
Arc I. Eastern Kingdom.
...Failure...
...Chapter 11 : Berlatih Sihir Ledakan....
...-...
Dungeon adalah sebuah tempat taman bermain bagi para petualang untuk menciptakan atau mencari berbagai macam pengalaman.
Dungeon juga bisa di katakan sebagai rumah bagi para monster yang tinggal di dalamnya, bukan hanya itu saja tetapi terdapat harta dan jebakan di tiap lantainya.
Kami berjalan menuju lantai tujuan dari misi kami yaitu bos monster lantai 21, Minotaurus. Yang katanya makhluk ini berukuran besar dan kuat, belum lagi dia seperti manusia berkepala banteng memegang sebuah kapak besar di tangannya.
Kami memasuki lantai 21 dengan pintu gerbang besar dan di lambang kan kepala banteng di tengah pintunya, Born Massah membuka pintu besar itu dengan tenaga besarnya.
Di dalam tampak sebuah ruangan kecil dan Altar berbentuk Banteng dengan beberapa Persembahan, di ujung ruangan itu ada lorong menuju ke suatu tempat, kami memasukinya.
Terdengar sorakan, hentakan kaki, dan banyaknya senjata yang di pukulkan di lantai, membuat jantung kami berdebar kencang.
Hawa kehadiran meraka sangat mengancam kami, itu membuat si penggila bertarung, Nadia Allen, Sangat bersemangat. Nafasnya terdengar seperti orang yang lagi sesak nafas atau bisa di katakan terangsang oleh sesuatu.
" Tidak biasanya para monster itu berkumpul, apa ini karena Great Wall di hancurkan? "
Garry berpikir tentang keadaan monster yang berkumpul itu, dia berpikir keras bagaimana cara menyelesaikan Quest dari guild dan apakah harus mundur dengan kegagalan tanpa mendapatkan sepeser koin pun, itu menurut pemikirannya.
Kami melangkah sedikit pelan agar tidak terdengar oleh perkumpulan monster-monster itu, Biasanya bos lantai hanya seorang diri saja di ruangannya.
Tetapi disini mereka semua berkumpul, ras monster banteng di tiap lantai datang ke ruang bos lantai dan berkumpul seperti akan terjadi peperangan besar di dalam dungeon.
Party yang berisikan 7 anggota melawan perkumpulan Banteng akan sangat mustahil untuk di lawan, kami terpaksa mundur dan mengurungkan niat kami memburu kepala Bos lantai nya. Kembali tanpa menyelesaikan misi, Membuat kami harus Membayar dendanya.
" Kita akan mati jika terus melawan mereka semua... Apa kalian tau para banteng itu berjumlah 40 ekor sedangkan kita hanya ber 7 saja ! Lebih baik menyerah dan kembali mencari misi lainnya! "
Kami kembali ke kota Mizer untuk mencari Quest lain yang mudah untuk di selesaikan.
__ADS_1
Mereka mendiskusikan kembali Misi yang akan di ambil tanpa mencari resiko kematian anggota party, kami juga bertanya kepada Resepsionis mengenai masalah di dalam Dungeon.
Beberapa Petualang Peringkat tinggi di kerahkan untuk mencari keanehan di dalam Dungeon, sementara kami berusaha menaikkan kemampuan kami dengan berburu monster di dalam hutan.
" Ray, apa kamu bisa menemaniku berlatih? "
Nory memintaku menemaninya berlatih, aku berpikir dia memintaku untuk menjadi Healer-nya, tetapi ternyata tidak seperti yang ku pikirkan, dia...
" Lihat disana Ray ! ada kastil kosong tanpa penghuninya... Aku sudah berulang kali kemari untuk berlatih kekuatan sihir ledakanku, sehari aku bisa menggunakan 2× saja setelah itu aku langsung terjatuh, tubuhku mengalami mati rasa semua karena mana ku habis jadi aku memintamu untuk membawaku pulang! "
Dia menceritakan tentang pengalamannya di sihir ledakannya itu, kurasa dia hanya fokus ke sihir ledakan saja tanpa mempelajari sihir lainnya.
Benar-benar sangat bodoh sekali... aku juga bertanya kepadanya mengenai kastil kosong itu, dia sudah memastikannya bahwa kastil itu benar-benar kosong karena tidak ada tanggapan saat dia meledakkannya.
Haaa... wajar saja tidak ada tanggapannya jika kau langsung meledakkan kastil orang lain, mungkin saja semua nya sudah mati atau melarikan diri karena mu... mereka menganggap itu serangan dari iblis jadi wajar saja kastil itu kosong, dasar perempuan bodoh...
• [ Aku menerima Rahmat mu wahai Dewa api... dan Aku juga menerima panggilanmu wahai Roh api... Datang lah Wahai api kekuatanku... Datanglah penuhi panggilan ku... Aku akan Memanggil-Nya... → Explosion ] •
< Skill Aktived >
Ledakan dengan efek pencahayaan bewarna merah serta kebiruan membuat ku merasa kagum dengan sihir ledakan nya, yang kurasakan saat ini sangatlah senang sekali melihat ledakan besar itu menghancurkan sebagian kastil.
Apa itu karena pengaruh dari kehidupanku sebelumnya ya? aku pernah menyaksikannya di Film-Film tontonan ku tentang perang dunia kedua, mereka menggunakan Nuklir untuk meledakkan sebuah kota dan membuatku sangat terkesan sekali, aku berpikir akan membuatnya juga di dunia ini...
• [ Aku menerima Rahmat mu wahai Dewa api... dan Aku juga menerima panggilanmu wahai Roh api... Datang lah Wahai api kekuatanku... Datanglah penuhi panggilan ku... Aku akan Memanggil-Nya... → Explosion ] •
< Skill Aktived >
Mantra kedua di luncurkannya sehingga membuatnya terjatuh, aku membawanya dengan menggendongnya di belakang.
Kurasa aku sudah merasakan Bagaimana Rasanya Buah Surga menempel di pundakku, walaupun kecil tapi terasa sangat lembut sekali dan membuatku terbayang-bayang...
Gawat sepertinya aku kehilangan kendali dan berpikir yang tidak-tidak, Aku harus menguatkan Iman ku tentang pemikiran kotor itu...
" Apa yang sedang kau lakukan, Nory ? Menyusahkan orang lain saja, Sudah kubilang jangan terus-terusan memperkuat sihir itu ! Cari lah sihir lainnya tanpa membebani Mana mu...! "
__ADS_1
" Tidaaaak...!! "
Nory tetap saja menolak mempelajari sihir lainnya dan tetap pada prinsipnya, mereka sudah berulang kali menasehatinya tapi tetap saja dia menolak. Aku tidak peduli dengan apa yang di lakukannya, menurut ku sihirnya cukup membuatku tertarik dengan ledakan besar itu.
Kami menghabiskan waktu hanya untuk berlatih di hutan sampai kabar tentang desa yang berada tidak begitu jauh dari kota Mizer di musnahkan.
Kami berencana mengikuti Quest dari Guild untuk membantu Evakuasi warga desa di sekitaran desa yang sudah di hancurkan itu. Dikatakan Desa hancur karena sekelompok Orc menyerang.
* Orc adalah makhluk mitologis yang postur tubuh menyerupai manusia. Kadang-kadang digambarkan seperti raksasa. Kulitnya biasanya berwarna hijau, wajahnya mirip babi, kera atau monster dengan taring panjang, sifatnya garang dan buas.
Menurut dari saksi mata, Sekelompok Orc berkisaran 7.000 ekor dan sedang kelaparan, Ada juga yang mengatakan mereka semua di kendalikan dengan mantra Greedy and Hungry.
Mereka tidak segan memangsa sesama jenis jika ada yang mati di kelompok mereka, dan terus merasa lapar mencari sebuah makanan yang di lalui mereka.
Dengan tubuh besar, mereka bisa menghancurkan bangunan dan bertahan dari serangan Fisik, belum lagi mereka berkelompok.
Akan sangat susah mengalahkan mereka semua, Guild sudah mengerahkan banyak Petualang di kota untuk memusnahkan monster itu termasuk kami.
Suatu Krisis yang harus segera diakhiri sebelum terjadi nya malapetaka besar seperti terciptanya Raja Iblis dari Ego Manusia Sendiri....
...To Be Continue......
...×××××××××××××××...
...-...
...-...
...-...
...-...
...-...
...-...
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=