
Hari ini masih berlanjut bikin kue di rumah Mak mertua. sepertinya aku libur noreh dulu,gak kuat nanti badan dipaksa bekerja keras terus. Selesai nyuci baju dan mandi kami langsung ke rumah Mak mertua. Sampai sana baru kak yuni yang datang.
" bell masak bikin sarapan dulu ya" kata kak yuni ketika aku datang
" ok kak mau masak apa ini" tanya ku sama kak yuni
" sayur daun pucuk ubi, goreng ikan asin bikin sambal terasi mantap kayak nya ni" jawab kak yuni
" ok kak siap eksekusi" kata ku sambil memberi hormat ala- ala pasukan paskibraka. Kak yuni sama Mak mertua hanya geleng- geleng kepala.
Aku pun mulai memetik daun pucuk ubi di samping rumah Mak. Tidak lama kemudian kak ayu datang dan membantu ku juga. Jika di kerjakan bersama- sama pekerjaan berat menjadi ringan. Sebenarnya mengambil pucuk daun ubi pekerjaan ringan sih hehe. Baru mau mulai memasak para tetangga sudah mulai berdatangan. Ada yang mulai memecahkan telur untuk dikocok nantinya ada yang mengayak tepung terigu. Ada yang membuat api di bawah.
Semua kami lakukan secara bergotong royong sesuai tradisi di kampung kami jika ada yang ingin pesta pasti semua tetangga dan saudara bantu membantu.
" bell tolong belikan pewarna makanan yang kuning ya" kata kak yuni
" ok kak, berapa belinya?" kata ku sambil berdiri
" dua kotak kecil ya sama vanili cairnya tambah satu botol lagi. Semalam Kakak lupa mau beli sekalian. Adonan sudah mau naik baru ingat hadeh banyak lupanya ini tanda- tanda penuaan dini" kata kak yuni lagi
Aku hanya geleng kepala sambil tersenyum mendengarkan keluh kesah kak yuni begitupun ibuk yang lain. selesai mengambil uang aku langsung berangkat ke kedai. Tidak sampai sepuluh menit aku sudah sampai lagi karena kedai nya agak dekat sama rumah Mak.
" bawa ke sini bell pewarnanya " kata kak yuni
__ADS_1
Aku menyerah kan pewarna sama kak yuni setelahnya langsung ke kamar mandi karena di kedai tadi terasa ingin buang air kecil. Selesai dari kamar mandi aku melanjut kan memasak lagi.
Selesai memasak aku membantu mengocok telor yang hampir mengembang sepertinya sebentar lagi sudah mengembang sempurna ini dan siap di buat adonan untuk di bakar.
Terdapat tiga Adonan yang satu hampir mengembang sempurna yang satu baru mulai mengembang dan yang satu nya lagi baru selesai pecahin telornya.
Perutku agak melilit sampai lupa tadi belum sarapan. Jadi aku sarapan dulu sebelum lanjut membantu lagi takutnya nanti lemes bikin pusing.
" kak ayu udah sarapan? aku mau sarapan dulu ni kak perutku udah keroncongan ini" tanya ku kepada kak ayu
" belum juga bell, ayok lah kita sarapan dulu" kata kak ayu
Kami menyiapkan sarapan setelahnya ku panggil kak yuni juga untuk ikut sarapan sepertinya ia belum sarapan juga. Kami sarapan bersama. Anak- anak sudah sarapan duluan tadi. Kalau lagi lapar begini makannya bersama- sama tambah enak apalagi menu nya cocok di lidah.
Untuk bapak- bapak nya ada yang datang untuk membantu bakar kue bolu nya. Jadi kalau cetakannya banyak bisa cepat selesai. kak ayu memasak nasi lagi untuk makan siang nanti yang ikut bikin kue karena sepertinya ini lebih banyak dari semalam. Lia bertugas membuat air kopi, teh sama es sirup.
Alhamdulillah adonannya langsing jadi cantik kue nya. Yang bagian bakar membakar juga pintar pas mengatur perapian. Cetakannya ada sekitar enam atau tujuh jadi lumayan cepat. Adonan pertama sudah hampir habis ini mungkin tinggal untuk sekitar tiga cetakan. Adonan yang ke dua juga sudah mengembang sempurna pokoknya jangan sampai berhenti mengocok adonan. Tinggal satu kali adonan lagi telurnya baru di pecahin
Jam sebelas lebih waktunya makan siang. Kami bergantian makan nya karena tidak bisa ditinggal bakar kuenya. Selesai makan semuanya tidak lama kemudian masuk waktu Zuhur kami pun bergantian shalat nya sayang kalau sampai di hentikan nanti bisa sampai sore siapnya.
kalau sudah penuh di talam yang di bawah di bawa masuk untuk ganti talam lagi. Kue bolu nya nunggu sejuk baru bisa di simpan di dalam toperwer atau toples soalnya kalau masih panas nanti menggumpal jadi satu.
Jam satu sudah selesai separo masih ada sekitar lima papan lagi. Kuenya juga sudah dapat tiga talam besar. yang talam pertama sepertinya sudah dingin jadi diangsur di masuk kan ke toperwer.
__ADS_1
Sekitar jam lima baru selesai bikin kue bolu nya. Sebelum pulang ibuk- ibuk dan bapaknya kami suruh makan dulu dan mengucapkan terima kasih karena sudah di bantu seharian bikin kue. Besok Masih berlanjut lagi seharian bikin kuenya.
Jam enam kami baru pulang ke rumah nunggu selesai menyimpan kue bolunya karena menunggu sejuk itu yang bikin lama . Untung tadi Sifa udah mandi berangkat tadi aku bawakan baju ganti. Sampai rumah aku langsung mandi dan istirahat di depan tv. Mas Hasan juga baru pulang kerja ku suruh langsung mandi juga biar enak istirahatnya. Tidak lama kemudian terdengar azan magrib.
Malam ini seperti nya kami tidak keluar rasanya badanku penat betul Sifa pun sepetinya sudah mengantuk seharian main biasanya tengah hari tidur siang ini dari semalam tidak ada tidur siang nya. belum sepuluh menit Sifa udah tidur terdengar dengkuran halusnya.
" kayaknya kecapean Sifa ya ma jam segini udah tidur" kata mas hasan
" iya mas kan udah dua hari ini tidak tidur siang. Main terus mumpung ada temannya" kata ku
" jam berapa tadi siap bikin kue nya ma" tanya mas Hasan lagi.
" sekitar jam lima lah mas siap bikinnya tapi kamj tadi jam enam baru pulang nunggu menyimpan kue nya dulu yang lam nunggu kuenya dingin." jawab ku
" oh banyak tadi bapak- bapak yang datang " tanta mas Hasan lagi
" lumayan mas, ada lima atau enam orang tadi, untung ada mereka jadi bisa gantian " jawab ku
Aku ke dapur untuk membuat kan kopi mas Hasan sambil mengambil kue bolu yang di bawakan Mak tadi. Sambil nonton tv sambil ngemil. Jam delapan lebih mataku rasanya udah lengket ngantuk berat. Aku pun tidur duluan mas Hasan masih nonton acara tv.
Jam satu aku terbangun untuk buang air kecil. mas Hasan rupanya tertidur di depan tv, gantian tv nya yang melihat orang tidur sambil mendengkur. Selesai buang air ku bangunkan mas Hasan untuk pindah ke kamar. Setelahnya kami tidur lagi sampai pagi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1