifa di sebelah ku rupanya ia sudah tertidur duluan mungkin penta juga tadi ikut bantu kemas. Akhirnya kami tidur siang berdua tv nya ku pindah canel musik. Jadi sambil tidur mendengarkan musik makin nyenyak tidurnya.


" ma bangun ma adek haus" anak ku menggoyang tubuh ku


" hoam, jam berapa ini" aku menguap sambil membuka mata ku lirik jam di dinding jam satu lebih rupanya. Pantes Sifa udah bangun mungkin ia lapar juga.


" ayo dek, katanya tadi mau minum" ajak ku


" iya ma" kata Sifa


" adek lapar mau makan sekalian gak?" tanya ku lagi sambil menuangkan air putih ke gelas


" lapar juga ma" jawab nya


" ok adek tunggu di kursi ya mama ambilkan makan dulu" kata ku sambil berjalan ke rak piring.


" oh iya adek belum cuci muka, cuci muka dulu ya sayang" kata ku sambil mengambil nasi


Sifa berjalan ke kamar mandi untuk cuci muka dan pipis. Selesai dari kamar mandi ia langsung ke meja makan lagi


" adek udah cuci tangan tadi" tanya ku


" udah ma lihat ini udah bersih masih basah juga " katanya sambil menunjuk kan tangan nya


" ya udah sekarang doa dulu sebelum makan ya dek" kata ku sambil membiasakan anak ku untuk berdoa sebelum makan

__ADS_1


Selesai berdoa Sifa langsung makan, aku lantas ke kamar mandi untuk cuci muka dan pipis juga. sekalian berwudhu untuk shalat zuhur.


" dek mama shalat dulu ya" pesan ku sambil berjalan


" iya ma " kata sifa


Selesai shalat aku ke dapur lagi melihat Sifa rupanya ia belum selesai makan. Jadi, aku mulai mengupas bawang untuk bumbu masak ku nanti. ikan nya sudah ku bumbui tinggal di goreng dan di sambal.


Selesai bikin sambal aku baru menanak nasi di magicom. Akhirnya selesai bab masak memasak tinggal kemas sedikit saja.


Aku ikut Sifa di depan tv rehat lagi karena sudah selesai memasak. Sore nya pun masih lama. Untuk minuman rencana nanti mau beli es buah saja Sama kue basah.


Malam nya kami di rumah karena cuaca gerimis sepanjang malam.


hari ini mas Hasan gajian karena lebaran tinggal dua hari lagi. Kami sore ini menunggu mas Hasan pulang. rupanya mas Hasan pulang lepas magrib jadi kami buka puasa berdua. sekitar jam tujuh tiga puluh mas Hasan sampai di rumah Sifa girang ayah nya pulang.


" ye ayah sudah pulang " kata anak ku


" Assalamukalaikum ayah pulang" ucap mas Hasan sambil membuka pintu dan masuk


"waalaikumsalam " jawab kami sambil menyambut mas hasan.


" wah ayah dapat jajan banyak" seru Sifa ketika melihat ayah nya menenteng jajan nan di kantong kresek besar sama minuman juga.


" Alhamdulillah mas" jawab ku sambil ku buka melihat apa aja kue dan Jajan yang di kasi. Ada kacang kulit, keripik pedas, makaroni, manisan dan coklat roka. Minuman nya pon satu lusin botol besar. Aku bersyukur atas rezeki dan nikmat mu ya Allah.


Mas Hasan mengeluarkan sesuatu dari kantong kresek kecil.


" ma ini uang untuk mama untuk pegangan" katanya sambil menyerah kan uang merah ke tangan ku


" terima kasih mas" ucap ku sambil menerima dan ku hitung. Alhamdulillah semua berjumlah tiga juta rupiah.


" mas mau buka thr juga ni, ini pegangan untuk mas nanti ya" kata mas Hasan lagi sambil mengeluarkan amplop sedang .


" iya mas, wah mas dapat THR yang juga ya" seru ku


Mas Hassan membuka dan menghitung jumlah uang nya semuanya satu juta . Aku tidak berhenti bersyukur. Hari ini kami di beri rezeki yang banyak oleh Allah. Anak ku pun gembira punya kue banyak lagi.


" ma kue kita bertambah banyak ya" kata Sifa sambil memegang coklat roka


" iya nak" kata ku


Mas Hasan kemudian mandi. Selesai mandi mas Hasan makan karena sudah merasa lapar.


"ma beli bajunya sekarang apa besok aja ini masih jam delapan" kata mas Hasan selesai makan

__ADS_1


" besok aja lah mas nanti baru belanja sebentar adek ngantuk pula" jawab ku sambil membuat kan kopi mas Hasan, ku lihat mas Hasan pun sudah penat kasian.


" oh ya sudah" kata nya


" iya besok jam sembilan kita belanja nya kan toko udah buka tengah hari kan udah selesai" kata ku lagi


" iya ma " jawab mas Hasan sambil menyeruput kopi panas.


Kami nonton tv sambil makan karipap yang aku beli sore tadi. Sifa asyik main dengan boneka nya.


" besok kita beli boneka baru ya nak" kata ku


" ye nanti aku pilih sendiri ya ma" kata Sifa


" iya nak" jawab ku lagi sambil ku colek hidung nya


malam ini kami tidur cepat jam sembilan lebih semua udah tertidur depan tv. Aku pun malas pindah ke kamar jadi ku bentang saja kasur di depan tv.


pagi sahur aku baru terbangun. Ku bangun kanas Hasan dan Sifa untuk ikut sahur. Selesai sahur kami tidur lagi.


Sekitar hampir jam sembilan kami berangkat untuk berbelanja. Sifa senang sekali akhirnya bisa beli sendal baru dan boneka baru. Kami Memasuki beberapa toko untuk membeli baju. selesai berbelanja baju aku sekalian belanja kebutuhan untuk dapur dan untuk di masak lebaran nanti.


tengah hari kami baru selesai belanja dan langsung pulang. sampai di rumah langsung rebahan penat rasanya. Belanjaan aku biarkan dulu berserak di lantai nanti lepas istirahat baru ku rapikan.


akhirnya malam ini malam takbiran. tadi siang aku masak ketupat dan rendang untuk besok pagi. selesai ku simpan biar tidak di makan kucing, aku bersiap- siap rencana kami nanti ke rumah mertua melihat takbir di Sana.


Sampai di rumah mertua kakak ipar sudah di sana tidak lama Wahyu juga datang. Anak - anak sibuk main bunga api Sama petasan. bapak - bapak juga ada yang main petasan besar. Mereka gembira ria menyambut malam takbiran.


Kami masuk ke rumah Mak melihat ke dapur, Mak lagi masak rendang dan SOP untuk besok pagi. tidak lupa ketupat sudah matang juga. Kami bantu memasuk kan kue ke toples. Adik ipar bikin kopi untuk abang- Abang nya di depan.


Jam sepuluh lebih kami pulang Sifa sudah mengantuk besok pun harus bangun pagi karena hari raya. Sampai di rumah Sifa langsung tertidur. Aku masih berkemas dan memasang keu di meja tidak lupa gelas dan minuman. Selesai memasang semua dan menyiap kan baju untuk besok aku pun ikut tidur rupanya sudah hampir jam dua belas pantes mata rasanya udah sepet.


Pagi jam lima aku sudah terbangun menyiap kan sarapan. selesai beres- beres nyapu dan ngepel ku bangunkan mas Hasan dan Sifa untuk mandi.


Mas Hasan bersiap- siap untuk ke masjid. Aku masih sibuk menyiapkan sifa. Sepulang dari masjid aku langsung bermaaf- maaf an bersama mas Hasan dan anak kami. Sebelum ke rumah mertua kami sarapan dulu sedikit.


Sampai di rumah mertua baru lia yang datang sambil menunggu yang lain datang kami makan kue yang ada.


setelah semua datang kami mulai sungkeman kepada mertua. Sebelum ketempat tujuan lain lagi kami makan dulu. Selesai makan kami berpamitan untuk ke rumah Mak.


Sampai di rumah Mak semua kakak adik ku sudah berkumpul. Aku langsung sungkeman kepada kedua orang tua ku dan kakak ku. Setelah nya kami makan lagi.


Tengah hari kami istirahat di rumah Mak. Sore nya baru pulang ke rumah. Sampai di rumah sudah jam tiga kami ganti baju dan tidur lagi rasanya penat berjalan hampir seharian.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2